Dijodohkan Dengan Vampir Tampan

Dijodohkan Dengan Vampir Tampan
46


__ADS_3

Merek apun makan malam bersama , setalah makan albian sebenarnya ingin mengajak amel pulang namun di tahan oleh papa diki


" kalian menginap saja di sini!" pinta papa diki pada albian dan amel yang saat ini mereka sedang duduk di ruang keluarga


" bukan nya kami gak mau pa, tapi besok kami harus sekolah , kami gak ada yang membawa baju dan buku sekolah " jawab amel


" iya pa , lain waktu saja kami menginap di sini " albian


" tapi papa masih penasaran dengan cerita kalian tadi? " papa diki yang masih sangat penasaran dengan cerita amel dan albian tadi yang mengenai luis yang mengaku sebagai calon suami amel


Amel melihat ekspresi bella dan mama ros yang sangat cemas dan ketakutan , mereka takut kalau mereka ketahuan pergi jalan jalan saat acara amel,dan mereka juga takut ketahuan kalau mereka sudah berbohong kalau ibu dari mama ross sedang sakit


" lain waktu aja pa , nanti kapan kapan akan kami ceritakan" jelas albian yang enggan membongkar ke bohongan bella dan mama nya


" iya pa , lagian amel merasa sekarang sedang tidak enak badan !!"


" kamu sakit sayang" tanya albian yang menghawatirkan amel


" mana yang sakit nak , apa perlu papa panggilkan dokter" papa diki yang ikut khawatir saat mendengar putrinya marasa kurang enak badan


' dasar cari simpati, bilang aja kalau mau minta di perhatikan sama papa dan albian ' bella yang menatap amel sinis, begitu pula dengan mama ros


' awas aja , kalau sampai papa tau ke bohongan kami , aku akan menghancurkan kalian berdua , aku tidak membiarkan perjuangan aku yang sudah bertahun tahun ini akan sia sia saja' batin mama ros sambil melihat amel dan albian dengan tatapan sinis


tanpa mereka tau , albian telah mendengarkan ucapan batin mereka berdua , namun albian tak menanggapi dulu mereka , ia saat ini menghawatirkan amel yang katanya merasa tidak enak badan


" gak usah pa, aku gak papa kok , aku paling cuma kurang istirahat aja kok" tolak amel , ia tidak mau cuma merasa tidak anak badan saja harus ke dokter

__ADS_1


" sayang , baner kata papa , kamu di periksa ke dokter aja ya , aku tidak mau kamu kenapa napa!" albian yang menyetujui pendapat papa mertuanya untuk memeriksakan amel ke dokter


" gak usah ay , aku baik baik aja , kamu sama papa gak usah terlalu berlebihan , aku cuma butuh istirahat aja , setelah istirahat juga pasti sembuh" amel masih kekeh menolak nya


" ya udah kalau kamu gak mau di panggilkan dokter , sebaik nya kamu menginap saja di sini ,, agar bisa langsung istirahat " usul papa diki yang tidak tega kalau anak nya harus pulang dalam keadaan tidak sehat


" gak papa kok pa , kita pulang aja , besok kan harus sekolah pa" amel masih menolak


" sayang kalau masalah baju seragam- " belum selesai albian berbicara sudah di potong oleh amel


" gak , aku gak mau kalau kamu menyuruh orang lain memasuki kamar kita , udah ah ayo kita pulang sekarang , biar aku cepat istirahat" ucap amel yang memotong ucapan albian


" kamu ini masih saja gak berubah , masih saja keras kepala , ya sudah kalau kamu mau pulang , pulang lah , al... Ajak lah istri mu ini pulang , agar dia bisa langsung istirahat" ucap papa diki yang tau kalau amel sangat keras kepala


Bella dan mama ros sangat muak melihat drama seperti itu, sebenarnya mereka ingin segera pergi dari ruang keluarga itu namun , mereka takut kalau papa diki akan semakin curiga pada mereka


" pa , kami pulang dulu ya" pamit amel pada papa nya


" iya , langsung istirahat kalau sudah sampai dan jangan begadang terus ya al" ucap papa diki yang menyindir albian


" ,iya pa" jawab albian sambil menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal


"kita pulang dulu ya pa , lain kali kami akan ke sini lagi dan mrmenginap di sini" ucap albian lagi


" ya , hati hati membawa mobil nya al , kalau sudah sampai segera beri kabar papa" ujar papa diki


" iya pa " jawab albian

__ADS_1


Albian dan amel pun berjalan keluar rumah papa diki dan di antar oleh papa diki ,merak langsung masuk mobil albian, setelah masuk albian pun menjalankan mobil nya dan meninggalkan rumah papa diki


Setalah memastikan mobil albian dan amel tidak terlihat lagi papa diki langsung masuk ke dalam rumah nya , ia ingin menanyakan tentang yang di ucapkan albian tadi


" bella , mama" teriak papa diki memanggil mereka , bella dan mama ros yang merasa nama mereka di panggil oleh papa diki pun menghampiri papa diki


" ada apa pa" jawab bersamaan bella dan mama nya saat sudah di hadapan papa diki


" coba kalian jelaskan , apa yang di maksud dengan ucapan albian tadi?" Tanya papa diki yang langsung pada inti pembicaraan


" maaf pa , sebenernya waktu itu, kami tidak ke rumah nenek , dan sebenarnya nenek baik baik saja tidak sakit" ucap mama ros sambil menundukkan kepalanya, mama ros memilih untuk jujur , ia tau kalau papa diki sudah penasaran , maka dia akan mencari tau sampai ke akar akar nya, dan papa diki juga saangat tidak suka dengan orang yang tidak jujur


" jadi kalian kemana dan apa hubungan nya dengan lius?" tanya papa diki yang seakin penasaran


" aku gak tau kalau yang menelfon bella itu luis teman kamu, dia memberikan tiket ke kami untuk jalan jalan ke singapore , dia mengatakan kalau itu bentuk hadiah dari nya " jawab mama ros , sedangkan bela hanya diam di samping mama nya, ia tak berhenti henti mengumpat amel dan ia sekarang menjadi sangat membenci amel


" kenapa kalian tidak memberi tahu au? Tanya papa diki lagi


" maaf pa , kalau kami membertahu ke papa , pasti papa tidak mengizinkan nya, sedangkan kami sangat ingin pergi berjalan jalan kesana, papa tau sendiri kan kalu kita sudah lama tidak pergi jalan jalan , hal itu membuat mama bosan di rumah terus" jelas mama ros sambil pura pura menangis dan mengeluarkan air mata buaya nya, agar papa diki tidak marah keadanya


' bagus juga ekting mama, bagus ma , teruskan , biar papa luluh lagi sama mama' barin bella sambil tersenyum kecil dan melirik mama nya


Papa diki yang melihat mama ros menangis pun , ia merasa bersalah , ia selma ini terlalu sibuk bekerja sampai melupakan keluarganya , papa diki langsung memeluk istri nya dengan rasad bersalah


" maafkan , papa ya ma, selama ini papa hanya sibuk bekerja , sampai melupakan kalian ,maafin papa ya ma, papa akan mengatur waktu mulai dari sekarang , dan papa akan mengajak mama , bella dan amel pergi berlibur ' papa diki yang merasa bersalah


" yes , berhasil' batin mama ros

__ADS_1


__ADS_2