DILEMA DENDAM DAN CINTA

DILEMA DENDAM DAN CINTA
Bab 12


__ADS_3

setelah mereka selesai makan malam di sebuah restaurant, mereka langsung pulang. sesampainya mereka di rumah mereka langsung menuju kamar nya masing-masing.


dan saat Feli sampai di dalam kamarnya dia langsung merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur.


sedangkan di kamar Hendri, terlihat Hendri sedang menelpon Rangga.


"halo" ucap Hendri saat Rangga mengangkat telpon dari nya.


"iya, ada apa bos" ucap Rangga di Balik telpon.


"jangan panggil aku bos kalau bukan di jam kantor, panggil namaku saja" ucap Hendri pada Rangga. karena mereka berdua adalah teman satu letting.


"Ada apa hend?" ucap Rangga mengulang pertanyaannya.


"tolong suruh orang kepercayaan mu untuk cari tau asal usul Feli" ucap Hendri pada Rangga.


"emang ada apa. apakah dia melakukan kesalahan?" ucap Rangga bertanya pada Hendri.


"aku hanya ingin tau latar belakang nya saja" ucap Hendri pada Rangga.


"Ok" ucap Rangga. setelah itu sambungan telponnya terputus.


setelah sambungan telpon dari Rangga selesai, Hendri langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri dan mengganti pakaian. setelah itu dia langsung tidur.


***


pagi hari yang cerah, seperti biasa Feli bangun dari jam 5 subuh, melakukan aktivitas nya seperti biasa. dan setelah itu, dia langsung membangunkan Hendri dan mereka langsung ke kantor.


saat Feli lagi ada di kantin tiba-tiba ada yang masuk ke dalam ruangan nya Hendri.


"Hendri kenapa sih beberapa hari belakangan ini kamu sudah tidak pernah menghubungi ku lagi, kamu sudah berubah" ucap Sarah pada Hendri saat masuk ke ruangannya. dan terlihat Hendri sedang bekerja.


"soalnya aku lagi sibuk kerja" ucap Hendri pada Sarah.

__ADS_1


"tapikan kalau soal pekerjaan kantor kamu bisa menyuruh anak buah mu yang mengurus nya" ucap Sarah pada Hendri.


"aku tidak bisa mempercayakan hal-hal penting pada karyawan ku. harus aku yang tangani sendiri" ucap Hendri menjelaskan pada Sarah.


"aku mau tanya. perempuan kampungan yang bersama kamu malam itu saat kamu pergi party, itu siapa sih?" tanya Sarah pada Hendri.


"oh Feli. itu asisten baruku" ucap Hendri pada Sarah.


"kok aku nggak tau sih kamu punya asisten baru, emang Rangga kenapa?" tanya Sarah pada Hendri.


"oh Rangga masih jadi asistenku juga. tapi dia lagi minta cuti untuk beberapa hari. jadi untuk sementara Feli menggantikan posisi Rangga sementara. dan itu bukan aku yang pilih, itu papa yang pilihkan buat aku. jadi aku terpaksa ikut" ucap Hendri bohong pada Sarah.


"apa karna dia kamu berubah. sekarang kamu sudah tidak pernah ikut kita party lagi" ucap Sarah protes pada hendri.


"bukan gitu Sarah tapi memang aku lagi sibuk beberapa hari belakangan ini" ucap Hendri. pada Sarah.


"kamu tau tidak, waktu malam dimana kamu pulang mabuk dan di temani oleh asisten kamu yang kampungan itu dia menghajar anak buahku sampai babak belur" ucap sarah pada Hendri.


"aku tidak percaya" ucap Hendri pada Sarah.


"apa ternyata dia jago dalam olahraga bela diri juga tidak seperti yang aku kira selama ini" ucap Hendri di dalam hatinya. dan Hendri kagum pada Feli.


"sekarang kamu percaya kan pada omongan ku" ucap Sarah pada Hendri.


