
"saya mau antar kemana?" ucap Rangga bertanya pada Hendri.
"kita pulang saja" ucap Hendri pada Rangga.
Setelah mendengar perintah Hendri, Rangga langsung melajukan mobilnya ke apartemennya Hendri.
Saat mobil yang mereka tumpangi melaju, tiba-tiba hp Feli berbunyi menandakan ada yang mengirim pesan.
💬 "misi mu di mulai dari sekarang. apapun yang di lakukan oleh Hendri dan kemanapun dia pergi, kamu harus melaporkannya padaku. dan aku ingin kamu membuatnya menjauh dari Sarah dan bisa mendengar apa kataku" tulis Surya dalam pesan yang ia kirim pada Feli.
di perjalanan, suasana di dalam mobil tampak hening. terlihat pandangan Feli tetap lurus ke depan dan sesekali menoleh kearah jendela mobil yang terbuka untuk melihat keluar.
"berapa uang yang papaku berikan sama kamu untuk menjadi istriku?" ucap Hendri pada feli memecah keheningan di dalam mobil. tapi Feli tidak menjawab pertanyaan Hendri dan ia tetap menatap ke arah jendela mobil yang terbuka seakan-akan dia tidak mendengar apa yang di ucapkan oleh Hendri.
"aku di janjikan uang yang cukup banyak oleh papamu itu dan itu menurutku sebagai bonus saja. tapi tujuan utamaku adalah menghancurkan keluarga mu itu" ucap Feli di dalam hatinya.
"hei apa kamu tuli tidak menjawab pertanyaannya" ucap Surya pada Feli dengan suara yang sedikit tinggi karna dia kesal tidak di jawab oleh Feli.
"sudahlah hen. bicara itu jangan keras-keras nanti istrimu itu takut. lagian janganlah berprasangka buruk pada istrimu" ucap Rangga menasehati Hendri.
setelah mendengar ucapan Rangga Hendri pun diam. dan Feli tetap tidak mengeluarkan satu katapun walaupun Hendri sudah bicara padanya dengan nada keras.
sesampainya mereka di apartemen, Hendri dan feli langsung turun dari mobil dan Feli langsung mengikuti hendri masuk sedangkan Rangga langsung pulang.
sesampainya di dalam apartemen, Hendri menuju sebuah kamar dan membuka nya.
"ini kamar mu, selama kamu menjadi istriku jangan harap kita akan melakukan hubungan layaknya suami istri pada umumnya. karna aku terpaksa menikah dengan kamu" ucap Hendri pada feli. setelah itu Hendri langsung menuju kamarnya untuk istirahat.
"Syukurlah. kalau bukan karna balas dendam ku aku juga tidak mau menikah dengan kamu" ucap Feli di dalam hatinya saat Hendri sudah pergi.
__ADS_1
setelah Hendri menuju kamarnya, Feli langsung masuk dan mengunci pintu kamarnya dan dia juga langsung melempar tubuhnya ke atas tempat tidur untuk istirahat.
***
Sore hari feli terbangun, karna ada yang tiba-tiba mengetuk pintu kamarnya. saat Feli membukanya ternyata itu adalah Hendri.
"ada apa" ucap Feli pada Hendri setelah membuka pintu kamarnya.
"ikut aku di ruang tamu, ada yang ingin aku bicarakan empat mata sama kamu" ucap Hendri pada feli. tanpa menjawab Feli langsung mengekor di belakang Hendri dan mengikutinya ke ruang tamu.
"siapa namamu. soalnya saat ijab Kabul tadi aku hanya membaca teks nya saja" ucap Hendri pada feli.
"Feli" ucap Feli menjawab seadanya.
