
pagi hari yang cerah seperti biasa Feli selalu bangun dari jam 5 pagi. setelah bangun dia langsung membersihkan seluruh apartemennya Hendri dan menyiapkan sarapan.
kemudian Feli ke kamarnya Hendri untuk membangunkan hendri. setelah Hendri bangun, Feli langsung menuju kamarnya untuk mandi dan bersiap-siap untuk ke kantor. setelah selesai mereka langsung menuju meja makan untuk sarapan.
"sebentar malam kamu ada acara tidak?" ucap Hendri pada feli di sela-sela mereka makan.
"tidak ada tuan. emang ada apa yah?" tanya Feli pada Hendri.
"mau tidak? sebentar malam temani aku hadirin acara teman ku. dia baru datang dari luar negeri dan sudah lama kita tidak bertemu. dan kebetulan dia buat acara, dan dia ngundang semua teman-temannya kita semua termaksud aku" ucap Hendri pada feli.
"dia sudah banyak berubah. dia tidak pernah lagi berkata kasar padaku. apa rencanaku sudah berhasil yaitu membuatnya untuk menyukai ku" ucap Feli bertanya-tanya di dalam hatinya.
"iya tuan. nanti saya temani tuan sebentar malam untuk hadiri acara temannya tuan" ucap Feli pada Hendri.
setelah mereka selesai sarapan, mereka langsung menuju ke perusahaan. sesampainya mereka di perusahaan saat Hendri dan Feli sudah ada di ruangannya Hendri, Hendri langsung menerima telpon dari Rangga.
"halo" ucap Hendri saat menerima telpon dari Rangga.
"halo pak, saya sudah menyuruh orang kepercayaannya kita untuk mencari tau tentang perusahaan yang memenangkan tender. perusahaan tersebut di pimpin oleh orang luar tuan. dan saya tidak menemukan keganjalan apapun dan kecurangan apapun" ucap Rangga pada Hendri di balik telpon.
setelah mendengar ucapannya Rangga di balik telpon, Hendri langsung memutus sambungan telpon nya.
"dasar nggak becus" ucap Hendri saat telponnya terputus.
"ada apa tuan. apa ada masalah?" tanya Feli pada Hendri.
"Rangga menelpon bahwa dia tidak menemukan bukti kecurangan apapun dari perusahaan yang memenangkan tender itu. padahal jelas-jelas mereka mencuri idenya kita" ucap Hendri menjelaskan pada Feli.
"syukurlah ternyata Daddy dan kak Aaron mengurusnya dengan sangat baik" ucap Feli di dalam hatinya.
__ADS_1
"tuan Hendri mau minum apa biar saya ambilkan di kantin. biar tuan Hendri merasa adem" ucap Feli pada Hendri.
"ambilkan saya es jus jeruk" ucap Hendri pada feli. dan Feli langsung pergi ke kantin untuk mengambilkan Hendri minum.
setelah selesai mengambil jus, dia langsung kembali ke ruangan nya Hendri. tapi saat dia masuk, Hendri tidak terlihat. dan saat mendengar suara air mengalir di dalam WC ternyata Hendri sedang ada di dalam WC.
saat Feli sedang menunggu Hendri keluar dari WC, tiba-tiba hp Hendri berbunyi, menandakan ada pesan masuk. dan Feli dengan sengaja membacanya, karna hp nya Hendri di taruh di atas meja kerja nya saat ia masuk ke WC, ternyata itu adalah pesan dari Surya Sanjaya.
''hendri, tolong jemput adikmu di bandara. dia akan tiba di Indonesia siang ini" ucap Surya dalam pesan yang ia kirim di hp Hendri.
saat Feli selesai membaca pesan dari Surya untuk Hendri, ia langsung menghapusnya dari hp Hendri dan menaruh hp nya seperti semula.
tidak lama setelah itu, akhirnya Hendri keluar dari WC.
