Dijodohkan Dengan Vampir Tampan

Dijodohkan Dengan Vampir Tampan
49


__ADS_3

amel kini sudah berada di pinggiran hutan tempat alamat yang di berikan oleh seseorang melalui pesan singkat , dan tempat mereka menyekap ayah nya


" iii kok seram banget sih tempat nya, mana gelap banget lagi" gumam amel yang mengarah kan senter ke sana kemari mencari tempat penyekapan ayah nya


"duh, ay , kamu kemana sih kok kamu gak nyusul aku , ay aku takut" gumam nya yang merasa takut di hutan sendirian , tak lama ia mendengar suara orang berkelahi


" siapa itu , seperti nya ada orang yang berkelahi" amel yang mencari orang yang berkelahi itu namun ia tak melihat apa apa di sekitaran nya , padahal kalau dari suaranya sangat jelas tidak lah jauh dari tempat nya


" kok gak ada orang ya, perasaan tadi ada orang yang berkelahi, suaranya juga seperti nya gak jauh dari sini, tapi kok gak gak ada ya saat aku cari" gumam nya yang nambah semakin takut berada di tempat itu


Amel terus berjalan menelusuri hutan , amel tak tau kalau dirinya saat ini sudah memasuki perbatasan wilayah serigala


Wisss....Tiba tiba ada sebuah bayangan yang lewat di samping nya, amel langsung melihat ke arah sampingnya


" siapa di sana?" teriak amel yang memberanikan dirinya untuk mencari bayangan yang lewat di samping nya


" itu tadi bayangan hewan atau apa ya? " gumam dirinya sendiri yang terus melihat ke sana kemari searah dengan senter yang ada di tangan nya


Bukkk...


Tiba tiba ada seseorang yang memukul tekuk belakang amel sehingga amel jatuh tak sadarkan diri.


****


Di tempat lain albian merasakan kalau teguk leher nya merasa sakit


" kenapa al?" tanya daddy derren


" seperti nya ada yang memukul amel dad, aku merasakan sakit di tekuk leher ku" jawab albian yang masih memegangi tekuk leher nya


" kita harus cepat menyusun rencana , agar mereka bisa kita selamatkan "


" ya dad"

__ADS_1


albian , daddy derren , aska, dan bima pun mulai menyusun rencana untuk menyelamatkan amel dan keluarga luis , setelah menyusun rencana dengan matang mereka pun segera pergi dari apartemen albian


Mereka langsung menuju ke markas serigala , untuk menyelamatkan amel dan yang lain nya merea mulai berpencar saat mereka sampai di dalam hutan , tak lupa mereka memakai ramuan agar keberadaan mereka tidak di ketahui oleh para serigala


Daddy derren memberi kode pada albian dan yang lain ya untuk masuk ke dalam markas serigala, albian dan yang lain nya pun mengangguk , mereka mengendap ngendap masuk ke dalam markas serigala sedangkan daddy dern yang sebagian anak buahnya berjaga jaga di luar


' kenapa markas ini seperti sepi , apa jangan jangan ini adalah jebakan ' batin albian yang mulai curiga dengan ke adaan sekitar


' dad.. Daddy apa daddy mendengarkan aku' albian menggunakan mata batin nya untuk berbicara degan daddy deren


' ya , ada apa al , dady mendengarkan mu' jawab daddy derren


' apa daddy tidak curiga dengan ke adaan sekitar markas ini?' tanya albian


' sebenernya daddy sudah mulai curiga dengan markas ini , kenapa markas ini terlihat sepi tidak ada satu pun serigala , padahal baunya sangat menyengat di sekitaran sini'


' hati hati daddy , jangan jangan mereka menyiapkan jebakan untuk kita' albian memperingatkan


' ya dad' jawab albian


Saat mereka mencari hampir setiap sudut ruangan yang ada di markas serigala namun tidak menemukan satu orang pun , mereka semua merasa ada yang aneh di markas serigala ini , albian sempat berfikir kalau amel dan yang lain nya tidak di sekap di sini


mereka pun memutuskan untuk berkumpul di depan markas serigala untuk membicarakan langkah selanjut nya


" dad bagai mana ini , kenapa kita tidak menemukan satu orang pun ? " tanya albian pada daddy derren


" daddy jua tidak tau boy" jawab daddy derren


" apa mungkin mereka tidak menyekap amel dan yang lain nya di sini?" tanya bima


" bisa jadi , sedari tadi kita mencari ke setiap sudut ruangan di markas ini tidak ada satu pun dari mereka" ujar bima


" tapi aku bau mereka sangat lah pekat , tidak mungkin kalau mereka tidak ada di sini" jawab daddy derren

__ADS_1


Tiba tiba daddy deren merasakan ada pergerakan dari dalam tanah , daddy derren langsung mendorong albian dan bima, sehingga albian terpental agak jauh


Tiba tiba ada sebuah jaring yang langsung menarik daddy derren , aska dan para prajurit vampir terperangkap dalam jaring yang cukup besar dan seketika mereka langsung berubah menjadi kelelawar


" sial ini jebakan " teriak albian saat melihat daddy deren dan yang lain nya tergantung di dalam jaring yang cukup besar


" kamu gak papa al?" tanya bima pada albian


" aku gak papa, ayo bim , kita harus membebaskan mereka " ajak alian pada bima


" sepertinya tidak bisa al , kamu gak liat kalau di sana ada banyak bawang putih, sebaik nya kita mencari keberadaan dewa , aku yakin kalau ini adalah perbuatan nya " tutur bima


" kurang ajar kau dewa , awas saja kalau aku mendapatkan mu , aku akan mencabut jantung mu" ucap albian dengan penuh emosi


" hahahha , besar juga nyali mu pangeran vampir" ucap albian yang tiba tiba datang bersama rombongan nya yang membawa amel , papa diki dan keluarga luis dalam ke adaan terikat dan mulut mereka di lakban


albian dan bima langsung melihat ke arah sumber suara , mereka melihat amel dan yang lain nya dengan tatapan sendu


" apa mau mu dewa?, kenapa kamu menyandra mereka" tanya albian dengan menahan emosinya , ia tidak mau kalau jati diri nya di ketahui oleh orang tuanya


" emm aku mau apa ya?... Oh ya aku mau kau menceraikan amel , agar aku bisa menikahinya " ucap dewa sambil membelai pipi amel , amel menggelengkan kepalanya mengisyaratkan agar albian tidak menuruti ucapan dewa


" sampai mati pun aku tidak akan menceraikan amel " tegas albian sambil menatap mata manik indah amel


" oh apa kau yakin , aku isa saja membunuh salah satu dari orang tua mu yang kamu sayanggi ini, atau mungkin adik mu yang cantik ini" ucap dewa yang membelai pipi mereka satu persatu dengan menggunakan pisau. Mama laura dan mona pun menangis mereka tak menyangka kalau mereka harus merasakan seperti ini


Sedangkan papa luis dan papa diki , mereka lebih terlihat pasrah dan mereka yakin kalau albian bisa menyelamatkan mereka


" kalau kau berani menyakiti salah satu dari mereka , maka aku akan langsung menghabisi mu dewa" teka kan albian pada dewa


" hahaha memangnya aku takut paa mu?" tanya dewa dengan tatapan mengejek


" sabar al , ke dalikan emosi mu , kamu tidak mau kan kalau orang tua mu sampai tau jati diri mu yang sebenar nya , dewa hanya memancing emosi mu agar kamu berubah ke jati diri mu yang sebenar nya " bisik bima pada albia

__ADS_1


__ADS_2