Dijodohkan Dengan Vampir Tampan

Dijodohkan Dengan Vampir Tampan
61


__ADS_3

Papa diki tak kuat melihat amel yang makan jantung hati dan lain nya dengan lahap nya , ia memundurkan langkah nya


" kenapa?" tanya mom sinta yang melihat papa diki memundurkan langkah nya


" aku tidak kuat melihat amel makan seperti itu" jawab jujur papa diki


" maka dari itu aku tak mengizinkan mu mendekati nya, yang ada kamu yang si santap seperti itu oleh amel" ujar daddy Darren sambil tersenyum


" apa setelah ini amel akan sadar , dan bisa melihat sekita nya?" tanya papa diki


" ya sebentar lagi , dia akan sadar , liat saja nanti , kalau dia sudah teriak pasti dia akan sadar" ujar daddy darren


" baik lah aku akan menunggu nya sampai selesai" ujar papa diki


Mereka pun meninggalkan kamar amel , mereka bertiga menuju ke sebuah kursi yang tak jauh dari kamar amel


" diki, apa kamu tidak mau mencari keberadaan ros dan bella?" tanya daddy darren


" tidak , aku sudah tidak perduli lagi dengan mereka , karena mereka amel dan albian sampai seperti ini" ujar papa diki yang tidak mau mencari keberadaan mama ros dan bella


" tapi kan mereka masih anak dan istri mu diki, siapa tau mereka akan sadar dengan apa yang mereka lakukan pada kalian " ujar mom sinta


" dulu aku sering memaafkan mereka saat mereka melukai amel , namu saat ini tidak bisa , sudah lah tidak usah membahas mereka , biarkan saja mereka mati di makan hewan buas di hutan itu" ujat papa diki yang kesal saat mengingat mama ros dan bella


" baik lah , tapi kami mendapat kan info dari para prajurit ku , mereka saat ini ada bersama zen , paman nya dewa" ujar daddy darren


" apa mereka berkerja sama lagi ?" tanya papa diki


" kemungkinan seperti itu , tapi kamu tenang saja , aku sudah menaruh mata mata di sana , jadi kita bisa memantau mereka " jawab daddy darren


" jangan lengah kamu sayang , dulu anak buah kita pernah berhianat , dan memihak kepada mereka" ujar mom sinta yang mengingat anak buah nya yang berhiyanat


" kali ini aku jamin tidak sayang , karena aku menempatkan beberapa di sana , bukan hanya satu, di sana juga orang kepercayaan aku semua , jadi jangan takut di hiyanati " ucap daddy darren

__ADS_1


"Syukur lah kalau begitu aku bisa sedikit tenang " ujar mom sinta


" AAAAAAA" suara teriakan amel


" amel sudah teriak berarti dia sudah sadar?" anya papa diki


" ya , ayo kita kesana , aku ingin menjelaskan sesuatu pada nya" ujar daddy darren


Mereka pun segera bergegas ke kamar amel , terlihat di sana amel tengah ketakutan dan berteriak histeris


" hay , amel tenang lah " ucap mom sinta yang berusaha menenangkan amel


" mom , kenapa , tangan dan ini semua penuh dengan darah " tanya amel di sela sela histeris nya


" tenangkan diri mu dulu , setelah tenang segera bersihkan tubuh mu , nanti kami akan menjelaskan nya pada mu " ujar mom sinta yang masih berusaha menenangkan amel


Amel pun langsung menurut degan mom sinta , ia segera membersihkan diri nya di kamar mandi , setelah itu ia mengenakan pakaian yang talah di siapkan oleh mom sinta


Setelah selesai amel langsung keluar dari kamar mandi , ia melihat kamar nya sudah bersih kembali , tidak ada darah ataupun sisa jantung dan hati yang ada di kamar nya


" ayo kita keluar , daddy dan papa mu sudah menunggu kamu di luar" ujar mom sinta


Amel pun hanya menurut tanpa menjawab ucapan mom sinta, mereka berdua keluar menemui papa diki dan daddy darren yang sedang duduk di kursi yang tak jauh dari kamar nya


" papa" panggil amel saat melihat papa diki , ia berlari menghampiri papa diki


" amel" panggil papa diki yang ikut berlari menghampiri amel , mereka pun berpelukan satu sama lain untuk melepaskan rasa rindu mereka


"sayang , kenapa kamu biarkan , bagai mana nanti kalau amel menggigit diki" bisik mom sinta pada suami nya


'"biarkan saja mom , aku sudah menduga nya , lambat laun diki, luis , laura dan mona akan menjadi vampir juga , ya meskipun bukan kita yang membuat mereka menjadi vampir" ucap daddy darren santai


jiwa ke vampiran amel telah melekat di diri amel , saat mencium aliran darah segar dari leher papa nya seketika taring nya langsung keluar , tanpa sadat ia langsung menancapkan nya di leher papa nya

__ADS_1


" AAAA amel apa yang kamu lakukan" teriak papa diki saat menyadari taring amel telah menancap di leher nya dan amel telah menghisap nya


Amel tak menghiraukan teriakan papa nya , ia masih fokus meminum darah sang papa


" darren sinta , tolong aku , aku bisa mati kalau seperti ini" teriak papa diki tyang meminta bantuan daddy darren dan mom sinta


Mom sinta langsung menolong papa diki , agar bisa lepas dari amel


" hay , amel lepaskan , kamu akan menyakiti papa mu" pinta mom sinta pada amel , seketika amel langsung melepaskan taring yang menancap di leher papa diki


" aaa , papa , papa maafkan amel , amel tak sengaja " ucap amel merasa bersalah


" ah ya tak apa , papa baik baik saja " ucap papa diki sambil memegangi leher nya yang bekas gigitan amel


Brak!


Papa diki jatuh pingsan di hadapan amel dan mom sinta, daddy darren hanya tersenyum melihat nya


" papa , papa tidak apa apa kan? , papa bangun papa!!" ucap amel sambil menggoyang goyangkan tubuh papa nya


" sudah mel , papa mu tidak akan kenapa napa , sebentar lagi juga papa mu akan sadar " ucap mom sinta yang menenangkan amel yang menangis karena melihat papa nya pingsan


" dad , tolong bantu angkat kan diki ke kamar " pinta mom sinta


" tidak perlu sayang, nanti juga di sadar sendiri" ucap daddy Darren sambil menahan tawa nya


" daddy" panggil mom sinta


" ok , sayang , aku akan mengangkat nya" ucap daddy darren yang tak bisa menolak permintaan istri nya, ia langung mengangkat papa diki menuju kamar yang sudah di sediakan untuk papa diki kalau dia sedang menginap di istana


" papa ku tidak akan kenapa napa kan mom?" tanya amel yang mencamas kan papa nya


" tidak sayang , sebentar lagi dia akan sadar" ujar mom sinta sambil mengelus lengan amel dengan lembut

__ADS_1


" oh ya , al, albian kemana mom , kenapa aku tak melihat nya" tanya amel ayng baru menyadari kalau diri nya belum melihat sang suami


" huff saat ini albian tengah menjalani pengobatan mel , dia terluka sangat parah . Sehingga membuat diri nya harus di rawat untuk sementara waktu" jelas mom sinta


__ADS_2