
Albian terus mencari sumber suara itu, ia mengedarkan mata nya yang tajam itu menelusuri hutan belantara itu
" tenang lah manis , hari ini kamu akan menjadi santapan ku, emm pasti darah perawan mu itu sangat manis" ucap vampir itu sambil menjilat sudut bubur nya, ia membayangkan nikmat nya meminum darah gadis perawan
" tidak , aku mohon , jangan apa apa kan anak ku , kamu bisa ambil darah ku tapi tolong lepaskan anak ku" ucap mama ros dengan tatapan memohon, air matanya sudah mengalir bebas di ke dua pipinya
" tidak , ambil saja darah ku, tapi lepaskan mama ku , aku mohon , kamu bisa mengambil nya sampai kamu puas, tapi tolong lepaskan mama ku" bella memohon yang ikut menangis
" tidak bella , masa depan kamu masih panjang jangan korbankan diri kamu, biarkan mama saja yang di korbankan , mama sudah tua " ujar mama ros yang menolak permintaan anak nya
" gak ma , aku gak akan sanggup hidup tanpa mama" ujar bella yang tidak mau kehilangan sang mama
" kalian tenang saja ,kalian berdua akan menjadi santapan ku hari ini , karena kalian telah di serahkan oleh bos dewa kepada ku hahahaha" tawa vampir itu dengan senang
" dewa"gumam bella
Flasback on
Dewa mengajak bella untuk bertemu di sebuah taman kota yang agak sepi
" hay dewa, sudah lama menunggu" sapa bella yang baru sampai di taman kota , dan langsung menghampiri dewa yang tengah duduk di bangku taman
" baru aja aku datang! , silahkan duduk" ujar dewa yang mempersilahkan bella duduk di sampingnya, bella pun menurut , ia langsung duduk di samping dewa
" ada perlu apa kamu mengajak aku bertemu di sini?" tanya bella
" aku mau tanya , apa kamu menyukai albian?" tanya dewa yang langsung pada inti pembicaraan
" ya , aku memang menyukai albian , sejak albian masuk ke sekolah , namun ia selalu menolak ku , padahal aku sudah melakukan berbagai cara untuk menarik perhaian nya , namun ia tidak tertarik sama sekali pada ku" jelas bella
" apa kamu tau kalau albian ada hubungan dengan amel , maaf ya , aku pernah melihat amel dan albian ke luar dari sebuah hotel" dewa yang terus mengamati bella
" ya aku sudah tau , bahkan mereka sudah menikah " ujar bella sambil menghembuskan nafas nya kasar
" jadi kamu sudah tau semuanya?" tanya dewa
__ADS_1
" ya , karena aku adalah kakak tirinya amel , mama ku menikah dengan papa nya amel" jawab bella lagi
"oh begitu, oh ya apa kamu masih mengharapkan albian?" tanya dewa yang kesekian kalinya
" kalau boleh jujur sih , ia aku masih mengharapkan albian , namun sepertinya albian sangat mencintai amel" jawab bella yang , sebenar nya ia sudah mulai ingin melupakan albian , karena ia merasa akan sulit mendapatkan albian setelah albian sudah menikah dengan amel
" kalau kamu mau , aku bisa membantu kamu, mendapatkan albian , asal kamu bisa membantu aku mendapatkan amel " ujar dewa dengan tersenyum
Bella langsung melotot kan arah dewa, ia tidak menyangka kalau dewa menyukai amel dan ingin mengajak dirinya berkerja sama
" kamu becanda ya"
"aku gak becanda , aku suka sama amel saat pandangan pertama , dan aku ingin amel menjadi milik ku" jelas dewa
' kenapa semua cowok keren pada suka sama amel sih , apa kurang nya aku sampai sampai semua cowok mengejar amel semua , apa jangan jangan amel memakai pelet untuk mengikat semua cowok' batin bella yang kesal saat mendengarkan pengakuan dewa yang menyukai amel
