DILEMA DENDAM DAN CINTA

DILEMA DENDAM DAN CINTA
Bab 21


__ADS_3

''tapi kak, aku tidak biasa'' ucap Feli pada Hendri.


''kamu harus terbiasa'' ucap Hendri pada feli sambil mencium leher Feli dari belakang.


''kak lepasin, soalnya aku mau pake baju dulu nanti kita terlambat'' ucap Feli pada Hendri sambil melepas pelukannya Hendri.


''cepat pake baju aku tunggu di sini" ucap Hendri pada feli. sambil melepaskan pelukannya dari Feli.


''tapi kak aku masih mau pake baju'' ucap Feli pada Hendri.


''aku ini suamimu jadi aku juga berhak untuk melihat tubuhmu itu" ucap Hendri pada feli. karna sudah cape berdebat dengan Hendri, akhirnya dia terpaksa memakai baju di depan Hendri.


setelah selesai, mereka langsung menuju ruang makan untuk sarapan. setelah itu, mereka langsung menuju perusahaan dan seperti biasa Rangga yang menyetir.


sesampainya mereka di perusahaan, mereka langsung menuju ruangannya Hendri.


''pak, ada yang sudah menunggu bapak di ruangannya bapak, katanya teman wanitanya bapak yang bernama Sarah" ucap salah satu karyawannya saat Hendri dan Feli menuju ruangannya.


''itu pasti perempuan yang waktu itu" ucap Feli di dalam hatinya.


"kak hendri aku ke kantin dulu" ucap Feli pada Hendri. karna Feli malas untuk bertemu dengan Sarah.


''ok. tapi jangan lama'' ucap Hendri pada feli. dan Hendri langsung masuk ke dalam ruangannya sedangkan Feli langsung ke kantin.


Saat Hendri masuk keruangan nya, ternyata benar sudah ada Sarah di dalam sedang menunggunya.


"Hendri, kenapa kamu tidak pernah menghubungiku lagi?'' tanya Sarah pada Hendri saat hendri baru masuk ruangannya.


"Sarah, kan aku sudah pernah bilang sama kamu. jangan datang temui aku di perusahaan apalagi ini masih jam kerja" ucap Hendri pada Sarah.


''kenapa sih beberapa bulan belakangan ini kamu tidak pernah menghubungiku lagi. kamu juga sudah berubah tidak pernah ikut party lagi sama aku dan teman-teman" ucap Sarah pada Hendri.


"kan aku sudah bilang kalau beberapa bulan belakangan ini aku sangat sibuk mengurus perusahaan karna papa lagi di luar negeri. jadi semua pekerjaan aku yang tangani'' ucap Hendri pada Sarah.


''emang sejak kapan papamu ke luar negeri" tanya Sarah pada Hendri.

__ADS_1


"sejak 3 bulan yang lalu" ucap Hendri pada Sarah.


"kalau aku tau pasti aku akan sering ke sini temui Hendri" ucap Sarah di dalam hatinya.


"Sarah aku mohon kamu segera pergi. karna aku tidak pernah tau kapan papa aku akan kembali dari luar negeri, bisa saja hari ini. jadi aku mohon sama kamu, jangan dulu datang temui aku di perusahaan. walaupun kita jarang bertemu kamu akan tetap jadi sahabat terbaikku. dan sampai kapanpun kamu akan tetap menjadi sahabatku dan aku tidak akan pernah melupakanmu" ucap Hendri pada Sarah.


''kenapa sih kamu selalu menganggap ku sahabat. aku tidak rela karna kamu selalu menganggap ku seperti itu. padahal aku sangat mencintaimu tapi kamu tidak pernah menganggap ku lebih dari itu" ucap Sarah di dalam hatinya.


''baiklah aku akan pergi sekarang. tapi aku akan datang lagi" ucap Sarah pada Hendri sambil memeluk Hendri.


dan saat Sarah memeluk Hendri tiba-tiba Feli masuk dan melihat mereka berpelukan.