"oh. saat saya berbicara, kamu jangan coba-coba untuk menjawab ku atau memotong pembicaraanku. btw kamu tau kan aku menikahi mu karna terpaksa dan juga kamu bukan perempuan tipeku. dan aku tidak tau apa maksudmu mau menikah denganku. tapi pasti kamu mau menikah dengan ku, karna papaku pasti memberimu uang. karna perempuan seperti kamu sama saja dengan perempuan di luar sana akan melakukan segala hal demi mendapatkan uang. dan aku tau dari penampilanmu kamu pasti dari keluarga miskin yang tidak punya bakat apa-apa yang melakukan apapun demi mendapatkan uang. tapi sayangnya aku tidak kasian dan tidak tertarik sedikitpun dengan kamu" ucap Hendri pada feli.
"kalau bukan untuk membalaskan dendam keluargaku pada keluargamu aku juga tidak mau menikah dengan kamu" ucap Feli di dalam hatinya.
"saya tidak menjawab ucapanmu karna kamu bilang saat kamu berbicara aku tidak boleh ikut berbicara" ucap Feli pada Hendri.
"aku ingin buat perjanjian sama kamu. karna aku tidak mau kalau kamu tinggal gratis di sini. kebetulan pembantu yang selama ini bekerja denganku masih pulang kampung tidak tau berapa lama baru dia kembali. jadi aku mau kamu menggantikannya untuk membersihkan rumah selama pembantuku belum masuk kerja" ucap Hendri pada feli.
"tapikan aku bukan pembantu" ucap Feli protes pada Hendri.
"tidak ada kata tapi. itu sudah tugas kamu selama menjadi istriku" ucap Hendri pada feli.
"gila, emang dia kira aku datang kesini untuk jadi pembantunya. tapi aku harus sabar untuk awal-awal karna untuk usaha yang sukses harus butuh pengorbanan" ucap Feli di dalam hatinya.
"dan satu lagi, selama kamu masih berstatus sebagai istriku kamu harus memanggilku dengan sebutan tuan Hendri, terkecuali ada papaku kamu bisa menyebut namaku saja"ucap Hendri pada feli. setelah itu Hendri menyuruh Feli untuk kembali ke kamarnya.
__ADS_1
"Aku akan membuatmu tidak betah saat tinggal di sini bersamaku. sampai kamu sendiri yang akan meninggalkan tempat ini" ucap Hendri di dalam hatinya.
"dia kira aku orang yang lemah yang tidak bisa ngapa-ngapain. aku bersumpah demi nama ke dua orang tuaku aku akan membuatmu jatuh cinta padaku dan setelah itu aku akan meninggalkanmu dan akan membuat keluarga sanjaya hancur terutama papamu itu yaitu Surya Sanjaya harus meminta maaf padaku atas semua perbuatan nya pada keluargaku" ucap Feli saat tiba di kamarnya.
***
saat malam hari, tiba-tiba Hendri mendapat telpon dari Sarah.
"halo" ucap Hendri saat menjawab telpon dari Sarah.
kamu jadi datangkan di acara party malam ini sama teman-teman" ucap Sarah di balik telpon.
"jadi dong masa tidak jadi" ucap Hendri.
dan saat melihat jam di dinding kamarnya ternyata sudah jam 8 malam.
"sudah dulu yah, aku siap-siap dulu bentar lagi aku OTW ke situ" ucap Hendri pada Sarah. dan sambungan telponnya terputus. setelah sambungan telpon dari Sarah putus, Hendri langsung mandi dan bersiap-siap.
setelah selesai bersiap-siap, dia langsung menuju kamarnya Feli dan mengetuk pintu.
Tok... tok... tok... (suara Hendri mengetuk pintu).
setelah beberapa kali Hendri mengetuk pintu kamarnya Feli, akhirnya Feli membukanya.
"ada apa tuan Hendri?" ucap Feli saat membuka pintu kamarnya.
"aku mau keluar sama teman-teman ku. jadi kamu jaga rumah" ucap Hendri pada feli.
"emangnya aku satpam harus jaga rumah" ucap Feli di dalam hatinya.
__ADS_1
"aku mau ikut. aku takut sendirian di rumah" ucap Feli bohong pada Hendri.
"kamu tidak boleh ikut karna aku mau ketemu teman-teman ku" ucap Hendri melarang feli.