Dokter Cinta DiKampus Kesehatan

Dokter Cinta DiKampus Kesehatan
"Perjodohan Mama Dan Papa"


__ADS_3

"Apa pendapatmu,nak?melihat mahasiswa ayah.


"Maksud,ayah?


"Cewek yang tadi.


"Polos, cuek dan gemesin.


"Kok, gitu!


"Dia senyum-senyum sendiri,melihat arah Mulya.


"Itu anak gemesin.


"Kalau jadi menantu,ayah.


"Masih gemesin,ngak!


Mulya mendadak mengerem mobilnya,karena kaget.


"Mulya!


"Bisa-bisa, ayah meninggal sebelum menimang cucu.


"Maksud ayah,apa?


"Lo! udah punya pacar.


"Ada apa, nih?


"Nanti aja deh!


"Kalau, lo udah siap!


"Oke.


"Mulya,tunggu.


********


"Maaf, yah!


"Pacar Mulya, ngak siap nikah!


"Buat Rara!


"Menikah itu merepotkan.


"Rara,mau hidup bersama tanpa ikatan pernikahan.


"Mulya tidak mau,ayah kecewa.


*******


Beberapa bulan yang lalu diJerman.


"Ra!


"Lo, dimana sih.


"Gue,masih diclub!


"Dari tadi gue,menghubungi lo!


"Maaf ngak kedengaran.


"Musiknya kencang banget.


"Gue didepan apartemen,lo!


"Lo, pulang aja?


"Gue,sampai pagi baru keluar.


"Oke.


Panggilan terputus.


Rara!


"Jauh-jauh saya kuliah diJerman.


"Agar bisa dekat sama,lo Ra?


"Gue mau ajak, lo nikah.


Mulya pergi meninggalkan Apartemen dimana Rara tinggal.


"Siapa yang menghubungi, lo Ra?!


"Biasa anak Dekan kampus.


"Dari dulu sampai sekarang masih ngejar-ngejar, gue.


"Itu bukan tipe, lo Ra.

__ADS_1


"Gue, tahu Ramon


"Ngak, apa-apa untuk cadangan.


"Huh...


"Lo, tahulah orang Indonesia.


"Ngak ada kebebasan.


"Baru aja pacaran,udah ditanya macam-macam.


"Kapan nikah? orangtua lo dimana?


"Pokoknya ribet.


"Ramon hanya geleng-geleng kepala mendengarnya.


"Rara..!


"Tuh, disana.


"Siapa dia Ramon.


"Pemilik club ini, ucap Ramon.


"Gue ngak mau?


"Kenapa? tanya Ramon


"Main kasar, gue ngak suka.


"Pulang!


"Gue udah capek.


"Lo pulang aja?


"Gue masih mau disini.


"Oke! gue tinggal.


Ramon menganggukkan kepalanya.


Rara tahu sebenarnya siapa pemilik club malam yang sering ia datangi.


Dia adalah Jackson, pacar Rara.


Baru keluar dari pintu club.


Rara berteriak


"Lepas!


"Siapa kalian.


"Tubuh Rara sengaja dipaksa masuk dalam sebuah mobil.


"Jack!


"Aku tidak mau bertemu denganmu.


"Rara!


"Mengapa menghindar dariku.


"Aku bosan denganmu,Jack.


"Dengan wajah memerah, Jack merobek dress mini yang dipakai Rara.


"Yang menempel ditubuh Rara, hanyalah pakaian dalam.


"Itu pun tidak lama.


"Jack, langsung melepaskannya.


"Kalau Jack sudah marah seperti ini!


"Permainannya akan bertambah lama.


"Jack, langsung melumat bibir ranum Rara.


"Lalu turun kebawah.


"Mobil pun ikut bergoyang,karena mengikuti gerakan turun naik dari dua makhluk yang tak tahu dosa.


"Jack!


"Lihatlah diriku!


"Bagaimana aku pulang dengan keadaan seperti ini?


"Tenang saja!


"Ini gaunnya.

__ADS_1


"Dalamannya.


"Kau tak perlu memakai itu.


"Baiklah.


"Sekarang aku akan mengantarkanmu pulang.


"Besok malam aku akan pergi keapartemen.


Sampai didepan parkir Apartemen.


"Rara keluar dari mobil Jack.


"Disusul juga Jack keluar dari mobil.


"Jack kembali melumat bibir Rara, *** payudaranya.


"Jack, menaikkan sedikit dress yang dipakai Rara dan meminta Rara untuk melebarkan kakinya.


"Lalu,Jack memasukkan jarinya kedalam gua milik Rara.


"Itu yang mampu membuat Rara mendesah.


"Thanks you, Jack.


"Udah masuk sana.


*****


Setelah mobil Jack tidak terlihat, Rara masuk kedalam Apartemennya.


"Langkah Rara terhenti,karena ada suara yang memangil namanya.


"Ssst, Mulya?


"Lo belum pulang.


"Gue nungguin,lo.


"Kita nikah.


"Gue ngak mau nikah sama, lo.


"Kalau lo benar-benar cinta ama gue.


"Kita hidup bersama tanpa ada ikatan pernikahan.


"Itu namanya kumpul kebo, Ra?


"Itulah perbedaan antara dirimu dan Jack.


"Gue pura-pura cinta ama lo, karena gue mau ngasih pelajaran sama papa,lo.


"Karena telah menghina, gue.


"Mulya merasa digampar sangat keras.


"Apa yang selama ini, ia kejar.


"Ternyata hanyalah bayangan.


"Terimakasih,Ra!


"Hanya itulah yang bisa aku katakan.


"Getir rasanya.


******


"Hai.


"Hati-hati ini jalan raya.


"Apakah, ayah dan ibu ingin menimang cucu.


"Hemm...


"Tentu saja.


"Kalau ayah sudah mempunyai pilihan untuk Mulya!


"Mulya akan menerimanya.


"Tetapi!


"Tunggu Mulya menyelesaikan tugas akhir yang tinggal dua bulan lagi.


"Baiklah.


"Ayah dan ibu akan menunggumu, nak!


Perasaan Winoto sangat bahagia, mendengar keputusan putranya.


"Besok aku akan kerumah Anton.

__ADS_1


Gumamnya dalam hati.


__ADS_2