
Saat ini amel dan albian tengah bersiap siap untuk pindah ke apartemen milik albian , dengan jeri payah nya sendiri
" sini sayang biar aku membawa koper kamu" ucap albian
" tapi ay , koper kamu kayak nya udah berat banget itu" ucap amel yang tak tega dengan albian
" kamu meragukan kekuatan ku sayang , aku mengangkat mu saja kuat , apa lagi hanya koper koper ini" ucap albian , amel langsung tersenyum mendengar ucapan albian
" ya udah terserah kamu lah ,ayo kita keluar mama sama papa udah nungguin kita" ucap amel
mereka pun keluar dari kamar , dengan albian yang membawa dua koper, sedangkan amel hanya membawa ransel albian dan tas milik nya
" ayo ma ,pa ,nanti keburu malam" ajak albian saat baru sampai di lantai dasar
" sini papa bantu membawa koper nya" ucap papa luis yang hendak mengambil salah satu koper
" gak usah pa ,aku kuat kok" ucap albian menolak
" udah pa , biar al aja yang bawa , nanti pinggang kamu kumat lagi kalau bawa berat berat" ucap mama laura
" ih mama , jangan buka kartu di sini dong ,kan malu di denger amel" ucap papa luis,
" udah lah pa , gak usah malu , papa kan emang udah tua " ucap mama laura
" iya pa , kalau udah tua ya tua aja , buat apa malu mengakuinya" ucap mona
" iih ini anak kecil ,ikut ikutan ngomong juga" ucap papa luis yang mengacak ngacak rambut mona
" papa ,rambut mona berantakan ini, iii papa rese banget sih , aku udah susah susah merapikan rambut nya malah di berantakin " ucap mona yang kesal sambil merapikan kembali rambut nya
amel, albian dan mama laura hanya tersenyum melihat tingkah papa luis dan mona
" udah ayo berangkat " ajak mama laura
mereka pun berangkat menuju apartemen milik albian , albian bersama amel di mobil albian , sedangkan papa luis ,mama laura dan mona di mobil papa luis
sesampai nya di gedung apartemen mereka pul langsung masuk menuju ke unit apartemen milik albian
" ayo masuk " ucap albian mengajak amel dan yang lain nya
" kita akan tinggal di sini ay" tanya amel yang melihat isi apartemen albian yang sangat mewah dan besar
" iya sayang , kamu tenang aja , dulu sebelum aku tempati akan di bersihkan tiga hari sekali ,tapi nanti aku akan meminta di bersihkan setiap hari" ucap albian pada amel
__ADS_1
" al ,ini kamu milih sendiri apartemen nya" tanya papa luis , ya papa luis, mama laura dan mona juga baru pertama kali ke apartemen albian
" iya pa" jawab albian
" kak ini seperti bukan apartemen , ini seperti rumah mewah" ucap mona yang melihat apartemen albian
" kamu keren sayang , mama bangga kamu bisa beli ini sendiri" ucap mama laura
" papa , aku juga mau apartemen seperti kak al " pinta amel pada papa nya
" beli sendiri dong , masa minta" ucap albian
" biarin weee" ucap amel
" al , berapa kamu beli apartemen ini" tanya papa luis
" 2M pa "ucap albian
' gila uang dari mana albian mendapat kan uang sebanyak itu' batin amel yang melihat ke arah albian
" apa segitu udah termasuk perabotan al" tanya mama laura
" iya ma, semuanya udah komplit" ucap albian
" pa beliin aku apartemen kaya kak al ya" ucap amel mengulangi permintaan nya
" iihh papa mah gitu, aku mau minta sama dady aja lah nanti" ucap mona yang pura pura ngambek, ya mona juga sudah menganggap deren dan sinta sebagai orang tua nya juga
"jangan merepotkan dady ya, papa gak suka , kalau kamu mau sesuatu itu usaha ,bukan meminta" ucap papa lius menegaskan
" iya pa" jawab mona
" amel kita keliling keliling yuk ,liat liat setiap ruangan ini" ajak mama laura pada amel
" ayo ma" ucap amel yang sangat bersemangat
" aku ikut" ucap mona
" ya udah ayo" ucap mama laura
mereka pun meninggalkan papa luis dan albian di ruang tamu
" seperti nya usaha kamu sangat maju pesat al" tanya papa luis
" ya lumayan pa" ucap albian
__ADS_1
" sudah apa saja bisnis mu al" tanya papa luis
" masih hotel sama restoran aja pa ,aku baru berencana mau bikin kafe pa" ucap albian
" hotel sama restoran kamu ada berapa al, kalau kamu mau bikin kafe ajak tu sekalian adik kamu ,biar dia belajar berbisnis" ucap papa luis
" hotel 3 restoran 2 pa, ya nanti ,kalau aku sudah menemukan lokasi yang bagus pa" ucap albian
" nanti papa bantu untuk cari lokasi yang bagus buat kalian buka kafe" ucap papa luis
" terimakasih pa " ucap albian
" oh ya kapan kapan kalau ada waktu ,ajak lah mom sama dady mu kesini al , kita makan bersama ,sekalian mengenalkan amel pada mereka , kan pas acara kalian belum terlalu mengenal amel " ucap papa luis
" iya pa , nanti aku akan mengajak mom dan dady kesini , amel juga katanya mau berkenalan sama mereka" ucap albian
setelah mengelilingi setiap sudut ruangan yang ada di apartemen albian, mama laura , amel dan mona pun kembali lagi ke ruang tamu
" al , apartemen kamu sangat mewah dan bagus , mama jadi kepengen juga beli apartemen seperti ini" ucap mama laura sambil mengedip kan mata nya kepada papa luis
" kamu beli apartemen buat apa ma" tanya papa luis pada isterinya
" ya kalau lagi bosen di rumah mama bisa nginep di apartemen " ucap mama laura
" bukan buat pamer ke teman teman mama" ucap papa luis menyindir isteri nya
" ya sekalian pa hehe" ucap mama laura
" kalau mama mau apartemen seperti ini, semua fasilitas mama , mulai dari kartu kredit dan lain nya papa sita selama tiga bulan " ucap papa luis
" gak , mama gak mau , mendingan mama gak usah beli apartemen ini dari pada semua di sita" ucap mama laura
" gak papa ma , kan cuma tiga bulan aja di sita" ucap mona membujuk mama nya
" kalau semua nya di sita papa, terus perawatan mama kamu yang bayar ya" ucap mama laura
" gak mau , abis uang jajan aku dua bulan untuk sekali perawatan mama" ucap mona menolah
" jadi masih ada yang kepikiran mau beli apartemen seperti ini" tanya papa luis pada anak dan istri nya
" ya mau , nanti kalau udah punya usaha sendiri" jawab mona
" mama juga mau ,tapi nanti minta sama calon suami nya mona, ya mon" ucap mama laura pada mona
" gak ma , nanti aku gak jadi nikah , kalau mama minta sebanyak itu" ucap amel
__ADS_1
albian ,amel dan papa luis hanya tertawa mendengar ucapan amel