"ini tuan minumannya sesuai yang tuan minta tadi" ucap Feli pada Hendri dan memberikan minuman jus pada hendri.
"tuan saya kembali ke kantin dulu, soalnya saya lupa membayar minuman yang saya ambilkan untuk tuan" ucap Feli bohong pada Hendri.
Tapi sebelum Feli menelpon Aaron, terlebih dahulu dia mengiriminya pesan untuk meminta nomor hp nya melalui Instagram-nya karna saat datang ke Indonesia Aaron pasti mengganti nomornya. dan dengan cepat langsung di balas oleh Aaron dan Aaron langsung memberi Feli nomornya.
"halo" ucap Aaron saat mengangkat telpon dari Feli.
"halo kak, aku mau kakak membantuku untuk mengurus adik nya Hendri. aku tidak mau kalau rencana nya kita gagal total hanya gara-gara kehadiran adik nya itu" ucap Feli pada Aaron di balik telpon.
"emang kenapa dengan adik nya Hendri?" tanya Aaron pada Feli.
"Adiknya Hendri tiba siang ini di bandara X indonesia. dan Surya menyuruh Hendri untuk menjemput adik nya di bandara siang ini. tapi aku tidak mau dulu kalau Hendri bertemu dengan adik nya sekarang. Aku minta bantuan nya Kak Aaron agar bisa mengurus itu untuk ku" ucap Feli pada Aaron.
"ok nanti biar kakak saja yang urus soal adik nya Hendri. kamu tidak usah khawatir tentang itu, kamu fokus aja sama rencana kamu itu" ucap Aaron pada Feli.
__ADS_1
"makasih yah kak. BTW udah dulu nanti di lanjut lagi ngobrol nya lain waktu" ucap Feli pada Aaron. dan sambungan telponnya terputus. setelah itu feli kembali ke ruangannya Hendri.
***
saat siang hari, Di sebuah bandara Indonesia terlihat seorang gadis cantik seusia Felicia baru turun dari pesawat. dia adalah Tasya Sanjaya adiknya Hendri Sanjaya dan anak dari Surya Sanjaya.
"Awwwww'' ucap Tasya karna tiba-tiba ada tubuh laki-laki yang menabrak nya.
"maaf nona. saya tidak sengaja. apa nona terluka?" ucap Aaron bohong pada Tasya. karna sebenarnya dia sengaja menabrak tubuhnya Tasya untuk menarik perhatiannya. saat tasya melihat muka Aaron, ia terpukau oleh kegantengannya Aaron.
"tidak apa-apa lagian ini tidak di sengaja" ucap Tasya pada Aaron.
"nona baru tiba?" tanya Aaron pada Tasya basa basi.
''iya saya baru datang dari luar negeri" ucap Tasya pada Aaron.
"perkenalkan nama saya Aaron" ucap Aaron pada tasya Sambil mengulurkan tangan nya untuk salaman pada Tasya.
"Saya Tasya Sanjaya" ucap Tasya memperkenalkan diri pada Aaron. sambil mengulurkan tangannya dan bersalaman dengan Aaron.
"nona cantik" ucap Aaron memuji Tasya.
"makasih" ucap tasya sambil senyum karna sedikit malu dengan pujian yang keluar dari mulut Aaron.
"apakah nona mau saya traktir makan untuk ucapan permintaan maafku karna sudah menabrak nona?" ucap Aaron menawarkan traktiran untuk Tasya.
"boleh tapi saya telpon supirku dulu untuk membawa koperku" ucap Tasya pada Aaron.
"nona tidak usah menelpon supir. nanti saya saja yang membawa koper nona dan nanti selesai makan baru saya yang akan mengantar nona pulang" ucap Aaron pada Tasya.
__ADS_1
dan akhirnya Tasya setuju dengan ucapan Aaron. setelah itu, mereka langsung menuju salah satu reataurant ternama di kota itu.