
Sudah empat hari ini Lyra di sibukkan dengan kegiatan nya di ruangan operasi. Dan hal ini sangat di syukuri oleh Lyra karena dengan kegiatan nya yang sibuk ini Lyra akhirnya lupa bahwa hatinya sedang bersedih. Bohong jika Lyra baik-baik saja saat diputuskan oleh David. Karena bagaimana pun David adalah kekasih yang pertama kali Lyra punya.
Selama empat hari ini Lyra harus berangkat pagi dan pulang saat jam menunjukkan pukul empat sore. Belum lagi jika ada tindakan pembedahan mendadak seperti saat ini. Walaupun Lyra adalah bakal penerus rumah sakit, bukan berati Lyra mempunyai hak istimewa dalam bekerja. Lyra benar-benar bekerja layaknya ia adalah pegawai di rumah sakit.
Jam menunjukkan pukul delapan malam. Lyra mendapatkan telepon dari pihak rumah sakit bahwa ada proses pembedahan dadakan yang harus segera di laksanakan. Mau tak mau Lyra pun meng-iya-kan permintaan tersebut. Sumpah profesi yang ia lakukan dulu menjadi pengingat saat ia akan menyerah karena lelah.
"Beri saya waktu selama empat puluh lima menit untuk sampai di rumah sakit. Dan selama itu tolong persiapkan semuanya" jawab Lyra saat mendapatkan telepon dari rumah sakit
Hal itu tak luput dari penglihatan Daddy Adi, Mommy Cintya dan Kak Leon. Karena saat telepon Lyra berbunyi posisi nya sedang menikmati makan malam bersama.
"Ada apa sayang?" tanya Mommy Cintya setelah Lyra mengakhiri panggilan di handphone nya
"Lyra harus pergi ke rumah sakit mom. Ada operasi dadakan dan mengharuskan Lyra untuk segera ke sana" jawab Lyra
"Ayo kakak antar" kata Kak Leon
"Tidak perlu kak. Aku bisa berangkat sendiri" jawab Lyra
"Ini sudah malam Lyra, biar kakak yang antar"
"Ia nak, biar kamu diantar oleh kakak saja" Ucap Daddy Adi
__ADS_1
"No, thanks Daddy, Kak Leon. Beneran deh. Lyra baik-baik saja. Lyra janji akan baik-baik saja, oke. Lyra akan siap-siap dulu" Kata Lyra sambil menuju ke kamar nya. Lyra tau Daddy dan Kak Leon mengkhawatirkan nya. Tapi ia tak mau menyusahkan mereka.
Setelah bersiap kurang lebih sepuluh menit. Lyra turun ke bawah.
"Mom, Dad, Kak Leon Lyra berangkat dulu. Doa kan Lyra agar proses operasi nya lancar dan tak memakan waktu lama" Lyra pamit menyalami satu per satu keluarga nya.
"Hati-hati nyetirnya sayang" jawab Mommy Cintya
"Kalo nanti nggak berani pulang, telepon kakak, Lyra" ucap Kak Leon
"Siap Mom, Kak Leon. Lyra berangkat dulu yah"
Setelah berkendara selama kurang lebih tiga puluh menit Lyra akhirnya sampai di rumah sakit. Sebenarnya waktu tempuh dari rumah menuju rumah sakit sekitar empat puluh lima menit. Karena harus cepat sampai, Lyra mengendarai mobil dengan kecepatan dari biasanya. Dan untungnya kondisi jalan sedang tak macet dan tak menghambat Lyra
Dan langsung saja, sampai di rumah sakit Lyra mengganti baju nya dengan baju operasi berwarna hijau. Mencuci tangan steril dan mengenakan alat pelindung diri.
Butuh waktu hampir tiga jam lebih Lyra beserta tim nya melakukan operasi. Dan beruntungnya operasi tersebut lancar
**
Sedangkan di tempat lain. Gaven masih berkutat dengan pekerjaan nya di ruang kantor nya padahal jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Memang akhir-akhir ini perusahaannya sedang banyak proyek kerja sama bersama sehingga mau tidak mau Gaven harus sering lembur agar pekerjaan nya tak terbengkalai
__ADS_1
Anna : Kak ini sudah jam berapa? apa kakak tidak akan pulang?
Gaven : Kakak akan pulang sebentar lagi Anna. Ada apa?
Anna : Besok jadwal ku untuk check up yang pertama. Aku ingin di temani sama kakak.
Gaven : Minta di temani mama saja, Anna
Anna : Ah kakak nggak asyik. Besok kalo kakak ikut menemaniku, Kakak akan ketemu sama dokter cantik itu. Sungguh kakak tidak mau?
Gaven : Ya baiklah. Lihat situasi besok
Anna : Oke kakak. Cepat pulang kakakku sayang. Besok kita harus ke rumah sakit bertemu calon kakak ipar
Gaven membaca pesan dari adiknya dengan tersenyum
"Baiklah. Kita akhiri hari ini. Besok harus bangun pagi dan bertemu dengan dokter cantik" gumam Gaven
****
Tbc
__ADS_1