
Saat albian dan teman teman nya baru masuk ke kelas, mereka langsung menuju ke bangku mereka masing masing
" selamat pagi al" ucap belle yang menyambut kedatangan albian , namun albian tidak menanggapinya ia langsung berjalan menuju ke bangkunya
" al , ini aku ada oleh oleh buat kamu , aku kemarin habis jalan jalan ke singapure sama mama aku , pas aku liat sepatu itu ,aku inget sama kamu jadi aku beliin deh buat kamu" ucap bella yang menyerah kan peperbeg kepada albian
Albian melirik ke arah amel , ia ingin tau bagai mana reaksi amel saat suami nya di berikan barang oleh perempuan lain
' dasar ganjen, suami orang masih aja mau di embat, gak tau malu benget sih bella, awas aja kalau al sampek berani menerimanya , aku gak mau tidur sama dia lagi , aku mau minta pisah kamar' batin amel yang kesal
Albian tersenyum mendengar ucapan amel dalam hati nya
" al , kamu pasti suka kan sama sepatu nya , ini aku beliin khusus buat kamu loh " ucap amel dengan tersenyum sambil melirik amel sekilas
" maaf aku gak bisa menerima nya , ada hati yang harus aku jaga " ucap albian dengan tegas, amel tersenyum tipis mendengar ucapan albian
" maksud kamu apa al , apa kamu sudah memiliki ke kasih" tanya bella yang penasaran
" ya , aku suah memiliki kekasih , jadi mulai saat ini jangan ganggu ganggu aku lagi" ucap albian menegaskan, amel hanya menahan senyum nya agar tidak ketahuan oleh bella
' apa aku yang dia maksud' batin amel
" siapa al , siapa perempuan yang bisa meluluh kan hati kamu , padahal aku yang sudah berjuang sejak kamu baru masuk sekolah di sini , namun kamu tidak pernah melihat perjuangan aku al , apa kurang nya aku ada mu al" ucap bella yang tak terima kalau albian sudah memiliki kekasih
" sudah lah bella , selama ini kan al selalu menolak kamu , kamu nya aja yang keras kepala " ucap aska
" diam kamu , aku tidak bicara dengan mu" bentak bella pada aska
" woy santai dong gak udah bentak bentak temen aku , seharus nya kamu tu intropeksi diri , kenapa al selama ini gak suka sama kamu" ucap bima yang ikut bicara
" tidak usah ikut campur ya kalian , aku gak ada urusan sama kalian" ucap bella
" sudah lah bella , untuk apa kamu teriak teriak seperti itu , mengganggu yang lain saja , sana kam duduk ke bangku kamu , ini sudah bel , sebentar lagi guru masuk" ucap albian mengusir bella
" baik lah u akan duduk ke bangku ku , tapi aku akan mencari tau siapa perempuan yang sudah merebut kamu dari aku , ku akan buat perhitungan padanya" ucap belle yang langsung meninggalkan bangku albian dan amel,ia langsung menuju ke bangkunya
__ADS_1
' duh gimana ini , kalau bella sampai tau kalau aku perempuan yang di maksud albian tadi, bisa bisa dia cari masalah terus sama aku' batin amel sambil melihat kearah bella
" kamu gak usah khawatir sayang , kan ada aku " ucap albian yang menggenggam tangan amel di bawah bangku, amel langsung menatap tajam pad albian
" kenapa" tanya albian
" kenapa kamu tadi bilang gitu , kalau dia beneran sampek cari tau gimana" ucap amel dengan lirih
" ya biarin aja lah sayang , emang ya mau di apain" jawab albian dengan santai
" iih dasar kamu ini" ucap amel kesal
Tak lama pak bonan pun masuk ke dalam kelas sambil membawa tiga siswa baru
" selamat pagi anak anak" ucap pak bonan
" pagi pak" ucap seluruh murid dikelas
" hari ini kalian kedatangan teman baru , ayo silahkan perkenalkan diri kalian" ucap pak bonan yang menyuruh tiga siswa baru itu memperkenal kan diri
' ya , mereka bertiga serigala ' batin al bian menjawab pertanyaan bima
' apa tujuan mereka ke sini untuk mencari darah suci ' tanya bima lagi
' ya , tapi mereka juga punya tujuan lain ' ucap albian
' apa tujuan lain mereka' tanya bima
' entah lah aku tidak tau' jawab albian
' apa mereka tau kalau kita vampir' tanya bima
' kekuatan mereka belum sampai , untuk mencium keberadaan vampir' ucap albian
" hay perkenalkan , nama saya dewa" ucap dewa sambil tersenyum ramah sambil melihat seluruh murid yanga ada di kelas nya
__ADS_1
" wah ganteng banget , kalau dia senyum " ucap salh satu siswi yang ada di kelas
" iya ganteng banget, gak kalah ganteng nya sama pangeran es kita" ucap salah satu siswi
" masih ganteng pangeran es kita lah sedikit" ucap salah satu siswi yang satu nya
' itu bukan nya cewek yang hampir aku tabrak tadi ya, cantik juga' batin dewa yang melihat amel , albian yang mendengar ucapan dewa dalam hati pun menatap tajam ke arah dewa , namun dewa tidak menyadari tatapan albian
" sudah sudah , ayo yang lain nya silahkan perkenalkan diri kalian" ucap pak bonan
" perkenalkan saya rama" ucap rama teman dewa
" saya doni " ucap doni teman dewa
" kalian silahkan duduk , di bangku yang kosong yang ada di sana ya" ucap pak bonan yang menunjuk kan bangku kosong yang ada di seberang amel
" terimakasih pak" ucap dewa dengan senang hati , ia dan teman teman nya pun langsung duduk di bangku yang sudah di tunjuk oleh pak bonan
" hay , boleh kenalan " ucap dewa pada amel saat ia sudah duduk di bangku si sebrang amel, ia mengulurkan tangan nya
" amel" ucap amel tanpa menyambut uluran tangan dewa
" nama aku dewa " ucap dewa sambil tersenyum manis kearah amel , ia juga menarik kembali tangan nya
Albian yang melihat kalau amel sedang berkenalan dengan pria lain pun ia mulai cemburu, ia menulis sebuah kertas untuk amel, setelah itu ia berikan kepada amel , amel pun langsung membuka kertas dari albian
' kalau kamu masih berani berbicara dengan pria itu, maka jangan salah kan aku kalau aku nanti malam akan meminta hak ku' batin amel yang membaca surat dari albian
Amel langsung melotot ke arah albian , albian hanya menaik kan sebelah alis nya
' masa cuma gara gara kenalan aja dia mau unboxing aku sih nanti malem , bisa bisa hamil aku kalau langsung di unboxing sama dia' batin amel yang membayangkan kalau dia akan di unboxing oleh abian
' iii gak , aku gak mau , aku belum sap punya anak , aku masih mau sekolah' teriak amel di batinnya , albian hanya tersenyum tipis mendengar ucapan batin amel , albian menatap ke arah dewa
' aku tidak akan membiarkan kamu mendekati istri ku , atau menyentuh istri ku , meski sehelai rambut saja' batin albian yang menatap tajam ke dewa
__ADS_1