Dijodohkan Dengan Vampir Tampan

Dijodohkan Dengan Vampir Tampan
37


__ADS_3

amel langsung melotot saat ia mendengar kalau albian seorang pangeran dari kerajaan vampir


" jadi kamu seorang pangeran vampir" tanya amel


" ya sayang , kenapa" tanya albian yang melihat keterkejutan amel


" em gak paa" ucap amel


' kalau dia pangeran vampir , berarti dia juga harus memberikan keturunan seorang vampir dong untuk bisa meneruskan kerajaan nya nanti, sedangkan aku manusia mana bisa , apa dia akan mencari istri lagi yang sama seperti nya , untuk meneruskan kerajaan nya nanti , terus nasip aku bagai mana , kalau al nikah lagi' batin amel


Albian yang mendengarkan ucapan amel di dalam hati pun langsung memeluk amel


" istri aku hanya kamu dan aku tidak akan mencari istri yang lain sayang , jadi berhentilah berfikiran kalau aku akan mencari istri lain " ucap albian


amell langsung terkejut dengan apa yang di ucapan albian , ia berfikir apa kan albian bisa membaca pikiran nya


" sudah tidak usah di pikirkan , kamu mau gak aku ajak jalan jalan ke kerajaan vampir" ucap albian mengajak amel


" emang nya boleh aku main ke sana, aku takut nanti aku jadi santapan vampir yang ada di sana lagi" ucap amel


" gak akan sayang , ada aku , kamu tenang saja ya" ucap arsad meyakinkan amel


" ya udah tunggu sebentar , aku ganti baju dulu , gak mungkin kan kalau aku mau ke kerajaan dengan penampilan seperti ini" ucap amel


" ya udah sana jangan lama lama ya sayang " ucap albian


" ya" ucap amel yang langsung memasuki kamar nya untuk berganti pakaian, tak begitu lama amel pun keluar



" kamu kenapa berpakaian seperti itu" tanya albian yang merasa aneh dengan amel , soalnya cuaca hari ini sangat lah panas meskipun sudah sore


" ya gak papa ,aku cuma melindungi diri aja ,siapa tau nanti di sana ada yang hilaf ingin menggigit aku ,jadi sebelum itu terjadi aku sudah menutupnya terlebih dahulu, dengan switer ini" ucap amel


" hahaha kamu ini ada ada aja , emang nya kamu kira taring vampir gak bisa apa menembus switer kamu itu" ucap albian yang gemas dengan tingkah amel


" apa aku harus menambahkan syal untuk menebalkan nya, agar taring kalian tidak tembus saat menggigit ku" ucap amel


" gak usah sayang , kamu percaya sama aku kan , mereka semua sudah tau siapa kamu ,jadi mereka tidak akan berani mengganggu mu " ucap albian sambil mengelus kepala amel dengan gemas


" dari mana mereka tau, aku kan belum pernah bertemu dengan mereka" tanya amel yang bingung


" dari darah aku yang masuk ke darah mu sayang, jadi otomatis mereka akan tau siapa dirimu" ucap albian

__ADS_1


" oh begitu, ternyata itu fungsinya saat kamu menyatukan darah kita" ucap amel yang baru tau


" ya ,tapi bukan cuma itu aja ,aku juga bisa merasakan apa yang kamu rasakan , seperti yang ini" ucap albian sambil mengangkat tangan amel


" ya aku merasakan nya sayang, sayang kamu juga bisa memanggil aku lewat batin mu , sayang jika kamu sedang dalam bahaya, sebut saja nama ku di batin mu maka aku langsung akan datang menolong mu" ucap albian


" jadi aku bisa memanggil mu lewat batin ku" tanya amel


" ya ,aku juga bisa mendengar apa yang kamu ucapkan di batin mu" ucap albian sambil tersenyum


