DILEMA DENDAM DAN CINTA

DILEMA DENDAM DAN CINTA
Bab 23


__ADS_3

''apa aku boleh tanya?" ucap Feli pada Tasya.


''kak Feli mau tanya apa?" ucap Tasya pada Feli.


''kalau perempuan yang bernama Sarah itu siapanya Hendri?" tanya Feli pada Tasya.


''oh Sarah. kakak jangan khawatir. kak Hendri itu sudah lama bersahabat sama Sarah. dan mereka hanya sekedar bersahabat saja tidak lebih. tapi memang papa tidak suka kalau kak Hendri dekat-dekat dengan Sarah soalnya Sarah itu selalu mempengaruhi hal-hal buruk pada kak Hendri. contohnya dia selalu ngajak kak Hendri keluar saat jam kantor, selalu ngajak kak Hendri party setiap malam dan minum minuman beralkohol'' ucap Tasya pada Feli.


''oh" ucap Feli.


''BTW aku lihat mukanya kak Feli kaya tidak asing, kaya mukanya teman aku" ucap Tasya pada Feli.


''Apakah mukaku terlalu familiar?" ucap Feli pada tasya.


"pasti dia mau kasih mirip aku sama kak Aaron" ucap Feli di dalam hatinya. karna Tasya melihat Feli sedikit mirip dengan Aaron. dan memang mereka sangat mirip saat tinggal di Amerika orang di sana percaya bahwa Feli adalah adiknya Aaron karna mereka sangat mirip. walaupun mereka bukan saudara kandung tapi mungkin karna mereka masih ada hubungan sebagai saudara sepupu jadi mereka masih wajar kalau mirip.


di saat mereka lagi asyik ngobrol, tiba-tiba ada pesan masuk di hp Tasya. dan saat Tasya melihatnya ternyata itu dari Aaron.


''ketemuan yuk, sekarang aku tunggu di restaurant X" ucap Aaron pada Tasya dalam sebuah pesan.


"ok aku segera ke sana" tulis Tasya membalas pesan Aaron.


''BTW aku pulang dulu yah kak, nanti kita lanjut lagi ceritanya. dan ceritanya kita kali ini, baru aku yang bercerita tentang kak Hendri. kalau kita bertemu selanjutnya aku tunggu cerita tentang kak Feli sendiri karna aku ingin tau tentang kak Feli" ucap Tasya pada Feli. setelah itu dia langsung keluar dari apartemennya Hendri dan otw ke restaurant tempat ia janjian dengan Aaron.


setelah Tasya pergi, Feli langsung pergi ke kamarnya Hendri dan melanjutkan tidurnya karna dia masih ngantuk.


***


di sebuah restaurant terlihat sudah ada Aaron yang duduk dan sedang menunggu Tasya di salah satu meja.

__ADS_1


kurang lebih setengah jam dia menunggu Tasya, akhirnya dia datang juga.


''hai" ucap Tasya saat menghampiri Aaron.


"kirain kamu nggak datang" ucap Aaron pada Tasya.


"datanglah masa tidak. BTW kamu udah lama nunggu aku?'' tanya tasya pada Aaron.


''lumayan" ucap Aaron pada Tasya.


''BTW kamu mau pesan apa?" tanya Aaron pada Tasya.


''samain aja sama yang kamu pesan'' ucap Tasya pada Aaron. dan Aaron langsung memanggil pelayan untuk memesan makanan. beberapa saat setelah pesan, pelayannya langsung mengantarkan makanan pesanannya mereka dan mereka langsung makan.


''pacarmu tidak marah kalau lihat kita makan berdua begini?" ucap Tasya pada Aaron. di sela-sela mereka makan.


''kan dari awal kita ketemu, kamu sudah pernah tanya itu dan aku sudah bilang kalau aku tidak punya pacar'' ucap Aaron memberitahu Tasya.


''bukan jomblo tapi belum menemukan orang yang tepat aja untuk ibu dari anak-anakku nanti. karna untuk saat ini aku tidak lagi memikirkan hubungan pacaran lagi tapi aku memikirkan untuk memiliki hubungan yang serius dan ketika menemukan aku akan ajak nikah aja'' ucap Aaron pada Tasya.