" hay , kenapa bengong, kamu tenang aja setelah aku mendapatkan amel , aku akan membawa amel pergi jauh dari albian , sehingga kamu bisa mendekati albian tanpa ada gangguan amel lagi " jelas albian yang membuyarkan lamunan bella
' bener juga yang di katakan dewa , kalau amel gak ada pasti albian mau sama aku' gumam bella dalam hati
" baik lah aku mau " bella yang menyetujui kerja sama dengan dewa
" tugas apa?" tanya bella
" sekarang tugas kamu harus membawa papa nya amel Mamuju ke alamat ini" ujar dewa yang menyerahkan selembar kertas berisi alamat
" kenapa aku membawa papa ke alamat ini?" tanya bella dengan tatapan bingung
" begini bel , rencananya aku mau menculik amel dan langsung membawanya pergi jauh dari sini, jadi aku akan memanfaat kan papa nya , untuk menjebak amel, " dewa menjelaskan rencana nya
" secepat itu?" tanya bella
" lebih cepat lebih baik bel"
" baik lah kalau begitu, aku akan meminta bantuan mama ku "
__ADS_1
" baik lah , beri aku kabar "
Setalah membahas rencana mereka , bella pun pulang ke rumah, ia langsung mencari keberadaan mama nya , ia juga menceritakan rencana nya dengan dewa yang untuk menculik amel
" mama akan membantu kalian , mama juga sudah bosan hidup dengan papa amel " ujar mama ros yang sudah merasa bosa hidup dengan suaminya
" jadi mama mau membantu aku dan dewa?" tanya bella memastikan
" ya mama akan membantu kalian , kamu nanti minta sama dewa untuk membunuh sekalian papa nya amel , agar kita bisa menguasai hartanya " ucap mama ros dengan senyum bahagia
" iya ma , mama memang bener , setelah pak tua itu mati , kita bisa menguasai seluruh hartanya , kita bisa shoping shoping sepuas nya , tanpa ada yang melarang kita lagi" ujar bella yang ikut senang
" baik lah , kita harus memulai rencana kita saat ini" ujar mama ros
" memang apa rencana mama?" tanya bella
" nanti kita ajak papa jalan jalan , lalu kita bius dia , setelah itu baru kita serahkan ke pada teman kamu yang bernama dewa itu" usul mama ros
" baik lah ma " ucap della
" mama akan langsung membujuk papa dulu , kamu hubungi lah dewa" ujar mama ros yang bangkit dari duduk nya dan ingin mencari keberadaan sang suami
" baik lah ma" jawab bella
Mama ros langsung mecari keberadaan suami nya , untuk merayunya mengajak berjalan jalan , setelah berhasil membujuk sumi nya , ia kembali lagi ke bella , ia mengatakan ke bella kalau papa nya setuju , setelah mendengar papa nya setuju untuk di ajak jalan jalan , bella langsung mengabari dewa, agar dewa bisa langsung melancarkan aksi nya
Flashback of
bella kini baru menyadari kalau dirinya hanya di manfaatkan oleh dewa untuk mendapatkan amel, setelah amel di dapatkan apa yang ia mau dengan teganya menyerahkan dirinya untuk menjadi santapan tiga ekor serigala dan satu vampur, bella sangat menyesal telah menyetujui bekerja sama dengan dewa , karena ambisi dan obsesinya ia harus menanggung akibat nya
Albian langsung menghampiri mereka dan langsung menghajar tiga serigala itu
BUGK!!
BUGK!!
__ADS_1
Albian yang langsung melayangkan pukulan keras kepada tiga serigala itu , setelalah melumpuhkan tiga serigala itu ia melihat ke arah vampir itu dengan tatapan tajam nya vampir itu adalah prajurid di istana kerajaan vampir
"aampuni saya papangeran "ucap prajurid itu dengan terbatah batah