" jadi selama ini kamu bisa mendengarkan nya" tanya amel memastikan


" ya , aku hanya pura pura saja tidak mendengarkan nya" ucap albian


" apa jadi kamu tau semua setiap aku bicara dalam hati" tanya lagi amel


" iya sayang, udah ah ayo kita pergi , pasti mom sama dady sangat senang kamu datang mengunjugi mereka " ucap albian


" apa kamu yakin ay" tanya amel yang sedikit ragu


" iya sayang , ayo pegang tangan aku kita berangkat sekarang" ucap albian


" ya ayo kita keluar apartemen ,mobil kamu kan ada di parkiran" ucap amel


"mau ke kerajaan gak bisa pakai mobil sayang ,soal nya tempat nya itu di tengah tengah hutan dan di atas bukit " ucap albian


albian langsung memeluk pinggang amel


" pegangan sayang" ucap albian ,amel pun menuruti ucapan albian ia memeluk pinggang albian


dengan perlahan kako mereka pun langsung mengambang di udara


" ay ini beneran kita terbang" tanya amel


" ya sayang pegangan yang kuat ya kita akan terbang lebih tinggi lagi" ucap albian , amel pun memeluk albian dengan lebih erat lagi agar ia tidak terjatuh


" wahhhh pemandangan yang sangat bagus " ucap amel yang melihat keindahan kota dari ketinggian


" kamu suka sayang" tanya albian


" suka banget, makasih ya ay kamu mau ngajak aku terbang " ucap amel


" sama sama sayang" ucap albian sambil tersenyum saat melihat amel sangat bahagia , ia tidak menyangka kalau amel bisa menerima semuanya, bahkan amel tidak sama sekali keberatan dengan keadaan dirinya yang seperti ini

__ADS_1


" sayang , aku ingin mempercepat terbang kita ,bisa kamu menutup mata mu sayang " ucap albian


" loh kenapa aku harus menutup mata ku ay" tanya amel


" nanti kamu akan mutah sayang , jadi tutup dulu mata kamu saat sudah sampai nanti aku akan memberitahukan mu" ucap albian


" tapi aku sedang menikmati pemandangan yang indah ini ay" ucap amel menolak


" nanti setelah kita pulang dari kerajaan saja sayang kalau untuk saat ini cukup sampai di sini dulu ya" ucap albian


" ya udah deh ,tapi nanti kamu janji ya ajak aku terbang lagi" ucap amel


" ya sayang" ucap albian , amel pun langsung menutup kedua matanya sesuai perintah albian


" jangan mengintip ya sayang" ucap albian memperingati amel


" ya " jawab amel , setelah memastikan amel benar benar menutup matanya albian pun mempercepat laju terbang nya


"sayang buka lah mata mu " ucap albian


" apa kita sudah sampai" tanya amel yang pelan pelan membuka matanya


" ya itu kerajaan nya" ucap albian menunjuk kerajaan vampir



"waw ini kerajaan nya" tanya amel memastikan


" iya sayang , ayo kita tirun" ucap albian mengajak amel


" bagus banget ay ,kerajaan vampir nya" ucap amel


" nanti kamu bisa lihat lihat isi kerajaan nya saat kita turun " ucap albian , mereka perlahan lahan mendarat ke kerajaan vampir itu


" ay ada vampir disana" bisik amel pada albian


" mereka para penjaga kerajaan sayang" ucap albian


" kok muka nya serem banget ya ay" ucap amel


" ya nama nya juga untuk menjaga ke amanan sayang ,masa harus pilih yang ganteng ganteng sih, udah ayu masuk, aku yakin kalau mom sama dady sudah mengetahui kedatangan kita" ucap albian


" dari mana mereka tau ay, kita kan pergike sini dadakan" tanya amel

__ADS_1


" mereka mengirim penjaga untuk mengawal kamu sayang" ucap albian


" jadi aku sudah di kawal oleh penjaga vampir yang seram seram seperti mereka" tanya amel, albian hanya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya


__ADS_2