Dokter Cinta DiKampus Kesehatan

Dokter Cinta DiKampus Kesehatan
"Mulai Ada Rasa"


__ADS_3

"Mama masak apa,Kikan bantu."Ngak usah sayang?mama,sudah selesai masak! telat bantuannya.Ambil tempat makanmu,mama isi.


"Ngak usah mam? Kikan isi sendiri.


"Mama kekamar Mandi dulu, mau pup.


"Hii...mama,kayak anak kecil.


"Biarin aja.


"Ehh,masih bawa-bawa bekal? porsinya makin banyak nih ?"Kak Rifat jangan usil."Kakak Jadi penasaran,tubuh kecil seperti ini,banyak juga makannya.


"Kak Rifat.. jangan ganggu Kikan,deh!


"Hari Ini, mau diantarin Sama siapa?


"Sama kak Rifat aja,Kikan mengangkat kedua alisnya.


"Kak Rifat Kapan memperkenalkan kak Rita Sama mama dan papa.


"Rifat udah punya pacar? Mama kok enggak tahu sih.


"Nanti Ma'Rifat kenalin sama mama?


"Sabar kenapa sih,udah Kepengen punya cucu?


"Udah siap Jadi,nenek?


"Papa udah siap dipanggil kakek?


"Papa mau tanya,yang Rifat tunggu itu apa? "Pekerjaan sudah ada karir sudah ada,usia sudah matang."Menikahlah,nak?jangan ditunda-tunda lagi.

__ADS_1


"Entahlah, pa? akhir-akhir Ini pikiran Rifat tidak tenang."Seperti akan terjadi musibah besar. Entahlah Rifat pun tidak tahu?


"Rifat bermimpi sangat buruk?Aku melihat papa meninggalkan kami,dilembah kegelapan. "Saat terbangun, aku sedang menangis.


"Sudahlah, nak? jangan terlalu dipikirian, Itu hanyalah mimpi biasa.


"Tumben, kak Rifat bisa mimpi?


"Mengapa,ngak mimpin kak Rita aja?


"Kikan...!"kak juga akan cari tahu,untuk siapa makanan yang kamu bawa?


"Hahaaaaa....


"Sudah..ayo sana pergi?


"Sayang,malam Ini papa ngak bisa makan malam dirumah,ada pertemuan.


"Iya."apa lagi yang mereka ributkan.


"Banyak hal."Papa pergi,Assalamualaikum?


"Walaikumsalam, hati-hati?


**//**//**//**


"Seperti biasa balkon kampus menjadi tempat favoritku saat ini,semenjak kenal dengan pak Alfian.Karena aku juga tidak tahu, Kalau pak Alfian sering menumpahkan rasa sedih dan gundahnya ditempat ini.


"Aku kembali membuka catatan mata kuliah kemarin dan juga hari ini.Sambil memasukkan makanan kedalam mulutku. "Aku sangat terkejut saat pergelangan tanganku,dipegang seseorang.


"Dapat,enak?"pak Alfian..?Kikan jadi kaget.

__ADS_1


"Kirain siapa! "banyak banget,untukku juga?


"Ngak, Kikan lapeeer?"bohong,Alfian mengangkat kedua alisnya dan tangannya tak berhenti memasukan makanan kedalam mulut.


"Buka mulutnya, Kalau tidak aku akan menghabisi makanannya."Iya, Kikan membuka mulutnya dan Alfian menyuapinya.


"Lagi,"Kikan menganggukan kepalanya, Alfian kembali menyuapi Kikan.


"Sudah, Kikan bukan anak kecil lagi."Biarin,aku suka melakukanmya.Karena tempat favoritku telah kau ambil.


"Maaf,Kikan tidak tahu kalau tempat ini ada pemiliknya,karena tidak ada tulisan kalau Ini milik pak Alfian.


"Mengapa pak Alfian suka ketempat ini?tanya ku kepada pak Alfian,dengan menatap wajah tampan yang rupawan.


"Apakah kau ingin tahu?Alfian membalas tatapan Kikan,sungguh cantikmu begitu sangat memukau,kontras dengan mata hitam bening yang indah.


"Dulu, setiap ada masalah aku selalu berdiri disini."Kepergian istriku yang begitu cepat dan perjodohan yang selalu gagal."Dan karena Atika putriku,yang membuat aku untuk tetap bertahan sampai saat ini.


"Dan Kau,mengapa juga ada disini?


"Aku disini menghindari seseorang yang suka usil padaku, dan tempat yang bagus untuk belajar.


"Benarkah?cobaku lihat apa yang Kau pelajari.


"Kikan memperlihatkan buku yang biasa ia baca kepada Alfian.


"Ia tersenyum bangga, pada Kikan Dan berkata"bolehkah aku menyimpan satu nama disini,tanya Alfian kepada Kikan dengan merahi tangan Kikan dan meletakannya didada bidang Alfian.


"Aku merasakan debaran didada Alfian? "Ku pecamkan mataku untuk merasakan debarannya dan untuk menyakinkan hatiku,apakah aku mempunyai rasa yang sama.


"Alfian menarik tubuh langsing Kikan kedalam pelukannya,Kikan agak sedikit kaget dan merasakan betapa hangat pelukan Alfian padanya.

__ADS_1


"Ya,Allah?apakah aku mencintainya."Jika perasaan ini benar,permudahkan jalan kami untuk bersama.


__ADS_2