Dijodohkan Dengan Vampir Tampan

Dijodohkan Dengan Vampir Tampan
10.


__ADS_3

albian baru sampai di rumah nya, ia sudah di sambut oleh ibu nya


" dari mana kamu al ,kok jam segini baru pulang" tanya mama laura saat albian baru memasuki rumah


" aku abis minta restu ma , sama mommy dan dady" ucap albian


" kamu abis dari tempat sinta " tanya mama laura


" ya ma , mama dapet salam dari mommy " ucap albian menyampaikan salam dari orang tua angkat nya


" apa mereka nanti akan ke sini , saat kamu menikah nanti" tanya mama laura


" ya ma, kata nya mereka akan menghadiri acara pernikahan ku" ucap albian


" baik lah kalau mereka akan datang, mama akan menyiapkan hidangan yang sepesial untuk menyambut mereka" ucap mama laura yang sangat senang


" ya , terserah mama aja, oh ya ma papa mana" tanya albian


" papa mu ada di ruang kerja al , dia tadi juga menyuruh mu ke ruangan kerja nya " ucap mama laura


" baik ma , kalau begitu aku mau menemui papa dulu" ucap albian


" ya sana , papa mu sudah menunggu dari tadi" ucap mama laura


Albian pun langsung meninggal kan sang mama yang berada di ruang tamu, ia menuju ke ruang kerja papa nya


Tok.. Tok...


" masuk" ucap papa luis dari dalam ruangan, albian pun membuka pintu ruangan papa nya


" pa" panggil albian


" al , kamu sudah pulang , dari mana saja kamu" tanya papa luis


" aku menemui mom dan dady , pa" ucap albian


" kamu menemui mereka" tanya papa luis memastikan


" ya pa , mom dan dady menitip kan salam untuk mu" ucap albian

__ADS_1


" dengan siapa kamu kesana al" tanya papa luis lagi


" aku di temani aska dan bima pa, oh ya aku mau bertanya bagai mana dengan permintaan aku semalam" tanya albian


" ya , itu lah yang ingin papa bicarakan sama kamu, papa sudah bicara pada ayah nya amel , beliau setuju saja , tapi untuk akad nikah nya ayah amel meminta di ramah nya " ucap papa luis


" apa papa menyetujuinya" tanya albian


" belum ,papa mau bertanya dulu dengan mu" ucap papa luis


" pa , bukan nya aku tidak mau akad di rumah nya orang tua amel , aku ingin menghindari kaka tiri nya amel , dia sangat menyukaiku , aku tidak mau kalau dia berbuat nekat untuk menyakiti amel , aku ingin dia tidak tau siapa suami amel pa" ucap albian


" apa selama ini kaka nya amel tidak berperilaku baik kepada amel" tanya papa luis yang penasaran


" iya pa, aku sering sekali melihat amel kesusahan dan parah nya amel juga pernah mendapat kekerasan dari kaka nya" ucap albian


" terus bagai mana cara kita ,agar kaka nya amel tidak tau kalau kamu suami amel" tanya papa luis


" begini saja pa , papa bujuk saja kalau akad nikah nya di rumah kita , dan masalah ibu dan kaka tiri nya amel , kita kasih uang saja untuk berbelanja , agar mereka tidak bisa menghadiri acara pernikahan aku dan amel" ucap albian


" tapi bagai mana cara nya ,papa amel pasti akan mengjakmereka mereka untuk hadir di acara kamu nanti" tanya papa luis


" bagai mana , kalau mereka nanti cerita sama suami nya" ucap papa luis lagi


" aku jamin mereka tidak akan cerita kepada , papa nya amel , dan mereka pasti berbagai cara agar mereka bisa pergi liburan gratis dari papa " ucap albian dengan yakin nya


" baik lah , kalau menurut mu itu akan berhasil , akan papa lakukan " ucap papa luis


" baik lah , kalau begitu , aku ke kamar dulu ya pa" ucap albian pamit


" ya ,papa juga mau langsung menghubungi papa amel dan papa juga meu menghubungi ibu dan kaka tiri amel" ucap papa luis


" baik lah pa" ucap albian yang langsung meninggalkan ruangan papa nya ia menuju ke kamar nya


*****


di rumah amel mama ros , mama tiri dari amel sedang bahagian ia langsung menuju ke kamar anak kesayangan nya


" bella, mama ada kabar gembira buat kita" ucap mama ros

__ADS_1


" kabar gembira apa sih ma, sampek masuk kamar aku langsung nyelonong aja" ucap bella yang lagi rebahan di atas kasur sambil memainkan fonsel nya


" mama tadi dapat telfon dari calon nya amel, ternyata calon nya amel udah tua , dan dia ngasih tiket liburan ke singapure untuk kita berdua , dan kita juga di berikan uang seratus juta untuk kita liburan" ucap mama ros dengan senang


" yang bener ma " tanya bella memastikan


" iya sayang tapi dia saat membeli kan tiket nya tidak melihat tanggal nya, tanggal nya jatuh saat amel nikah " ucap mama ros


" gak masalah ma , kita gak menghadiri acara nya amel lagian juga paling acara nya sangat membosankan , mendingan kita jalan jalan" ucap bella dengan gembira


" tapi mama bingung, bagai mana cara nya izin sama papa kamu" ucap mama ros


" mama tenang aja , kita bilang aja nenek lagi sakit dan meminta kita untuk pulang dulu , jadi kan papa gak mungkin kalau gak mengizinkan kita pergi" ucap bella


" kamu pinter sekali sih , baik lah nanti mama akan bicara pada papa , dan kamu segera siap siap , kita akan berangkat besok pagi " ucap mama ros


" ok mama ku sayang " ucap bella dengan gembira


Mama ros langsung meninggalkan kamar anak nya ia menuju ke ruang kerja suami nya


" pa" panggil mama ros


" ya ma, masuk ma" ucap papa diki yang masih mengerjakan pekerjaan nya


" pa , mama mau minta izin sama papa , tadi ibu telfon katanya beliau sakit , dan meminta aku dan bella untuk pulang" ucap mama ros berbohong


" memang nya kapan kamu akan pulang ma" tanya papa diki


" besok pagi pa rencananya" ucap mama ros yang berekting sedih


" apa harus besok pagi ma ,besok malam nya itu akad nya amel " ucap papa diki


" maaf pa , bukan nya aku gak mau menghadiri pernikahan amel tapi ibu meminta ku pulang secepat nya" ucap mama ros dengan raut sedih nya


" baik lah kalau begitu, silahkan mama pergi sama bella , bilang sama ibu kalau aku gak bisa menganter kamu ke sana " ucap papa diki


' yes , liburan' batin mama ros kegirangan mendapat izin dari papa diki


" iya pa gak papa , tadi aku juga sudah bilang sama ibu kalau kamu gak bisa anterin aku pulang" ucap mama ros yang masih menjalan kan ekting nya

__ADS_1


__ADS_2