Dokter Cinta DiKampus Kesehatan

Dokter Cinta DiKampus Kesehatan
BAB 1("Masa Orientasi Kampus")


__ADS_3

"Kelulusan Kikan"


"Mama..... mama.... mama!


"Kikan lulus... Kikan lulus.


"Kikan jadi mahasiswi keperawatan.


"Tok...


"Mamaaaaa....!


"Kikan mengosok-gosok kepalanya.


"Mama kebiasaan,deh!


"Masa udah segede gini!


"Kepala Kikan masih diketok-ketok.


"kayak pintu aja.


"Biarin! kebiasaan!


"Mama kenapa, sih?tanya Kikan kesel.


"Kikan, sayang!


"Kikan sudah lupa kalau masuk rumah?


"Kikan harus ngapain!


"Ucap mama agak sedikit meninggikan suaranya.


"Iya, hehe!


"Kikan lupa?ucap Kikan.


"Cepat... ulangi lagi, kata mama Riani.


"Maaa.....?


"Kikaaaan...?


"Iya.Ma!


"Assalamualaikum?


"Walaikumsalam!


"Anak mama sudah pulang!


"Ada berita apa sayang!tanya mama.


"Kikan lulus, jawab Kikan ketus.


"Alhamdulillah.


"Anak mama hebat!


"Mama.....!


"Mama jahat, ucap Kikan.


"Ia, menghempaskan tubuhnya disofa karena jengkel.


"Kata-kata yang udah diucapkan kenapa,harus diulang lagi.


"Kikan sangat mengerti,dengan sikap mamanya.


"Perempuan yang paling disiplin, menjaga sopan santun itu yang selalu ia diterapkan terhadap anak-anaknya.


"Tapi inikan, hari bahagia,Kikan!


"Masak,sih ngak toleransi.


"Ujar Kikan dalam hati.


"Mama Riani, mendekati putrinya!


"Kikan marah sama mama,tanya mama Riani. "Sedikit.

__ADS_1


"Jawab Kikan dengan menunjukkan wajah sedih.


"Kemari, sayang? mama peluk.


"Mama Riani mencium pucuk rambut putrinya.


"Kikan merebahkan kepalanya kedalam pelukkan mama Riani.


"Kikan..


"Mama bahagia dengan kelulusan,Kikan? "Orangtua mana, sih?


"yang ngak akan bahagia melihat keberhasilan anaknya.


"Begitu juga dengan mama.


"Tetapi Kikan harus ingat.


"Keberhasilan Kikan bukan hanya karena Kikan pintar, tapi adanya do'a dan usaha.


"Allah mengabulkan do'a-do'anya, Kikan!


"Kalau Allah tidak mengabulkan do'anya, Kikan!


"Apakah Kikan bisa sebahagia ini?


"Dengar, sayang!


"Mama menasihati Kikan seperti ini,bukan berarti mama tidak sayang.


"Mama takut, kalau mama dan papa suatu saat dipanggil yang Maha memberi hidup. "Kikan belum bisa apa-apa.


"Ma..!


m


"Mama jangan ngomong seperti itu,ah?


"Kikan takut.


"Kikan belum siap ditinggal sama mama dan papa.


"Kikan janji.


"Alhamdulillah.


"Jangan sedih lagi dong,sayang?


"Sekarang Kikan ganti baju.


"Lalu makan.


"Udah bau asem?


"Hiih, mama jahat, ah?


"Karena gemes, mama Riani menarik kedua pipi tembem putrinya.


"Mama, ah?


"Mama gemes lihatnya!


"Mama ngak tahu berapa lama lagi, bisa dekat sama Kikan.


"Mama apaan sih, ngomong kayak gitu?


"Udah,ah Kikan mau keatas.


"Yang bersih yah sayang? iyaaa..?


******


"Ting.. tong... ting... tong


"Bel rumah keluarga Nugroho berbunyi. "Mama Riani buru-buru keluar untuk membukakan pintu. Ia mengintip dijendela untuk melihat siapa yang datang.


"Bak....!papa.


"Mama Riani tersenyum lebar?


"Lalu ia membukakan pintu untuk suaminya.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum,ma!


"Walaikumsalam,pa?


tak lupa mama Riani mencium tangan suaminya.


"Papa Mulya langsung memeluk istrinya dan mencium dahinya.


"Ia melingkarkan tangannya dipinggang istrinya,sambil berjalan memasuki rumah.


"Anak-anak kita udah pulang?


"Tanya papa Mulya kepada istrinya.


"Putri kita Kikan sudah pulang.


"Tapi sekarang masih dikamar.


"Sedangkan putra kita yang paling ganteng belum pulang.


"Assalamu'alaikum!


"Terdengar suara dari luar yang sedang membuka pintu.


"Walaikumsalam!


Rifat mencium tangan mama dan papanya!


"Tumben pulangnya sore,nak!


"Tanya mama Riani.


"Rifat pulang sebentar untuk mengetahui hasil UMPTNnya Kikan.


"Sekalian makan malam.


"Ooo...!


"Mengapa menyebut nama Kikan?tanya Kikan.


"Hai, sicantik kakak udah datang.


"Bagaimana,dek?tanya Rifat.


"Ini, Kikan menyedorkan amplop kepada mereka bertiga.


"Iya.


"Mama juga udah tahu Kikan lulus.


"Alhamdulillah!


"Selamat yah, adekku sayang.


Rifat memeluk adiknya dengan penuh kasih sayang.


"Papa..!peluk Kikan dong!


"Karena Kikan bukan anak putih abu-abu lagi,ucap Kikan.


"Ngak!


"Malu karena udah jadi anak mahasiswa.


"Papa..!


"Teriak Kikan dengan wajah cemberut. "Hahaaa...!


"Kemari papa peluk.


"Ayo,kita makan dulu!


"Ma! pa! selesai makan.


"Rifat pergi lagi, karena ada rapat penting.


"Selamat, yah!


"Adekku sayang.


"Terima kasih kakak.

__ADS_1


Kakakku Rifat anggota TNI angkatan Udara. Sedangkan,papa bekerja dirumah sakit angkatan udara juga, dan mama ibu rumah tangga yang luar biasa.


__ADS_2