
"Mama"
"Hemm!
"Hari ini mama masak apa?
"Tuh, lihat aja dimeja.
"Waw, banyak banget,ma?
"Ayam bakar,sambal udang balado dan sayur tongseng.
"Waw, Kikan suka?
"Huhu...!
"Semua masakkan mama kamu suka,ucap mas Rifat.
"Hihi....!
"Mas Rifat tahu aja!
"Itu sudah mama siapin bekalnya?
"Terima kasih, ma? dengan mendaratkan ciuman dipipi, mama.
"Kikan....!
"Sampai kapan mama masakin kamu makanan,ucap Rifat.
"Emangnya kenapa, mas?
"Ngak boleh gitu?
"Masak, sih dari TK sampai kuliah masih bawa bekal.
"Ngak apa-apa,deh mas!
"Dari pada Kikan sakit.
"Kalian berdua selalu ribut aja?
"Ayo pergi nanti kalian telat.
"Rifat antar adikmu kekampusnya.
"Pagi ini papa harus pergi kebandung!
"Jarena ada pasien yang harus papa operasi. "Oke, pa! m
"Aku siap mengantarkan bidadari kita. "Hahah...!
"Kebandungnya lama ngak,pa!
"Dua hari.
"Iya.deh?
"Ayo cepat mau ikut mas Rifat ngak?
"Tunggu mas belum cium papa?
"Pa!peluk Kikan.
"Hemmm...!
"Kemari dasar manja.
"Mama, peluk Kikan?dasar centil.
"Hati-hati dijalan.
"Assalamualaikum?
"Walaikumsalam.
Setelah Rifat dan Kikan pergi.Giliran dokter Mulya, menggoda istrinya?
"Ciuman dan pelukkan untuk papa mana, nih? "Papa malu, ah?
"Ma...?dua hari papa kebandung.
__ADS_1
"Tolonglah.....!
"Papa seperti Kikan.
"Biarin! akhirnya Riani mengalah!
******
"Hati-hati!
"Belajar yang rajin!
"Do'ain Kikan!
Rifat mencium pucuk rambut Kikan dan Kikan tidak lupa mencium punggung tangan dan kedua pipi Rifat.
Dia tahu adiknya adalah gadis yang sangat penyayang.
Dia tak akan melepaskan
keluarganya,sebelum ia mendapatkan pria yang tepat.
Rifat melihat mobil yang melintas.
"Seperti mobilnya Rita.
"Tumben dia lewat jalan ini.
"Bukankah rumahnya, tidak jauh dari kantor
"Mungkin aku salah lihat, mobil Honda Yaris bukan hanya Rita yang punya.
"Gumamnya dalam hati.
Akhirnya Rifat, sampai juga? ia memakirkan mobilnya!
"Dan Rifat cepat-cepat menginjak rem.
"Karena Rita sudah menghadangnya.
"Rita...!
"Apa lo, udah gila?
"Kita putus,ucap Rita!
"Aku ngak suka cowok playboy kayak kamu?
"Rita.. apa-apaan,sih?
"Jangan kayak anak kecil, deh!
"Lo, bilang gue anak kecil.
"Yang anak kecil itu kamu, Rifat.
"Rita....!
"Mengapa lo tiba-tiba marah-marah sepagi ini?
"Jelaskanlah! aku tidak mengerti.
"Kalau dirimu sudah ada yang lain!
"Mengapa dirimu menyatakan cinta padaku.
Auara Rita melemah disertai air mata.
"Dirimu mengatakan,
"Rita...!
"Aku belum siap menyentuhmu lebih dalam! "Jalau pendidikan ini selesai aku akan segera melamarmu.
"Dirimu harus bersabar!
"Jangan sampai kita merusak nama kesatuan.
"Tapi itu adalah gombal?
"Dirimu bohong padaku.
__ADS_1
"Rita....!
"Aku memang tidak bohong.
"Itu memang dari hatiku.
"Aku sangat menyayangi dan mencintaimu. a
"Ada apa sayang?
"Ayo ceritakan padaku.
"Please, sayang?
"Tadi malam aku nginep dirumah, Titania?
"Aku melewati jalan yang paling dekat menuju kekantor.
"Dipinggir jalan didepan kampus.
"Aku melihat dirimu memeluk dan mencium seorang perempuan yang sangat cantik.
"Dirimu memeluknya sangat mesra, dan dirimu tidak pernah melakukan itu padaku?
"Dirimu berbohong padaku.
"Haha......!
"Dirimu cemburu!
Rifat tertawa terpingkal-pingkal.
"Ah! Rita, kemari duduk?
"Ngak mau!
"Suka rela atau ku paksa.
"Iya.
"Aku senang melihatmu cemberut begitu.
"Dengar...!
"Perempuan yang dirimu lihat pagi tadi adalah adikku Kikan?
!Hahaaa....!
"Dirimu cemburu dengan calon adik iparmu sendiri.
"Kikan...!
"Adikku yang paling manja!
"Jarak usia kami sangat jauh!
"Karena mama mempunyai penyakit kista.
"Saat usiaku tujuh tahun.
"Nama baru bisa hamil lagi.
"Setelah Kikan lahir, rahim mama diangkat. "Sampai Kikan dewasa mama tidak hamil lagi.
"Kikan....!
"Itu lucu?
"Dia akan berhenti meminta pelukkan dan cium sama aku dan papa.
"Kalau ia sudah menikah.
"Dia, melakukan itu agar para pria tidak mengganggunya.
"Dia akan menikahi pria yang sama baik dan ganteng, seperti aku dan papa.
"Suatu saat akan ku perkenalkan dirimu dan Kikan.
"Jadi!
"Jangan cemburu lagi!
__ADS_1
"Dirimu dan Kikan tidak jauh beda sifatnya.
"Ya, Tuhan berikan aku kesabaran.