
Suasana ramai terlihat di pasar tradisional itu... tempat yang bisa dibilang banyak orang berlalu lalang... termasuk sepasang kekasih yang saling merangkul... sementara seorang pria mendekati mereka dari belakang....
Grace mengeluarkan kamera handphone nya menggunakan kamera depan... mengangkat tangan nya bagai ingin kembali berfoto... kemudian berbalik... berputar ke arah belakang Arga... menjegal kaki orang dibelakang nya... kemudian ikut terjatuh.... seakan dirinya terpeleset...
"maaf tuan..."Grace berdiri terlebih dahulu... mengulur kan tangannya dengan senyuman
menggunakan trik seperti ini untuk melukai orang.... rendahan... kamu terlalu muda 100 tahun untuk menghadapi ku.... Grace
"saya... tidak apa-apa..."pria berpakaian gelap
"tapi kelihatannya anda cidera... biar saya antarkan ke rumah sakit..."Grace membantu orang itu berdiri
"tidak apa-apa nona..."
"iya... tapi saya yang merasa bersalah... bagaimana jika anda ikut dengan saya ke rumah sakit... saya akan memberikan uang kompensasi..."Grace tersenyum lembut... kemudian mengalihkan pandangan nya ke bawah
"ini...apa... tusuk konde dari besi?? ini pasti harganya mahal...yahh... hiasan nya jadi sedikit rusak... biar saya yang memperbaiki nya..."Grace menyimpan hiasan rambut wanita itu... kemudian memaksa pria itu mengikuti nya... dengan dalih akan mengobati nya....
__ADS_1
lihat bagaimana aku akan mengurus mu.... Grace
rubah putih licik ku memang hebat... sebaiknya aku diam dan mengikuti nya saja... Arga
Ketiga orang itu akhirnya sampai di parkiran... Grace tetap tersenyum ramah pada orang itu...
"sayang.... kamu pulang dengan taxi ya...aku harus mengantar orang ini ke rumah sakit..."Grace
sekarang dia memang tidak sakit... tapi kedepannya aku tidak janji... Grace
"tidak...aku ingin ikut..."Arga datar
"aku berjanji..."Arga
Di dalam mobil suasana hening tercipta... Arga menyetir mengikuti GPS yang telah di set oleh Grace... sedang Grace senyuman yang terpancar tadi di pasar telah menghilang...
kenapa suasana jadi aneh begini aku tadi merasa bertemu sepasang malaikat... tapi sekarang... mereka seperti boneka chucky dan kekasihnya Tiffany... pria itu tiba-tiba berdidik ngeri melihat wajah Arga dan Grace yang diam tanpa ekspresi
__ADS_1
Beberapa menit perjalanan... sampailah mereka pada sebuah gudang tua... tempat yang sama saat Grace mengantar dua wartawan yang di kirim Salsa dulu....
"nona... kenapa mobil nya berhenti di sini... bukannya kita mau ke rumah sakit??"pria yang mulai curiga dengan perilaku dua orang yang mengantar nya ini
"tapi...lukamu belum cukup parah untuk pergi ke rumah sakit..."Grace tersenyum sembari menepuk nepuk leher pria itu dengan hiasan rambut wanita yang terbuat dari besi itu
aku suka caranya mengintimidasi orang... Arga mulai tersenyum dari kursi pengemudi
"ayo turun... atau aku membungkam mu di sini.."Grace mengunci lengan pria itu dengan masih mendekatkan hiasan rambut itu pada leher nya... sedang Arga membuka pintu mobil dengan wajah cemas namun tiba-tiba senyuman terukir di wajahnya...saat Grace memasuki gudang lebih dulu dari nya..
wanita yang keren...inilah kenapa aku menyukai nya.... satu satunya wanita yang berani dan berhasil menipuku... Arga
Grace mengambil tali... mengikat pria itu di kursi... kemudian mengeluarkan salah satu pisau yang tersimpan di laci lemari gudang itu..
"jika polisi mengatakan kamu berhak untuk diam aku berbeda,kamu berhak untuk bicara..."Grace mengambil kan kursi kayu untuk Arga dan dirinya... kemudian duduk di sana dalam senyuman...
aku semakin menyukai Grace saja... Arga
__ADS_1
bersambung