DILEMA DENDAM DAN CINTA

DILEMA DENDAM DAN CINTA
Bab 33


__ADS_3

''apa Daddy sudah tau kalau kak aaron sudah menikahi adiknya Hendri?" tanya Feli pada Aaron.


''daddy belum tau. tujuan aku menikahi Tasya agar aku ingin Hendri merasakan apa yang aku rasakan juga'' ucap Aaron pada Feli.


''aku hanya pesan sama kak Aaron tolong perlakukan dia seperti kakak memperlakukanku, intinya jangan kasar pada Tasya'' ucap Feli pada Aaron.


''kamu jangan khawatir, akut tidak akan melukainya. walaupun aku sudah sah menjadi suaminya tapi aku belum menyentuhnya soalnya aku lagi sibuk sama urusan perusahaan'' ucap Aaron pada Feli.


''terserah kak Aaron aja soalnya aku percaya sama Kakak. BTW sudah dulu yah kak aku mau istirahat dulu'' ucap Feli pada Aaron.


***


keesokan harinya, Feli bangun dari pagi-pagi sekali dan terlihat dia sudah rapi dan siap untuk masuk kerja karna keadaannya Feli sudah sehat kembali.


tidak lupa sebelum berangkat kerja Feli selalu sarapan makanan yang sehat khusus untuk ibu hamil. saat Feli lagi sarapan tiba-tiba hpnya berdering saat dia melihatnya ternyata itu dari Marcel


''halo dad'' ucap Feli saat mengangkat telpon dari Marcel.


''halo sayang apa kabar?" ucap Marcel bertanya tentang keadaannya Feli.


''alhamdulilah baik dad. bagaimana kabarnya Daddy?" tanya Feli pada Marcel.


''alhamdulilah baik juga. Daddy dengar dari mang Ujang kemarin kamu tidak masuk kerja karna kamu sedang sakit'' ucap Marcel pada Feli. karna selama Feli di Indonesia, mang Ujang selalu wajib melaporkan kesehariannya Feli pada Marcel dan Feli sendiri tau itu.


''iya dad aku mungkin sedikit kecapean, tapi sekarang aku sudah baikan dan sekarang aku sudah siap-siap untuk berangkat kerja'' ucap Feli pada Marcel.


''btw ada yang ingin Daddy sampaikan sama kamu'' ucap Marcel pada Feli.


''apa itu dad. Feli jadi penasaran'' ucap feli pada Marcel.

__ADS_1


''sebentar temannya Daddy mau adakan pesta dan dia mengundang semua bos-bos perusahaan besar termaksud Daddy juga di undang untuk menghadiri acara tersebut. jadi Daddy minta tolong sama kamu, agar kamu bisa menghadiri pesta dari temannya Daddy untuk mewakili Daddy. kamu bisa kan? kebetulan kamu sudah cukup kenal sama anak pertamanya yang laki-laki dia juga seusia kakakmu'' dan juga dia teman dekat nya kakakmu dan kebetulan Klian sudah lumayan lama tidak ketemu'' ucap Marcel pada Feli.


''iya Daddy, aku pasti bisa. nanti Daddy kirim saja alamatnya lewat SMS'' ucap Feli pada marcel.


''baik sayang. nanti Daddy kirim alamatnya'' ucap Marcel pada Feli. setelah mereka selesai berbicara, mereka langsung memutus sambungan telponnya.


setelah sambungan telpon dari Marcel terputus, Feli langsung menuju perusahaan.


***


sedangkan di perusahaan milik keluarga sanjaya, terlihat Hendri sedang berbincang dengan surya yang baru masuk keruangan nya Hendri.


''hendri, sebentar teman papa pemilik perusahaan sebelah mau mengadakan acara. dan papa di undang tapi papa tidak sempat hadir karna papa masih sibuk mencari keberadaannya adikmu. jadi papa minta tolong sama kamu agar kamu bisa menggantikan papa menghadiri acara tersebut'' ucap Surya pada hendri.


''tapi pa, aku lagi malas menghadiri pesta'' ucap Hendri menolak permintaan Surya.


