Dokter Cinta DiKampus Kesehatan

Dokter Cinta DiKampus Kesehatan
"Ingatan"


__ADS_3

"Kalian akhirnya datang juga,hari Ini aku membatalkan semua jadwal konsultasi pasienku.


"Mariska, bukan hanya kamu yang meninggalkan pekerjaan,kami juga.


"Sebenarnya yang lebih membutuhkan itu, siapa?


"Maaf Rifat,bukan itu maksudku?


"Aku hanya ingin tahu,mengapa Alfian tidak mengenaliku.


"Pertama Kali bertemu Alfian,aku melihat kejujurannya dimatanya,kalau dia benar-benar tidak mengenaliku."Itu membuat hatiku sangat gusar.


"Ceritakan kepadaku, mengapa dirimu tidak jadi menikah dengan Alfian?


"Baiklah,aku akan menceritakannya.


"Setelah lulus SMA,Alfian memperkenalkan diriku kepada Keluarga besarnya.


"Menjadi bagian dari keluarga Alfian,tidak semudah yang aku bayangkan.


"Penolakkan keluarganya,tentang layar belakang keluargaku, menjadi masalah untuk kelanjutan hubungan kami.


"Demi mendapat tempat dalam keluarga Pramuja Surya,diam-diam Alfian membiayai kuliah Kedokteranku?


"Waw, luar biasa?"biaya pendidikan yang tidak murah."Kakekku yang mempunyai segalanya, keteteran membiaya kuliah papa anak satu-satunya."Apa lagi untuk dua orang.


"Hebat juga Alfian bisa membodohi orangtuanya.


"Selanjutnya?"memasuki tahun ketiga atau enam semester, aku tidak menerima lagi transferan uang dari Alfian dan aku diusir dari rumah kontrakkanku."Aku terpaksa kerja paruh waktu disebuah restoran dan berutung mendapatkan biaya siswa.


"Sampai selesai kuliah aku tidak pernah bertemu Alfian lagi, Pertemuan pertama aku melihatnya dirumah sakit."Benar-benar tatapan kosong dan dingin.


"Setelah lulus SMA,aku tidak pernah bertemu Alfian."Aku sangat kaget melihat ia ada dirumahku,dan ternyata Alfian rekan kerja papa dirumah sakit.


"Alfian dan papa sama-sama dokter ahli beda.


"Alfian mempunyai seorang Putri yang berusia dua tahun setengah.


"Berarti pernikahan Alfian baru sekitar dua atau tiga tahun.Jadi,mengapa ia menikah dengan orang lain dan mengapa ia tidak menunggumu.


"Kalau seandainya Alfian,mengalami sesuatu musibah dan hilang ingatan, mengapa dia masih ingat sama gue dan ngak ingat sama,lo?


"Gue,masih ngak ngerti dimedsos,ia tidak pernah memposting tentang keluarga,maupun putrinya,tetapi perjalanan tentang kinerjanya sebagai seorang dokter dan juga dosen.


"Kalau udah selesai kami balik lagi kekantor, oke?"maafin gue,berbicara agak kasar tadi?


"Ngak apa-apa,gue ngerti.

__ADS_1


*/*/*/*/*/*/


"Baiklah,materi kita sudah selesai untuk hari ini?"jangan lupa kumpulkan tugas makalah kalian,minggu depan.


"Pak Alfian,kasih waktu sedikit lagi?


"Tidak.


"Selamat siang?


"Siang, pak?


"Kikan,makalah lo udah selesai?


"Udah, ini?"Kikan menunjukan makalah yang sudah dijilid dengan rapi.


"Jihan terperangah melihatnya, mengapa tidak dikumpulin,katanya minggu depan?


"Mengapa,lo berubah cuek lagi, sih Kikan?


"Gue lagi males berhubungan yang namanya laki-laki,jawab Kikan kesel.


"Gue mau makan laper? "Ucap Kikan.


"Kita kekantin!gue keatap ajalah?


"Pak Alfian...?"bukankah anda yang dirumah sakit?"Iya, pak?"nama saya dokter Mariska?


"Apakah dokter Mariska bekerja dirumah sakit yang sama dengan saya,tanya Alfian?


"Iya, bagian bedah?


"Saya,belum pernah melihat anda sebelumnya.


"Saya baru pindah,pak?


"Ada keperluan apa dokter Mariska kesini?


"Saya mau bicara dengan pak Alfian?


"Dengan saya, maksudnya?


"Bisakah kita berbicara diruangan pak Alfian.


"Oke, ikutin saya?


"Alfian melihat Kikan pergi menuju keatap balkon, tanpa melihat kearahnya.

__ADS_1


"Kikan apa yang terjadi denganmu?


"Hari ini sikapmu kembali lagi seperti yang dulu.


"Ada apa,Pak Alfian?"tanya Mariska setelah melihat salah satu mahasiswai berjalan menuju tangga.


"Tidak ada! "silahkan masuk.


"Silahkan,duduk?"ucap Alfian.


"Bagaimana anda tahu saya berada disini?


"Masalahnya, hanya orang-orang tertentu yang boleh mengetahui keberadaan saya disini.


"Saya pikir anda, hanya sekedar lewat.


"Maaf,kalau saya lancang pak?


"Karena wajah bapak sangat mirip dengan tunangan saya?


"Kami kuliah dijurusan yang sama, hanya berbeda kampus.


"Benarkah,apakah anda mempunyai buktinya, agar saya lebih percaya?


"Baiklah ini buktinya?"Mariska memperlihatkan foto-foto kebersamaannya dengan Alfian semasa SMA.


"Alfian tidak percaya kalau pria itu mirip dengan dirinya yang memakai seragam yang sama dengan melihat ada Rifat juga disana.


"Alfian merasa perutnya sangat perih yang sangat luar biasa.


"Maaf,sebaiknya anda keluar,pinta Alfian sopan kepada Mariska?


"Tapi Alfian,kau harus mengingat-ingat semuanya tentang kita."Mariska terus memaksa Alfian untuk mengingatnya dan membuat Alfian akhirnya berteriak.


"Aku bilang keluar?"teriak Alfian karena merasa ada keanehan setelah melihat foto-foto semasa SMA.


"Alfian mendorong keluar Mariska dari ruangannya,yang membuat Mariska jatuh tersungkur.


"Semua mahasiswa kaget melihatnya,karena selama ini pak Alfian terkenal dengan sifatnya yang sopan dan santun terhadap siapa saja.


"Brukkk...?


"Semua kaget melihat tubuh pak Alfian sudah dilantai.


"Pak Alfian pingsan?"teriak anak-anak yang lain?"bagaimana ini pak?


"Jangan panik,kita bawa kerumah sakit dan hubungi Ny.Laura."Perintah Pak Hartono.

__ADS_1


__ADS_2