Diapus!! Jangan Dibaca!!

Diapus!! Jangan Dibaca!!
Mama bagian 1


__ADS_3

Suara jangkrik terdengar nyaring... bersamaan dengan mulai nya jam tidur anak anak di sebuah panti asuhan...


Salah satu bilik ruangan lebih besar dan dikhususkan untuk seorang anak laki laki... seorang wanita muda masih menemani anak itu bermain... hingga akhirnya anak itu terlelap tidur...membelai pelan pucuk kepala anak itu...


Yogi maafkan mama.... kamu menderita karena ketidak tegasan mama ketika masih muda.... Grace


Wanita muda itu... mematikan lampu dan perlahan menutup pintu... langkahnya terhenti oleh seorang wanita paruh baya... dengan senyuman hangat menyapanya...


"yang mulia..."Margaret (ketua panti asuhan)


"jangan memanggilku begitu...aku sudah meninggalkan status ku.... tapi adikku saja yang masih keras kepala..."Grace tersenyum ramah


"mulai sekarang panggil aku Grace... kalau canggung nona juga boleh..."menepuk pundak wanita paruh baya itu


"baik nona... maaf sebelumnya saya ingin bertanya sesuatu..."Margaret dengan ragu


"apa...??"


"apakah anda meninggalkan status anda demi Yogi..."


"iya... dan juga tidak..."Grace


"magsudnya...??"


"aku hanya ingin hidup dengan tenang...pergi kemanapun tanpa ada yang melarang atau mengikuti... mungkin mulai bekerja dan punya banyak teman... memiliki suami yang baik... tinggal bersama nya... membesarkan anak kami bersama sama...dan untuk Yogi tentu saja dia juga putraku..."Grace penuh senyuman


"tapi nona... anda bisa saja meninggalkan Yogi di sini... atau menyerahkan nya pada papa kandungnya..."


"aku sudah memberinya kesempatan untuk menjadi seorang papa... tapi papanya yang play boy itu... selama tujuh tahun ini sama sekali tidak berubah... dari pada dibesarkan oleh papa seperti itu... lebih baik mamanya saja yang membesarkan nya..."Grace tersenyum lembut


"nona masih menyalahkan diri nona sendiri...??"Margaret


"tidak... kematian seseorang adalah takdir...aku yang seharusnya minta maaf pada bibi... anak mu meninggal karena aku tidak tegas pada tunangan ku sendiri..."Grace memeluk Margaret yang mulai menangis...

__ADS_1


"nona... apa anda akan menikah dengan tunangan anda...??"Margaret


"tidak... aku tidak ingin Yogi meniru tingkah laku ayah kandungnya..."Grace melepas kan pelukannya


"besok berikan Yogi liontin ini... aku akan membawanya menemui Gina dan ayah barunya..."Grace


Wanita paruh baya itu membuka liontin nya... tidak terasa air mata mengalir di pipi keriput nya.... didalam liontin itu ada foto dua orang gadis kecil... saling merangkul dan nampak ceria...


flashback on


Seorang gadis muda berumur 18tahun... memainkan pianonya ditemani gadis yang usianya terpaut tiga tahun lebih muda darinya...


"Grace kamu tidak bosan apa... pura pura tidak mengerti..."Gina menyentil dahi gadis yang sedari tadi mengamati nya itu


"Beraninya memukul dahi seorang putri..."Grace terlihat kesal mengusap usap dahinya


"itu tidak memukul tuan putri hanya mendidik.."Gina memberi hormat kemudian menertawakan Grace


"cemburu...??"Gina


"iya...kak Gina dan kak Yoka pacaran kan..."Grace tertawa kecil melihat wajah anak dari pelayanan di rumahnya itu bersemu merah...


"kenapa kamu bisa tahu...??"Gina


"aku mengintip sedikit...ada yang berciuman di halaman belakang..."Grace tertawa


"anak nakal....!!!"Gina menyentil dahi Grace lagi


"kakak jangan seperti itu... kecil kecil begini aku tetap seorang putri..."Grace kembali mengusap usap keningnya


"kamu tidak marah...??"Gina mengenyitkan keningnya


"marah untuk apa...??"

__ADS_1


"aku dan Yoka...."Gina mulai bersemu merah lagi


"kenapa...??"Grace


"anak kecil bodoh... dia itu tunangan mu..."


"iya.... sekarang aku marah besar....!!!aku menghukum mu untuk menikah dengan nya..."Grace menahan tawa


"anak kecil....!!!"menjewer telinga Grace


"sakit... ini namanya penganiayaan..."Grace mengusap usap telinga nya


"Grace..."Gina


"kenapa...??"dengan nada jutek


"kenapa kamu tidak menyukai Yoka...??"


"aku tidak menyukai pangeran...." Grace masih fokus pada telinga nya yang sakit


"magsudnya...??"


"dia itu seperti seorang pangeran... suatu hari nanti bertambah dewasa...makin banyak wanita yang mendekati nya... dan aku tidak menyukai itu..."Grace


"lalu orang yang bagaimana yang kamu sukai..."Gina menatap penasaran


"seperti malaikat penjaga... hanya ada dan tercipta untukku..."Grace


"apa ada orang aneh seperti itu...??"Gina mengenyitkan keningnya


"kalau ada yang mirip sedikit saja dengan ciri ciri seperti itu...aku akan memaksanya menikah dengan ku..."Grace


bersambung

__ADS_1


__ADS_2