''kalau aku masuk tipe kamu tidak?" tanya Tasya pada Aaron.


''bisa jadi'' ucap Aaron pada Tasya.


''BTW kamu itu mirip sekali sama istrinya Kakak ku. dari matamu, hidungmu, mulutmu dan bentuk mukamu. tapi bedanya kamu itu versi laki-lakinya dan istri kakakku itu versi perempuannya" ucap Tasya memberitahu aaron.


''masa sih'' ucap Aaron menunjukkan ekspresi tidak percaya. tapi sebenarnya dia tau apa yang di maksud oleh Tasya.


''aku serius, nanti kapan-kapan aku temuin kalian berdua'' ucap Tasya pada Aaron.

__ADS_1


"ok. btw kita jangan bahas itu soalnya ada yang ingin aku bicarakan sama kamu" ucap Aaron pada Tasya.


''mau bicara tentang apa?" tanya tasya pada Aaron.


"jujur dari awal aku ketemu sama kamu di bandara, aku sudah mulai tertarik sama kamu. jujur kamu itu perempuan tipeku di tambah lagi kamu cantik" ucap Aaron pada tasya.


''ternyata kamu pintar gombal juga" ucap Tasya pada Aaron.


''aku serius aku mau kenalan sama keluargamu" ucap Aaron pada Tasya.


''bisa mati aku kalau sampai papa dan kak Hendri tau kalau aku berhubungan sama laki-laki tanpa sepengetahuannya'' ucap Tasya di dalam hatinya. karna Surya dan Hendri sangat menjaga tasya agar tidak dekat dengan sembarang orang terutama laki-laki.


''tapi kak papa aku lagi ada di luar negeri sedangkan kakak aku masih sibuk kerja. jadi nanti ada waktu baru aku pertemukan kamu dengan mereka" ucap Tasya mencari alasan pada Aaron.


''berarti dia sudah mulai percaya padaku. kalau aku ingin bertemu dengan keluarganya dan serius padanya'' ucap Aaron di dalam hatinya.


karna sebenarnya Aaron juga sudah tau kalau Tasya tidak mungkin akan mempertemukan Aaron dengan Surya dan Hendri.


Aaron juga tidak mau bertemu dengan mereka. sebenarnya Aaron mengatakan begitu pada Tasya agar dia bisa lebih dekat lagi dengan Tasya dan dia bisa mencari informasi yang lebih akurat dari Tasya.


''tapi sebelum aku ketemu sama mereka aku ingin kamu menceritakan tentang keluargamu satu persatu padaku karna aku ingin saat aku ketemu mereka, aku tidak merasa canggung lagi'' ucap Aaron pada Tasya.


''ok aku akan bercerita sedikit tentang keluargaku. ibuku sudah meninggal saat usiaku baru 7 tahun. dan sejak saat itu aku hanya tinggal bersama papa dan kakakku. dan setelah aku lulus SMA, aku tinggal sendiri di luar negeri untuk melanjutkan sekolahku di sana. tapi sebulan sekali papa atau bukan kakakku pergi menjengukku di sana'' ucap Tasya pada Aaron.


''kalau di matamu, papa kamu itu orang yang seperti apa?" tanya Aaron pada Tasya. karna Aaron penasaran apa pendapat Tasya tentang Surya.


''intinya papaku adalah orang yang paling aku takuti. apalagi kalau dia sedang marah'' ucap Tasya menjawab pertanyaan Aaron.


''kalau kakak mu?" tanya Aaron pada Tasya.

__ADS_1


''kalau tidak salah kakakku itu seusia kamu. biasanya kalau aku ngeluh tentang sesuatu aku selalu ngeluh sama kak Hendri. tapi aku sangat takut sama kak hendri. bukan takut bagaimana juga tapi karna aku takut mengecewakan nya. karna kak Hendri itu sangat menyayangi ku'' ucap Tasya pada Aaron.


''setelah mendengar ceritamu tentang papa dan kakakmu, aku jadi ingin cepat ketemu sama mereka untuk memberitahu mereka bahwa aku serius berhubungan sama kamu'' ucap Aaron pada Tasya.


__ADS_2