
"Terus, mama kaget ngak ketemu sama papa? tanya Kikan karena penasaran.
"Iya, dong?
"Kalau papa, gimana mam?
"Ngak?hanya tersenyum bangga?
"Sebaiknya kita nikah cepat-cepat,lo ngak boleh nolak?"kalau sampai lo nolak,akan saya cerita sama orang tua lo?ancam Mulya sekedar menakuti.
"Emangnya kamu tahu apa tentang saya?
"Ada aja..?
Kayak gitu tuh papa ngomongnya.
"Haa.. haa...
"Papa pinter ngerjain mama?Kikan tertawa karena mendengar cerita mamanya.
***//***
"Alfian, sebaiknya kamu nginap dirumah saya?"nanti besok saya antar kamu kebengkel.Ucap pak Mulya pada Alfian
"Oke?saya tidak ngerepotin keluarga pak Mulya."Tidak?mereka pasti kaget bercampur senang?
"Kok, bisa?tanya Alfian keheranan."Karena baru pertama kali ada tamu datang plus nginap.
"Haaa...haaa..
"Mengapa bapak tertawa?tanya Alfian lagi karena penasaran."Hari ini saya ingin mengerjai mereka,ucap pak Mulya dengan tersenyum-senyum."Mereka pasti panik.
"Saya jadi penasaran dengan keluarga pak Mulya,seperti apa kehidupan keluarganya yang membuat pak Mulya begitu bahagia.
****//****
"Ma...
"Papa kapan datangnya,sih?"Kikan ngantuk nih?"Ma...!hubungi papa, dong?
"Papa, kan nyetir, sayang!tunggu aja?
"Tet... tet..
__ADS_1
"Ma...
"Papa pulang?Kikan berlari keluar untuk menyambut papa Mulya pulang.
"Assalamualaikum!
"Walaukum salam, pa? "Kikan kangen sama papa? "Kikan langsung memeluk papanya.
"Ah, lebay? ucap papa Mulya saat melihat putrinya sudah berdiri. "Baru saja papa tinggal dua hari sudah kangen.
"Wah..
"Papa bawa teman yah,ucap Riani?
"Aku menoleh kebelakang dan melihat seorang pria berdiri disamping mobil papa.
"Assalamualaikum,bu?
"Walaikumsalam?
"Aku merasa tidak asing dengan wajah ini, tapi aku pernah lihatnya dimana, yah? bertanya Kikan dalam hati."Begitu juga dengan Alfian,ia merasa tidak asing dengan wajah Kikan, seperti pernah melihatnya.
"Perkenalkan teman papa dokter Alfian?
"Ibu tidak asing,deh dengan Alfian?
"Ibu pengen tanya, deh? sekolah SMAnya dimana?
"Ma....
"Tamunya ngak disuruh masuk,kalau mama mau bertanya nanti aja setelah tamunya masuk, ucap papa Mulya.
"Astagfirullah!mama lupa?
"Masuk nak Alfian?
"Terima kasih,bu?
Mereka semua masuk dan duduk diruang tamu.
"Ngomong-ngomong, nak Alfian SMAnya dimana?tanya Riani karena merasa pernah melihat Alfian sebelumnya.
"Ma....
__ADS_1
"Pak Mulya mengisyaratkan istrinya untuk tidak bertanya.
"Ngak apa-apa,pak?saya ngerti namanya juga ibu-ibu?
"Tuh, Alfian juga ngerti?ujar Riani kepada suaminya.
"Saya belajar diSMA Bakti Husada?
"Itukan SMAnya kak Rifat, mam?"celetuk Kikan.
"Maksudnya Rifat Artanegara Nugroho.
"Kok,tahu!tanya Kikan lagi.
"Kami bersahabat dari SMA sampai sekarang,ujar Alfian."Sayangnya saya belum ada waktu untuk main-main kesini. "Makanya ibu ngak asing dengan wajah Alfian.
"Kalau, papa kenapa bisa kenal dengan dokter Alfian?tanya Kikan.
"Papa dan dokter Alfian bekerja dirumah sakit yang sama.
"Eehm.
"Kenapa,tanya Mulya kepada putrinya.
"Bingung aja, pa? "papa sahabatan dengan dokter Alfian dan kak Rifat bersahabat juga dengan dokter Alfian,ujar Kikan sedikit kesel.
"Kikan bingung jadi apa nanti?"jadi istri, nak Alfian saja, celetuk mama?
"Saya sudah pernikah, bu?
"Yah, ngak bisa jadi mantu deh?
"Udah punya anak berapa, nak Alfian?
"Satu, perempuan,tapi istri saya sudah meninggal,setelah melahirkan putri kami.
"Oooo! "sudah menikah lagi?
"Belum, bu?
"Mam....
"Makanannya udah dihangatin?
__ADS_1
"Mari kita kemeja makan?
"Alfian kagum dengan bu Riani, yang mampu menyiapkan hidangan rumah,rasanya ia rindu dengan masakkan istrinya yang dulu.