Dokter Cantik Milik Ku

Dokter Cantik Milik Ku
Berkumpul


__ADS_3

*****


"Sudah sudah. Leon lepaskan adikmu. Mommy pusing lihat kalian berdua. Sudah sana, mandi lah" Kata Mommy Cintya melerai kedua kakak beradik itu, kemudian berlalu menuju dapur.


Akhirnya Leon pun melepaskan pelukannya. Dan kakak adik itu berjalan bersama menuju lantai dua untuk kembali ke kamar mereka masing-masing.


Dan Daddy Adi pun akhirnya pulang dari aktivitasnya bermain Tennis.


Di kamar. Lyra kembali mengecek handphone nya. Berharap mendapat pesan dari David. Namun nihil. Pesan yang Lyra kirimkan pun belum di baca oleh David. Akhirnya Lyra memutuskan untuk berendam saja.


Hampir satu jam lamanya Lyra berkutat di kamar mandi. Lyra pun akhirnya turun ke bawah setelah berganti baju. Di bawah Daddy dan Kak Leon sedang menonton TV bersama sedangkan Mommy nya sedang mempersiapkan makan malam.


"Bagaimana pekerjaanmu Lyra sayang?" tanya Daddy


Lyra yang berinisiatif membantu mommy nya akhirnya tidak jadi. Ia bergabung dengan Daddy dan Kak Leon ke ruang TV setelah tadi mendengar pertanyaan yang diajukan oleh daddy nya.


"Di rumah sakit seperti biasa dad, tidak terlalu banyak pasien yang Lyra kelola saat ini" jawab Lyra sambil duduk di tengah-tengah antara daddy nya dan Kak Leon.

__ADS_1


"Lalu cafe dan toko cake kamu?"


"Semua nya stabil dad, cuman Lyra sedang memikirkan ingin memunculkan menu baru di cafe" jawab Lyra sambil memeluk daddy nya


"Jika ada apa-apa, jangan sungkan untuk meminta bantuan daddy sayang" kata daddy sambil mengelus rambut Lyra


"Yes, dad"


Ya, Tuan Adi memang sangat menyayangi dan menjaga ketiga anaknya. Beliau selalu menanyakan keadaan pekerjaan anak-anak nya. Bagi Tuan Adi, ketiga anak nya adalah anak yang masih kecil. Terutama Lyra, karena hanya dirinya yang perempuan.


"Jangan lupa untuk meminta bantuan kakak juga jika ada masalah Lyra" sahut Kak Leon.


Sekarang Lyra beralih memeluk kakak nya dari samping. Sang kakak hanya mengelus kepala adiknya


"Lihatlah, sekarang kamu yang memeluk kakak. Tadi saja teriak teriak minta dilepas pelukan nya"


"Itu karena tadi kakak belum mandi. Kakak masih bau" jawab Lyra. Dan sang kakak hanya tertawa ringan.

__ADS_1


Mommy Cintya pun akhirnya ikut bergabung di ruang TV.


"Kurang Levi nih, kalau begini mommy jadi kangen sama anak bungsu mommy itu" kata Mommy Cintya tiba-tiba


"Daddy juga kangen sama anak kecil daddy mom" kata Daddy Adi


Sesaat semua yang berada di ruang TV terdiam. Lalu kemudian


"Yasudah, sekarang kita makan malam dulu bersama-sama" ajak Mommy Cintya


Akhirnya mereka pun beranjak menuju ruang makan. Memang Tuan Adi menerapkan agar saat makan entah itu sarapan atau makan malam untuk selalu makan bersama. Meluangkan quality time bersama setiap malam juga. Karena bagaimana pun Tuan Adi ingin kehangatan dan keharmonisan dalam keluarga nya selalu terjaga.


Setelah selesai makan malam, Lyra membantu mommy nya membereskan meja. Walaupun di rumah sudah ada bibi yang membantu mengerjakan pekerjaan rumah, namun Mommy Cintya tak pernah memanjakan anak-anak nya. Mereka di didik agar selalu membantu satu sama lain, membersihkan rumah atau kekacauan yang mereka sendiri ciptakan. Dan hasilnya sampai Lyra sudah besar pun Lyra tetap membantu mommy dan bibi mengerjakan pekerjaan rumah.


Dan itulah yang di segani oleh para pekerja di rumah Tuan Adi. Walapun mereka keluarga orang kaya mereka tak pernah semena mena dalam menyuruh. Malahan sikap dan perkataan majikannya sangat halus seperti dengan keluarga nya sendiri.


*****

__ADS_1


Tbc


__ADS_2