Diapus!! Jangan Dibaca!!

Diapus!! Jangan Dibaca!!
otak itu mahal


__ADS_3

wajah Gin kelihatan serius,.. menatap Ken,.. dengan harapan dapat membantu nya seperti yang dilakukan nya untuk Arga,...


"berapa,... bayaran nya???" Ken menatap sinis


"gaji kamu sebulan,....."


gila,..... cuma segitu,... ??buat sandiwara yang memalukan???,........ mending aku ngikutin Spongebob,...gajiku memang kecil,.... tapi bonus nya,..... serasa jadi CEO ,.....ckckck,...... perbedaan derajat membantu kaisar,......sama membantu Kasim,..... Ken


"gini,... kamu tau gaji Jill berapa???" Ken


"tau,....."Gin mengangguk tapi tidak mengerti arah pertanyaan Ken


"setiap kali aku bantu Spongebob,....bonusku dua kali lipat gaji Jill,.....makanya aku ikutin Arga terus,.... walau pun disuruh manjat gunung, atau masuk ke toilet cewek pun aku pasti mau, demi Spongebob dan isi dompetnya yang tebal,....."Ken


"berarti sekitar 16 kali lipat gajiku???"Gin


"yappss,.... jadi selamat berjuang!!!!,...aku mau lanjut tidur lagi,..... supaya kegantengan ku nggak berkurang,..."Ken menarik selimutnya kembali


"Ken,...Ken,...Ken,....!!."menggoyangkan bahu Ken agar terbangun


"apa,.....!!!!???aku masih ngantuk!!!"


"setidaknya kasih petunjuk,..."Gin


"oke,.... tapi aku boleh datang kapan pun aku mau ke rumah ini,...dan mobil kamu yang keren boleh aku pinjam semau ku"


kecoak busuk,... nyamuk gentayangan,.. rumahku bisa hancur kalau begini,....terus mobilku tersayang,....... gimana nasibnya,...?? hixhix,.. Gin mengumpat Ken dalam hati


"gimana jadi nggak??, kalau nggak aku balik tidur,..."Ken


"deal,...!!!,.. terus gimana caranya???"


kenapa aku segininya ya , ....demi Jully??,..ahh mungkin karena aku kasihan sama dia,... Gin


"yang terpenting dalam hidup Yoka,.... adalah Grace,....cara satu satunya,... bongkar agenda Grace,... yang berhubungan dengan pekerjaan ya??? ingat jangan sampai merugikan Spongebob,!!....udah aku mau lanjut tidur,... nanti sarapannya bawa aja ke kamar...." Ken menutup seluruh tubuhnya dengan selimut


bawa sarapan!???,.....aku jadi kacung lagi gitu????,......unta,..sok sultan,... Gin sembari memukul mukul udara di dekat selimut Ken


"*****'""********""***


seorang pria keluar dari kamar mandi dengan rambut basah memakai jubah mandi,.. yang belum digantinya sengaja untuk menggoda seorang wanita yang tengah menyiapkan sarapan untuk mereka,.....


"nona,.... siapa namamu,.??."memulai percakapan kemudian duduk di kursi,...meja makan


"Jully,.....!!"cuek


"owhh,... pasti karena lahir di bulan Juli ya???,.. kamu cantik,.. gadis cantik seperti mu,.. tidak cocok melakukan hal-hal seperti ini,...."

__ADS_1


memang cuma mbok mbok,... atau ibuk ibuk yang bisa masak,....????aku masak juga nih orang,... kalau muntah di baju kakak lagi!!!!,.... Jully menahan kesal mengingat dirinya harus mencuci pakaian Gin yang penuh dengan muntahan


"kok,...diem aja,??....by the way,... kamu siapa nya Gin,...??,.....aku nggak nyangka Gin kenal gadis secantik ini,....aku kira dia masih kebayang sama Dinda??",.. lanjut Yoka tanpa respon dari Jully yang masih sibuk menyiapkan sarapan,..


benar dugaan ku ,kakak membantuku untuk pasti memiliki alasan,...aku tidak boleh terlalu berharap dia akan menyukai ku,.... Jully


"kalian ngomongin aku ya??"Gin sembari ikut duduk


"Yoka kemari sebentar,,..." kemudian membisikkan sesuatu di telinga Yoka,...


seketika Yoka terbangun dari duduknya mengambil phone cell miliknya dari kamar,... menelfon seseorang menggunakan bahasa asing,....


"terimakasih Gin infonya,ku pulang dulu,... supir ku sudah di perjalanan,.."berlari kecil keluar dari rumah Gin menunggu di teras dengan tidak sabaran


tidak apa ya,....??aku membongkar agenda kunjungan Grace ke luar negeri???,..ahhh nggak akan ada yang terjadi,... lagian aku juga pasti ikut ke sana,.....


huhhhhh,.....bisa tidak orang itu menjaga sedikit etika nya,..???di teras rumahku hanya dengan memakai jubah mandi,???....demi Grace,... malunya sudah hilang,. ckckck,.... Gin


***"""**************"""**"""


siang sudah hampir menjelang,... seorang pria mendengar dering phone cell nya,... dengan mata masih tertutup,....meraba raba meja di sebelah ranjang nya,....


"halo,....."Arga tanpa melihat nomor atau nama di phone cell nya


"kak,.. Arga ini salsa,.... hixhix,.... tolong salsa,.."