''kamu harus bisa hadir menggantikan papa. karna itu kesempatan kamu agar kamu bisa berkomunikasi baik dengan mereka, agar mereka mau bekerja sama dengan perusahaan nya kita. kebetulan beliau punya 2 orang anak. anak pertamanya yaitu laki-laki seumuran dengan kamu. dan anak keduanya adalah perempuan seumuran dengan adikmu. kamu bisa mendekati anak keduanya untuk menarik minat ayahnya agar mau bekerja sama dengan perusahaan nya kita'' ucap Surya pada Hendri.


''ayolah Hendri, ini demi perusahaan nya kita. kamu mau perusahaan nya kita bangkrut dalam sekejap'' ucap Surya pada Hendri.


''baiklah pa. untuk kali ini saja aku akan mendengar apa kata papa jadi aku akan menghadiri pesta itu demi perusahaan nya kita'' ucap Hendri pada Surya.


***


malam hari terlihat Feli sudah selesai berpakaian. dia memakai dress navy dan itu membuat dia terlihat sangat cantik di tubuhnya yang putih mulus dan terlihat lekukan tubuhnya yang cantik. walaupun dia sedang berbadan 2 tapi perutnya masih rata seperti biasanya. setelah selesai berpakaian, Feli langsung menelpon mang Ujang.


''halo, sekarang mang Ujang ada di mana?" tanya feli pada mang Ujang di balik telpon.


''saya sudah di luar non sudah menunggu non di dalam mobil'' ucap mang Ujang pada Feli.

__ADS_1


''ok aku segera keluar'' ucap Feli pada mang Ujang. dan Feli langsung memutus sambungan telponnya.


setelah itu feli langsung keluar menuju mobil. sesampainya, Feli langsung masuk ke dalam mobil. dan mang Ujang langsung melajukan mobilnya ke tempat acara.


''non Feli cantik sekali malam ini'' ucap mang Ujang memuji Feli.


''emang selama ini aku jelek yah mang?" ucap Feli pada mang Ujang.


''tidak non. non Feli selama ini sangat cantik tapi malam ini jauh lebih cantik lagi non'' ucap mang Ujang pada Feli.


''makasih mang Ujang untuk pujiannya'' ucap Feli pada mang ujang sambil tersenyum.


''sama-sama non'' ucap mang Ujang pada Feli.


''mang Ujang kok ada mobil yang ngikutin kita sih dari belakang'' ucap Feli pada mang Ujang.


''iya non. itu mobil bodyguardnya non Feli yang disuruh oleh pak Marcel untuk menjaga non feli'' ucap mang Ujang.


''astaga Daddy ini. dia kira aku masih anak kecil yang harus di jagain'' ucap Feli pada mang Ujang.


''iya non, asal non feli tau ada 5 orang bodyguard di dalam mobil itu. mungkin daddy nya non Feli khawatir nanti ada orang suruhannya pak Surya yang mau jahatin non feli di acara, kan kita tidak tau untuk jaga-jaga saja'' ucap mang Ujang pada Feli.


saat mang Ujang menyebut nama Surya spontan Feli langsung tiba-tiba mengingat perusahaan milik Sanjaya.


''kalau semua boss perusahaan di undang, berarti ada yang akan mewakili perusahaan milik Sanjaya. kira-kira siapa yah yang akan hadir di acara itu?'' ucap Feli bertanya-tanya di dalam hatinya.


sedangkan di tempat acara Hendri sudah tiba. dan terlihat dia memakai kemeja hitam dan setelan jas navy. dia terlihat sangat tampan sekali dan semua mata perempuan-perempuan terpukau oleh kegantengannya.


dan saat Hendri masuk ke dalam acara tempat pesta, dia langsung menghampiri tuan rumah yang membuat pesta yaitu pak Ginanjar dan di dampingi oleh 2 orang anaknya.

__ADS_1


''halo om apa kabar?" ucap Hendri menyapa pak Ginanjar.


''alhamdulilah baik. apa papa kamu tidak datang?" tanya Ginanjar pada Hendri.


__ADS_2