''iya sekarang aku percaya, nanti aku memarahi nya. kamu bisa pulang dulu soalnya kamu bisa lihat sendiri pekerjaanku lagi numpuk. dan satu lagi jangan temui aku di kantor apalagi jam kantor, kalau papa ku tau dia bisa marah besar." ucap Hendri pada Sarah.


"ok aku pergi dulu, jangan lupa nanti hubungi aku kalau kamu selesai kerja. kalau kamu tidak menghubungiku aku akan sering-sering ke sini" ucap Sarah pada Hendri. dan sarah langsung keluar dari ruangan Hendri meninggalkan Hendri sendiri di dalam ruangannya.


saat Sarah keluar, Feli langsung masuk ke dalam ruangan nya Hendri. ternyata dari awal percakapan nya Hendri dan Sarah, Feli mendengar semuanya sampai Sarah keluar. tapi saat feli masuk, dia seperti tidak mendengar apa-apa.


"dari mana saja kamu?" tanya Hendri saat Feli masuk.


"dari kantin tuan. ini aku bawakan tuan makanan. mari makan dulu tuan" ucap Feli pada Hendri sambil duduk di sofa. dan Hendri langsung berdiri dari kursi kerja nya dan pergi duduk di sofa bersama Feli untuk makan.

__ADS_1


"kamu sudah makan?" tanya Hendri pada feli.


"iya tuan aku sudah makan tadi di kantin" ucap Feli pada Hendri.


"apa Hendri sudah mulai tertarik padaku. karna tidak biasa nya dia tanya apa aku sudah makan atau belum " ucap Feli di dalam hati nya.


"sebenar nya kamu ini siapa. saat dekat dengan kamu aku sudah mulai nyaman, karna perhatian mu. dan aku mulai kagum padamu karna semua keahlian yang kamu sembunyikan" ucap Hendri di dalam hatinya.


***


malam hari saat Hendri sedang di dalam kamar nya. tiba-tiba Rangga menelpon nya.


"halo, apa kamu sudah mendapatkan informasi tentang feli" ucap Hendri saat mengangkat telpon dari Rangga.


"Halo hend, saya sudah menyuruh orang kepercayaannya kita untuk mencari tau latar belakang tentang Feli. tapi dia tidak menemukan sedikitpun informasi tentang dia. seakan-akan semua informasi tentang perempuan itu terblok dan tidak ada satu orangpun yang bisa melacak identitas nya" ucap Rangga pada hendri.


"apa sih yang bisa mereka kerjakan, masa untuk mencari informasi tentang satu orang saja tidak bisa" ucap Hendri kesal dan tanpa basa basi dia langsung memutus sambungan telpon dari Rangga.


sedangkan di luar kamarnya Hendri, di balik pintu nya ada Feli yang sudah mendengar semua ucapan nya dengan Rangga di telepon.


"berarti dia sudah mulai tertarik padaku. tapi untuk apa dia mencari tau tentang identitas ku yang sebenarnya. apa karna video yang Sarah tunjukkan padanya. apa dia sudah mulai curiga padaku" ucap Feli di dalam hatinya.


tidak lama setelah telpon dari Rangga terputus, Hendri langsung keluar dari kamar nya dan dia masih mendapati Feli di depan kamar nya dan feli pun kaget.


''sedang apa kamu di depan kamar ku?'' tanya Hendri pada feli.


"aku baru saja mau mengetuk pintu kamarnya tuan Hendri. karna aku sudah lapar. tapi tuan keburu keluar" ucap Feli bohong pada Hendri.


"ayo kita pergi makan di restaurant tempat biasa kita makan" ucap Hendri pada feli.


"kok beberapa hari belakangan ini sifat nya Hendri tidak galak lagi sudah mulai baik padaku. apa rencanaku berhasil" ucap Feli di dalam hati nya.


"ok aku ganti baju dulu" ucap Feli pada Hendri.

__ADS_1


"tidak usah begitu saja" ucap Hendri pada feli.


__ADS_2