''maaf'' ucap Feli saat melihat mereka berpelukan setelah itu dia kembali keluar dan menutup pintu.


''feli tunggu" ucap Hendri pada feli tapi Feli sudah terlanjur keluar.


''kenapa sih asisten kamu lancang sekali masuk kedalam ruangan mu tanpa mengetuk pintu dulu. kamu harus memarahinya dan mengajarinya sopan santun" ucap Sarah pada Hendri.


''itu bukan salahnya. aku yang menyuruhnya ke ruanganku" ucap Hendri pada Sarah.


"dasar asisten tidak tau sopan santun" ucap sarah pada Feli saat Sarah melewati feli. tapi tidak di tanggapi oleh Feli.


''kalau bukan di kantor sudah ku patahkan kakinya'' ucap Feli di dalam hatinya saat mendengar ucapannya sarah.


Setelah Sarah sudah pergi Feli pun langsung masuk ke ruangannya Hendri.


''kenapa tadi saat masuk kamu keluar lagi?" tanya Hendri pada feli saat Feli baru masuk ke ruangannya.


''takut ganggu" ucap Feli pada Hendri dengan menunjukkan ekspresi datarnya.


''kamu cemburu?" ucap Hendri menggoda Feli.


''siapa yang cemburu. memang faktanya kan nanti aku ganggu" ucap Feli pada Hendri.


''sarah itu sahabatnya aku dari SMP. aku dan dia itu tidak ada hubungan apa-apa. dan aku juga sudah menganggapnya tidak lebih dari sahabat saja'' ucap Hendri menjelaskan pada Feli.

__ADS_1


''tidak ada yang nanya jadi tidak usah di jelaskan'' ucap Feli pada Hendri.


''itukan kamu cemburu" ucap Hendri menggoda Feli.


''aku tidak cemburu kak" ucap Feli pada Hendri.


''baiklah aku percaya sekarang'' ucap Hendri sambil mencium bibirnya Feli tanpa memberitahunya dulu.


''palingan juga sama semua cewe dia perlakukan begini" ucap Feli di dalam hatinya.


***


malam hari terlihat Hendri dan Feli baru tiba di apartemennya Hendri. karna mereka baru pulang makan dari restaurant. dan terlihat saat tiba, Feli langsung menuju kamarnya tapi di ikuti oleh Hendri dari belakangnya.


''kenapa kak Hendri ikutin aku ke kamarku?" tanya Feli pada Hendri.


''kan aku sudah bilang sama kamu mulai malam ini kamu harus tidur dengan aku di kamarku. karna aku tidak mau tidur sendiri lagi" ucap Hendri pada feli.


''tapi kak aku belum bisa" ucap Feli pada Hendri.


''ayo kita ke kamarku" ucap Hendri pada feli sambil memegang tangannya Feli agar ke kamarnya.


''tapi kak barang-barang ku masih di sini" ucap Feli cari alasan.


''ambil saja baju untuk tidurmu malam ini. nanti aku suruh bi Inah yang membereskan semuanya" ucap Hendri pada feli.


dan akhirnya Feli setuju kemudian mengambil baju untuk gantinya dan handuknya karna dia berencana mandi saat tiba di kamarnya Hendri.


"bi Inah nanti pindahkan semua barang-barang nya Feli ke kamarku" ucap Hendri pada bi Inah.


''baik tuan" ucap bi Inah pada Hendri.


sesampainya di dalam kamarnya Hendri, Hendri langsung mengambil handuk dan masuk ke dalam kamar mandi. setelah Hendri selesai mandi, baru Feli menyusul untuk mandi.


setelah Feli selesai mandi akhirnya dia keluar dan terlihat Feli hanya memakai handuk saja yang di lilitkan di tubuhnya. karna ternyata saat masuk di dalam kamar mandi dia lupa membawa baju ganti.

__ADS_1


dan saat Hendri melihat feli, dia langsung membelalakkan matanya, dia tidak bisa berkedip dan refleks tanpa basa basi langsung saja dia menarik Feli ke atas tempat tidur.


__ADS_2