"tapi ini perbuatan istri kakak,....."


"apa magsudmu ??Grace nggak mungkin berbuat jahat, jangan asal bicara kamu"Arga mencoba duduk di atas ranjang memijit pelipisnya karena rasa pusing akibat pengaruh alkohol


"aku nggak bohong,... istri kamu nyuruh wartawan buat berita bohong tentang ku,.. sekarang Kevin tinggalin aku,,...... hixhix,... sekarang gimana nasibku,???aku lagi hamil,.." salsa


"nanti aku tanya pada Grace,...ini pasti salah paham,..."


"kak Arga tolong aku,... "


"kalau memang ini kesalahan Grace,aku akan menolong mu,.... sudahlah berhenti menangis,.... telfon nya aku tutup dulu"Arga sembari menutup telepon nya terdiam memikirkan sesuatu


tanpa disadari seorang wanita berjalan perlahan membawa sekeranjang kecil buah,....


"sayang,... kamu sudah bangun??" Grace


"ayo,,..... cepat mandi,...... kita keluar hari ini"menarik tangan Arga untuk segera bangkit namun tidak ada respon Arga tetap saja terduduk dengan wajah serius


"kamu kenapa???" lanjut Grace


"apakah kamu berbuat sesuatu pada salsa,....??"

__ADS_1


Grace terdiam sejenak kemudian melepaskan tangan nya dari Arga,....


"iya,....aku yang melakukan nya"


"Grace,... apakah kau tau hasil dari perbuatan mu,...salsa sudah seperti keluarga untuk ku,... sekarang Kevin meninggalkan nya,.. dan dia sedang hamil"


"kau menyuruhku minta maaf,..??,..... jika iya,... maka aku tidak akan melakukan nya,..hal yang aku lakukan tidak ada yang salah"


"Grace,...!! kenapa kamu seperti ini?? apakah ini sifat aslimu,..??kamu seperti monster yang kejam"


Grace tiba tiba mundur menjauhi Arga,.. senyum terukir di wajahnya,..."aku memang monster,.."kemudian berbalik meninggalkan Arga di kamarnya tanpa menoleh sedikitpun


mungkin,...ini cara Tuhan meyakinkan ku,.. jika dirimu,.. terlalu baik untukku,... Grace keluar dari kamar diikuti kepala pelayan wajahnya tersenyum namun air matanya mengalir membasahi wajah putih pucat nya


"yang mulia,...anda tidak apa-apa??"


"tidak apa-apa,..aku akan ke ruangan ku,... tolong telfon dokter Merry,...minta dia bawakan obat untuk ku lagi,..,dan jangan biarkan ada orang yang masuk kecuali kau dan dokter Merry"


"apakah saya perlu menelfon tuan Gin??"


"tidak perlu,... biar kan dia mengurus kehidupan nya sendiri,..aku ingin dia bahagia,.."Grace dengan tubuh mulai lemas karena tidak dapat mengontrol emosi nya,.."bantu aku menuju ruangan ku,..."


"baik yang mulia"sembari menuntun Grace menuju ruangan nya


****""""********""""****


di dalam ruangan hanya terdapat satu meja , kursi , alat tulis,.serta MP3 kecil,....warna cat ruangan itu biru muda dipadukan motif hijau tua,. bertujuan untuk menenangkan fikiran,.... Grace sudah menangis hampir 30 menit,... hingga seorang berpakaian putih datang membuka pintu kamar tersebut,...


"Grace!! apa yang kau lakukan?!!!?,..lenganmu berdarah!!!"dokter Merry melihat pemandangan memilukan pena berdiameter kecil, tertancap di lengan kiri Grace,..darah nya perlahan telah menetes ke lantai dingin putih,... namun pandangan Grace hanya ke satu titik,.. dengan mata air mata yang belum juga mengering di pipinya


"aku hanya penasaran,.. apakah rasa sakit di dadaku akan hilang jika aku menusuk lenganku dengan pena,.."


"tidak,..itu tidak akan hilang,..."kemudian memeluk Grace yang masih mematung dengan air mata nya"aku sudah memperingatkan mu,... cinta menekan penyakit mu,... tapi juga bisa memperburuk nya"


"apa yang harus aku lakukan???,..dia memanggil ku monster,..."


"tenangkan dirimu,.. kenapa kau tidak memakai MP3 mu,...?? untuk menenangkan diri,. "


"aku mendengar suaranya bernyanyi???....aku tidak bisa,..aku hanya monster,.." Grace kemudian menangis sekencang kencangnya.....


"Merry tolong aku,...beri aku obat,.. apa pun,..aku belum ingin mati,... adikku belum menjadi raja,..aku tidak dapat mengendalikan kesedihan ku,..."Grace di dalam pelukan Merry


"aku hanya menyarankan,... sebaiknya kamu menjauh terlebih dahulu,... didekatnya keadaan mu bisa lebih baik ,bahkan kau tidak memerlukan obat lagi,.... tapi itu juga berfungsi sebaliknya,.... pergi lah,.. menjauh hingga fikiran kalian lebih tenang" Grace menjawab hanya dengan anggukan


dokter muda tersebut kemudian memulai terapi nya dan mengobati luka di lengan Grace....


bersambung

__ADS_1


__ADS_2