
albian sangat bingung setelah mendapat telfon dari istrinya ,jika ia tidak memakan masakan istri nya makan ia takut amel akan marah , tapi jika ia keseringan memakan makanan manusia ,maka tubuh nya akan merasa lemah
" kamu kenapa al" tanya bima yang melihat al seperti orang kebingungan
" amel menyuruh kita untuk jangan makan di luar , dia ingin masak untuk kita semua " ucap albian
" kalau sesekali gak papa lah al , takut nya nanti amel marah atau nanti dia bisa curiga sama kita" ucap bima
" bukan nya aku gak mau , tapi kalau seperti ini , dia pasti akan sering mengajak kita untuk makan masakan nya" ucap albian
" ya untuk kali ini kita gak bisa menolak nya, tapi lin kali kita bisa lah buat alasan apa gitu" ucap bima
" ya deh" ucap albian
" woy kok kalian malah diem di sana aja sih , aku jadi nya jalan sendiri kan" ucap aska kesal
" kamu nya aja yang jalan tanpa liat kanan kiri lagi" ucap bima
" eh malah aku yang di salahi , kalian tu yang berhenti gak bilang bilang" ucap aska yang kesal
" udah gak usah ribut , nanti takut nya mengganggu pengunjung " ucap albian
" ya udah ayo kita selesaikan pekerjaan ini , setelah itu kita langsung pulang aja" ucap bima
" ya , ayo segera kita selesaikan , aku udah kangen banget sama kasur ku" ucap aska
" ada ya ,vampir yang doyan tidur kaya kamu " ucap albian yang meledek aska
" iya al , padahal vampir kan jarang tidur ya" ucap bima
" iya , aku rasa dia ini , vampir jadi jadian" ucap albian
" enak aja ,ngatain aku vampir jadi jadian , aku ini vampir tulen ya " ucap aska kesal
Bima dan albian diam dian langsung meninggal kan aska sendirian sambil mengoceh tak jelas
" kalian aja yang selalu menganggap aku bukan vampir, kalau aku keluarkan taring ku pengunjung di sini bisa kabur semuanya" ucap aska yang berbicara sendiri, ia melihat ke kanan , ke kekiri , albian dan bima sudah tidak ada di dekat nya
" dasar kurang ajar kalian ya, suka sekali meninggalkan aku sendiri , awas aja nanti kalau ketemu, aku cekik kalian semua" ucap aska yang kesal di tinggal sendirian
Setelah menyelesaikan pekerjaan nya, albian, aska , dan bima pun pulang ke apartemen
__ADS_1
Setelah sampai di apartemen , aska dan bima kembali dulu ke apartemen milik mereka , mereka ingin berganti pakaian terlebih dahulu , baru nanti menuju ke apartemen milik albian
Cekerek... Albian membuka pintu apartemen nya
terdengar amel dan para sahabat nya sedang bercanda gurau di dapur , albian mengintip ke arah dapur , melihat mereka sedang memasak
" sayang" panggil albian , amel pun langsung menoleh ke arah belakang nya
" ay , kamu udah pulang , mana aska sama bima , kok gak ikut kamu" tanya amel
" mereka lagi berganti pakaian , sebentar lagi mereka ke sini" ucap albian
" oh ya udah sana , kamu mandi dan ganti baju ,setelah itu baru nanti kita makan bersama" ucap amel
" ya, aku ke atas dulu" ucap albian yang langsung menaiki anak tangga menuju ke kamarnya
" mel , al kalau di rumah kok beda ya , dia gak sedingin saat di sekolah" ucap oliv yang memperhatikan albian tadi
" iya mel , aku juga baru pertama kali ini melihat raut wajah albian yang gak sedinginsaat di sekolah " ucap lisa
" kalian jangan kaget nanti setelah melihat sifat asli nya kay agimana" ucap amel
" memang nya seperti apa sifat aslinya seorang albian" tanya oliv
" jadi penasaran aja" ucap lisa
" iya nih amel bikin kita penasaran banget" ucap oliv
" udah ayo kita lanjutin masak nya" ucap amel
" mel ini beneran , kita masak gak pakek bawang putih" tanya lisa
" iya , soal nya al gak bisa makan bawang putih , dia alergi sama bawang putih" ucap amel
" kok aneh ya , orang tu alergi sama seafoot , atau apa gitu, lah ini sama bawang putih" ucap oliv
" emangnya kita bisa memilih bisa alergi apa aja, al pasti gak mau milih alergi sama bawang putih oliv" ucap lisa
" heheiya juga ya , oh ya al lucu ya alerginya sama bawang putih seperti vampir aja yang gak suka bawang putih" ucap oliv
" udah oliv , gak usah mengada ngada deh , mana ada vampir di dunia ini" ucap lisa
__ADS_1
" kan aku pernah nonton filem vampir jadi sering terbawa ke dunia nyata,eh tapi kalau eneran ada , aku mau loh nikah sama vampir , dia kan gak akan pernah tua meski pun udah ratusan tahun umurnya" ucap oliv
" udah oliv gak usah kebanyakan menghayal , mendingan kamu potong potong ni daging sapinya , amel maubuat stik untuk al dan teman teman nya" ucap lisa
" liv , emang nya kamu gak takut nikah sama vampir" tanya amel
" takut kenapa" tanya oliv bingung
" ya takut nya nati kamu saat sedang tidur tiba tiba dia langsung gigit leherkamu dan menghisap darah kamu sampek habis , dan kamu aka mati oleh nya" ucap amel
" iiih gak ya , kalau aku nanti di gigit sama suami vampir aku , maka aku juga akan menjadi vampir , dan aku akan awet muda dan cantik terus" ucap oliv
" sudah sudah , kok jadi malah bahasvampir sih, buruan masak nya , nanti bima sama saka keburu dateng , kita belum selesai" ucap lisa
" siap buk bos" ucap amel dan oliv bersamaan , setalh itu mereka tertawa bersama sama
Mereka pun melanjutkan masakn nya , setelah selesai mereka langsung menghidangkan nya di meja makan
"akhirnya selesai juga" ucap oliv
" kalian kalau mau mandi , langsung aja ke kamar tamu yng ada di sebelah sana , nanti aku pinjamkan kalian baju buat berganti pakaian" ucap amel
" ya nih aku udah gerah banget , gak nyaman rasanya" ucap lisa
" sama aku juga" ucap lisa
" ya udah kalian langsung aja masuk ke kamar tamu itu, aku ke atas dulu ngambil baju buat kalian" ucap amel
" ya udah deh , kita mandi dulu ya mel , mumpung aska sama bima belum dateng" ucap oliv
Ya" ucap amel , lisa dan oliv pun masuk ke kamar tamu yang tidak jau dari ruang tamu
Sedangkan amel , ia menuju ke lantai atas tempat kamar nya dan albian berada
Cekerek .. Amel membuka pintu kamar nya
" ay " pnaggil amel yang tak melihat keberadaan albian d kamar nya
" ay , kamu di mana" ucap amel lagi mencari albian, tiba tiba dari belakang sebuah tanan melingkar di perut amel , seketika amel pun terkeju
" apa sayang" ucap albian
__ADS_1
" iii ngageti aja" ucap amel yang terkejut