
" aw, panas" amel kepanasan saat kuah bakso panas
" amel , maaf aku gak sengaja. ada orang yang menyenggol ku" ucap oliv yang langsung meniup niup tangan amel
" mel langsung siram pakek air " ucap lisa yang langsung menggandeng tangan amel menuju wastafel dan langsung menyiram kan air ke tangan amel yang kena tumpahan kuah bakso panas
" perih banget" ucap amel yang merasakan perih di tangan nya
" amel maafin aku ya , aku bener bener gak sengaja , tadi aku di senggol sama orang" ucap oliv yang menjelas kan
" kamu tenang aja oliv ini bukan salah kamu kok , kamu kan gak sengaja" ucap amel yang tidak menyalahkan oliv
" kira kira siapa yang menyenggol kamu tadi liv" tanya lisa
" aku gak sempet ngeliat orang nya ,aku panik liat tangan amel yang kena tumpahan kuah bakso" ucap oliv
" udah gak usah di perpanjang lagi masalah ini, mungkin orang itu gak sengaja nyenggol oliv" ucap amel
" gak bisa gitu dong mel , tangan kamu sampek merah kaya gini" ucap lisa yang tidak mau kalau amel membiarkan saja orang yang sudah menyenggol oliv
" udah lis , gak udah di perpanjang, aku gak papa kok" ucap amel
" beneran ini gak papa" tanya lisa
" ya gak papa , ini udah lebih baik dari yang tadi" ucap
" kita ke UKS aja dulu yuk , kita kasih obat buat tangan kamu" ucap lisa
" iya mel , aku takut nanti al marah kalau liat kamu kaya gini" ucap oliv yang membayangkan albian marah karena melihat tangan amel terluka
" dia gak akan marah , lagian ini juga gak sengaja kan, udah kila lanjut lagi aja makan nya , setelah itu baru kita ke UKS buat minta obat nya " ucap amel
" apa gak sebaik nya kita obatin aja dulu tangan kamu mel" ucap oliv
" iya mel bener apa kata oliv , kita obati aja dulu tangan kamu , nanti baru kita balik lagi ke kantin" ucap lisa
" kelamaan , nanti keburu masuk , kita makan aja dulu , setelah itu baru kita ke UKS" ucap amel
" ya udah deh kalau mau kamu kaya gitu" ucap lisa
__ADS_1
Mereka pun makan bakso , amal memesan lagi baksonya , sebab yang ia sudah tumpah
Di tempat lain albian sedang duduk duduk bersama bima dan aska
" apa sebenarnya tujuan dewa sekolah di sini" tanya aska pada albian dan bima
" tujuan dia , sama seperti kita , untuk mencari darah suci, agar dia bisa lebih kuat dan bisa mengalahkan al , setelah itu ia mau mengambil mustika vampir yang ada di tubuh al" ucap bima
" wah kalau niat mereka seperti itu , kenapa gak kita habisi saja mereka" ucap aska
" gak bisa sembarangan menghabisi mereka aska , kita bisa saja menghabisi mereka saat ini , tapi tujuan kita kesini bukan itu , kita hanya di tugas kan mencari darah suci " ucap bima
" memang nya kenapa" tanya aska lagi yang tidak mengerti
" kamu memang melihat mereka seperti lemah saat sendiri , asal kamu tau , kalau mereka itu selalu di awasi puluhan , bahkan ribuan anak buah nya , maka dari itu kita tidak bisa menghabisi mereka" ucap bima
" aw" ucap albian tiba tiba
" kenapa al" tanya bima
" tangan kamu seperti melepuh al" ucap aska
" ini pasti amel yang sedang terluka" ucap albian yang langsung beranjak dari duduk nya
" amel sedang terluka " ucap albian sambil berjalan meninggalkan aska dan bima
" kita susul dia" ucap bima mengajak aska
" ayo" ucap aska , mereka pun berlari mengejar albian
albian terus berjalan mencari keberadaan amel , namun sebelum bertemu amel ia melihat bella sedang berbicara sesuatu dengan seseorang
" ini upah kamu , aku cukup puas dengan kerja kamu" ucap bella yang memberikan sejumlah uang kepada adik kelas nya
" terimakasih kak, tapi apa gak kenapa napa tangan kak amel kaka ,aku takut kalau kak amel mengetahui kalau aku yang telah sengaja menyenggol kak oliv " ucap adik kelas itu
" kamu tenang aja ,mereka gak akan tau ,asalkan kamu tutup mulut" ucap bella
" bel apa gak keterlaluan kamu ngerjain amel sampek tangan nya tersiram kuah bakso yang panas itu" tanya novi
__ADS_1
" udah lah nov , kamu tu diem aja ,itu belum seberapa , aku akan memberi amel pelajaran yang lebih dari itu ,kalau dia masih mendekati my love albian ku" ucap bella
peok.... prok... prok...
albian bertepuk tangan sambil berjalan menuju ke arah bella dan teman teman nya
" al" ucap bella yang terkejut akan kedatangan albian
" ya kenapa" ucap albian yang terus berjalan mendekati bella
" kkaamu ngapain di sini" tanya bella yang mulai panik ,bella takut kalau albian mendengar pembicaraan nya dengan adik kelas
" seharus nya aku yang bertanya , sedang apa kamu di sini" tanya balik albian
" maaf kaka aku permisi ke kelas dulu" ucap adik kelas itu yang hendak pergi dari sana
" berani pergi dari sini , mati kamu" ucap albian dingin ,adik kelas itu langsung menghentikan langkah nya, mereka semua yang ada di sana merasa takut dengan tatapan tajam albian
" apa yang kamu lakukan ke amel" tanya albian yang menatap tajam bella
" aaakku gak ngapa ngapain amel " ucap bella yang ketakutan
" bohong" bentak albian pada bella, bella semakin ketakutan ,tubuh nya sudah gemetaran sangking ia takut nya
" bbeener al aaku gak bohong" ucap bella yang masih mengelak ,sedangkan teman teman bella dan adik kelas yang di suruh bella untuk mencelakai amel pun tertunduk
mereka sangat ketakutan ,tubuh mereka sudah gemetaran ,albian memang jarang sekali berbicara ,dan dia juga tidak pernah mengusik siapapun
" aku sudah mendengarkan semuanya , kamu masih berani berbohong" ucap albian
" iya al , aku memang menyuruh adik kelas ini untuk menyecalakai amel, asal kamu tau al, amel itu sudah menikah sama om om , kamu itu udah gak ada harapan buat deketin amel , amel itu udah bekas om om" ucap bella menegaskan
albian yang langsung ingin menampar bella ,al sudah sangat geram dengan bella , al juga tidak terima kalau amel di katakan bekas om om
tiba tiba bima datang dan langsung menangkap tangan albian sehingga tangan albian tidak mengenai wajah bella, sedangkan bella sudah memejamkan matanya , karena takut melihat albian yang ingin menamparnya
" al," tegur bima sambil memegangi tangan albian
" lepasin aku bim ,aku akan memberi pelajaran pada perempuan yang tidak tau diri ini" ucap albian yang sudah sangat marah
__ADS_1
" sebaik nya kalian pergi dari sini sekarang juga" ucap bima pada bella dan teman teman nya, bella dan teman teman nya pun segera pergi dari tempat itu
" al , kendalikan emosi mu,jangan gegabah , kamu bisa berubah kapan saja kalau kamu sedang dalam ke adaan emosi , apa kamu ingin mereka tau jati diri kita" ucap bima yang menasehati albian