Diapus!! Jangan Dibaca!!

Diapus!! Jangan Dibaca!!
darah lebih kental dari pada air


__ADS_3

Sebuah mobil mulai terparkir di halaman gereja yang lumayan luas... sepasang muda mudi keluar dari mobil itu saling mengaitkan lengan... mencari keberadaan seorang pendeta yang telah berjanji bertemu dengan mereka...


Selang beberapa lama... pasangan itu melihat sang pendeta memberi makan kucing liar di halaman belakang gereja... kemudian mulai berdiri dan tersenyum menyapa mereka...


"Bagaimana... apakah suamimu sudah siuman...??"Pendeta


"Sudah..."Grace dengan sedikit tertawa kecil


"Maaf saya ingin berjanji di depan altar... karena sebelumnya... saya tidak melakukan nya..."Arga mengaitkan jemari tangannya dengan jemari tangan Grace kemudian beralih saling menatap dengan nya


"Itu bagus..."Pendeta penuh dengan senyuman


Tanpa satu orang pun yang menyaksikan... Arga dan Grace berjanji di hadapan pendeta... saling memakaikan cincin... bergandeng tangan pergi dalam senyuman...


Pendeta hanya tersenyum melihat kepergian pasangan itu... kemudian kembali masuk ke dalam gereja...


Pasangan muda itu... terdiam sejenak tanpa kata... hingga Arga tiba tiba menghentikan mobilnya di tepi jalan raya yang sepi...


"Ada yang ingin aku bicarakan..."Arga menghela nafasnya mencoba untuk tenang


"Aku ingin kita secara resmi mengadopsi Yogi...aku hanya tidak ingin Gina atau Yoka merebut nya dari kita..."


"Kamu sudah tau...??"Grace


"Iya... Gin yang bercerita..."Arga


"Seharusnya kamu tidak tau..."Grace dengan wajah ditekuk


"Kenapa marah...??... cepat atau lambat aku juga akan tau kamu belum pernah melahirkan..."mencubit hidung Grace


"Sakit...."Grace mengusap usap hidung nya


"Aku tidak peduli Yogi adalah anak siapa... yang terpenting putramu adalah putra ku... anak mu adalah anak ku..."Arga


"Aku juga ingin minta maaf karena memaksamu menikah dengan ku...."Grace

__ADS_1


"Tidak perlu... karena dengan begitu kita dapat bersama sekarang... omong ngomong aku ingin bertanya satu hal..."Arga


"Apa...??"Grace


"Kenapa kamu mempertemukan kami dengan Gina...??"Arga


"Ujian..."Grace


"Magsudnya....??"Arga


"Jika Gina tidak mengakui Yogi...aku akan memisahkan mereka..."Grace


"Tapi Gina bukannya memang tidak mengakui keberadaan Yogi...??"Arga


"Memisahkan putra dan ibu kandung nya bukan hal yang sederhana... ikatan darah adalah hal yang kuat... sebenarnya aku sedikit kecewa dengan kakak Gina... tapi karena saat itu kakak masih muda aku memaklumi nya... dan menanggung semua kesalahannya... tapi sekarang situasi sudah berbeda... kondisi ekonomi nya... bisa di bilang sudah termasuk kelas atas... jadi jika dalam situasi seperti ini masih tidak mengakui Yogi...aku tidak akan memandangnya lagi..."Grace


"Lalu tentang Yoka... kamu akan terus merahasiakannya???"Arga


"Tidak... aku akan mengatakan nya... karena mengetahui satu hal... saat Gina hamil,Gina mencairkan uang dalam rekening Yoka dalam jumlah besar... Yoka tidak lepas tanggung jawab, entah tujuan nya menggugurkan atau merawat Yogi... seharusnya dengan jumlah sebanyak itu, lebih dari cukup untuk membesarkan Yogi... tapi pilihan Gina membiarkan kehamilan nya dan menelantarkan putranya..."


"Kamu tidak menyalakan Yoka..??."Arga dengan wajah jengkel


"Kamu tau...??"Arga sedikit menahan tawanya


"Cuma orang bodoh yang tidak tau... aku membiarkan nya bersama Yoka dulu... tapi rasa iri hati dan egois nya tidak berubah juga... sekarang malah semakin buruk... selalu menginginkan milik orang lain..."Grace


"Dia tidak akan pernah bisa merebut ku...."Arga penuh senyuman


"Aku tidak yakin..."Grace mengenyitkan keningnya


"Harus yakin..."menarik tangan Grace mencium bibir nya sekilas


"Karena aku adalah suamimu..."Arga menatap penuh senyuman...


******""*********"""""**********

__ADS_1


Di tempat lain... sepasang muda mudi... menunduk malu... mengantar kepergian seorang supir taksi setelah memberikan uang kepada nya....


"Kakak..."Jully


"Iya..."Gin


"Kakak orang terpandang... dia tidak akan bicara pada media kan...??"Jully


"Entah...."Gin


Sepasang muda mudi itu... termenung menatap kepergian taksi itu...


Tanpa diduga sebuah mobil kembali masuk... seorang pemuda keluar bersama dengan seorang anak kecil... penuh senyuman....


"Kalian kenapa tegang begitu??"Ken


"Kamu dan Yogi kenapa ke sini...??"Gin


"Aku menjadi baby sister .... hari ini..."Ken


"Kenapa tidak tinggal di villa saja...??"Gin


"Ada dua monster tidak tau diri di sana...aku dan Yogi kabur lewat pintu belakang..."Ken


"Monster...??"Gin mengenyitkan keningnya tidak mengerti


"Paman Gin.... kakak itu siapa...??"Yogi menunjuk Jully


"Hai...namaku bibi Jully..."Jully berjongkok memperkenalkan diri nya kepada Yogi


"Bibi cantik sekali..."Yogi memeluk Jully...


"Kalau aku besar nanti bibi jadi pacarku ya..."Yogi


Darah lebih kental dari pada air... kelakuan dia adalah Yoka versi mini.... Ken

__ADS_1


Astaga... bagaimana caranya bersaing dengan anak kecil... Gin


bersambung


__ADS_2