Dijodohkan Dengan Vampir Tampan

Dijodohkan Dengan Vampir Tampan
28


__ADS_3

Dewa langsung duduk ke bangku nya dengan rasa malu dan kesal


' awas aja kalian semua , akan aku bunuh satu persatu , berani sekali menertawakan pangeran serigala' batin dewa yang tidak terima di tertawa kan oleh teman teman nya


" sudah ku bilang , jangan mempermalukan diri sendiri " ucap doni


" lain kali d pikir dulu sebelum bertindak" ucap rama


" sudah diam la kalian , aku sedang tidak mau mendengar ocehan kalian" ucap dewa


" kami hanya memperingatkan mu saja " ucap rama


" nanti pulang sekolah , kita beri pelajaran pada albin , dia tadi sudah berani mengejek ku " ucap dewa pada teman teman nya


" saran ku , kamu jangan mengajak sembarangan orang untuk berkelahi kita tidak tau yang mana pangeran vampir , kalau kita sampai mengusik nya , maka tamat lah kita , kita di sini untuk menemukan si pemilik darah suci , untuk bisa menyembuh kan dady mu dan menyempurnakan kekuatan mu " ucap rama


" ya bener apa yang di katakan rama , kita belum tau yang mana pangeran vampir nya , dia bisa mendeteksi keberadaan kita , namun kit belum bisa mendeteksi keberadaan nya" ucap doni yang ikut menimpali ucapn rama


" tapi aku sangat kesal padanya , aku juga sudah menantang dia , sepulang sekolah nanti , tidak mungkin kan kalau aku membatal kan nya beritu saja, bisa besar kepala dia" ucap dewa


" dewa , saat ini kita sedang berjuang mendapat kan darah suci bukan untuk mencari musuh, nanti setelah kamu mendapa kan darah suci , dan kamu bisa menjadi kuat , kamu bisa menghabisi pangeran vampir dan mengambil mustiaka vampir nya , setelah itu kekuatan mu sudah tidak bisa lagi di tandingi oleh siapa pun" ucap rama


Dewa terdiam mendengar ucapan rama , kalau ia pikir pikir memang ada bener nya juga ucapan rama


" baik lah , aku kali ini akan mengalah demi tujuan kita " ucap dewa yang mengalah kali ini


Di bangku albian dam amel


" sayang " oangil albian


" fokus ay belajar ay" ucap amel yang tidak mau menoleh ke arah albian


" al" panggil bima, albian pun menoleh ke arah bima


" kamu apan dia " tanya bima


" gak aku apa apain , aku hanya sedikit menyindir nya saja , oh ya nanti dia nantangin aku" ucap albian dengan lirih agar amel tidak mendengarkan nya


" kamu menerimanya" tanya bima


" ya" jawab albian singkat


" terus amel gimana nati pulang nya" tanya bima


" dia nanti suruh pulang sama aska dulu, kamu ikut aku" ucap albian


amel yang merasa penasaran dengan apa yang di bicarakan albian dengan bima, amel mulai menyandarkan punggung nya di bangku dan mendekatkan telinganya agar ia bisa mendengar pembicaraan albian dan bima ,namun sebelum amel mendengar apa yang di bicarakan albian dengan bima , albian sudah melihat gerak gerik amel


" mau ikut ngobrol sayang " tawar albian pada amel sambil tersenyum

__ADS_1


" ah , gak" ucap amel yang salah tingkah ,amel langsung pura pura menulis


albian hanya menggeleng geleng kan kepalanya saja melihat tingkah amel


tak lama bel jam istirahat pun berbunyi


" ay , aku ke kantin dulu ya bareng oliv sama lisa" ucap amel pada albian


" ya ,tapi jangan Deket deket sama dewa dan teman teman nya ,kalau sampai aku melihat kamu berdekatan sama dia , berarti kamu harus siap siap nanti malam " bisik albian sambil tersenyum pada amel


gelek...


amel menelan Saliva nya saat mendengar ucapan albian


" iiya ay , aku gak akan deket deket sama dia" ucap amel yang langsung pergi menuju bangku oliv dan lisa


" hay ,kanton yuk" ajak amel saat telah sampai di bangku oliv dan lisa


" ayuk" ucap oliv


" lis ,kamu gak ikut" tanya amel


" ikut dong ,masa aku kalian tinggal sih" ucap lisa


" ya udah ayu kita ke kantin ,kali ini biar aku traktir kalian " ucap amel


" tumben banget kamu mau traktir kita" tanya oliv


" maksud kamu apa bel" tanya oliv yang tidak mengerti


" tanya aja sama temen kamu itu" ucap bella yang langsung pergi meninggalkan kelas


" maksud bella tadi apa mel" tanya oliv


" bella gak tau kalau aku nikah sama al , dia kira aku nikah sama om om" bisik amel


" oh gitu" ucap oliv


" apa sih yang kalian bicarakan" tanya lisa


" sini aku bisikin" ucap oliv yang langsung membisik kan ucapan amel tadi


" oh gitu , mel emang nya kamu sekarang tinggal di mana samai bella gak tau" tanya lisa


" di apartemen nya , nanti deh aku kirim alamat nya kalau kalian mau main ke sana " ucap amel


" ok deh ,yuk ah kita ke kantin" ajak lisa


"les go" ucap oliv dan amel, mereka pun menuju ke kantin untuk mengisi perut mereka

__ADS_1


" kamu pesan apa mel" tanya oliv


" aku bakso aja sama es jeruk " ucap amel


" kamu lis" tanya oliv pada lisa


" samain aja sama amel" ucap lisa


" ok kalau begitu kalian tunggu di sini ya ,sebentar lagi pesanan datang" ucap oliv yang langsung membeli pesanan mereka


" mel" panggil lisa


" apa" jawab amel


" gimana rasanya nikah" tanya lisa penasaran


" ya gitu deh" jawab amel sambil tersenyum


" gitu gimana, kamu udah bika segel ya" tanya lisa lagi


" maksud nya buka segel gimana" tanya amel yang tidak mengerti


" itu ,melakukan hubungan suami istri" bisik lisa


" iii apa an sih , ya belum lah kita kan masih sekolah " ucap amel yang pipinya langsung memerah


" ya gak papa lah mel ,kalau mau melakukan nya , asal kan pakek pengaman " ucap lisa


" emangnya kalau pakek pengaman gak bakalan hamil apa" tanya amel


" kata orang sih gak , asalkan pengaman nya gak bocor" ucap lisa


" iihh kok kamu tau semua masalah itu lis" ucap amel


" hehe aku dulu pernah ngintip orang pacaran" ucap lisa


" gila kamu ya ,ngapain ngintip orang pacaran" ucap amel yang tidak habis pikir dengan sahabat nya ini


" kamu tau sendiri kan kalau rumah aku deket sama taman kota , nah aku pernah gak sengaja ngeliat orang pacaran sambil pegang pegangan gitu, aku kan jadi penasaran terus aku intip lah " ucap lisa menceritakan saat ia pernag mengintip orang pacaran


" terus kamu ketahuan gak sama mereka" tanya amel


" ya gak lah setelah bahas masalah pengaman ,mereka langsung pergi gak tau kemana" ucap lisa


" parah banget kamu nya sampek ngintip orang pacaran " ucap amel


" baru sekali itu aja mel" ucap lisa


" hay gais ini dia pesanan kalian " ucap oliv yang hendak meletakkan bakso dan es di atas meja

__ADS_1


namun ada seseorang yang sengaja menyenggol oliv sehingga bakso milik amel pun tumpah mengenai tangan amel


__ADS_2