
"Hari ini Mariska meminta untuk bertemu, setelah seminggu yang lalu kami bertemu.
"Temani Mas, Ketemuan sama Mariska.
"Apa yang di inginkan perempuan
itu,mas?"tanya Mariska,karena tidak senang.
"Cemburu,yah?"sedikit,jawab Rita dengan memajukan bibirnya."Imut banget,sih?"bikin gemes ucap Rifat dengan memencet hidung Rita.
"Hem... hemm..?
"Siap,pak!
"Rita dan Rifat kaget karena ayah Rita sudah berdiri dibelakang mereka dan sudah melihat kelakuan mereka dua.
"Cepatan nikah,ucap pak Bambang Mulyana dengan menyungingkan senyum bahagia. "Ngomong-ngomong,kalian mau kemana?
"Rifat mau bertemu teman lama dan membawa Rita, karena teman Rifat seorang perempuan.
'Pergilah,jaga diri kalian, ucap pak Bambang kepada Rifat dan Rita.
"Terima kasih,ayah?"cepatlah kalian menikah.
"Tentu saja, ayah.
"Mereka pergi setelah mencium punggunya tangan Bambang.
*/*/*/*/*/*/*/*
"Mengapa Mariska ingin bertemu, yang? "Tanya Rita pada Rifat.
"Masalah Alfian?jawab Rifat.
"Siapa Alfian,Rita baru dengar ada teman Mas yang namanya Alfian.
"Alfian sahabat mas,waktu SMA."'Setahun yang lalu mas bertemu dengan Alfian, karena ia juga teman kerja papa dirumah sakit.
"Alfian juga dosennya Kikan dikampus.
"Lalu apa hubungannya dengan Mariska?
"Penasaran,yah?"Hehm, angguk Rita.
__ADS_1
"Dulu Alfian dan Mariska adalah sepasang kekasih,sampai mereka lulus.
"Setelah itu, kami putus kontak dan sekarang baru ketemu lagi.
"Mas, jadi bingung?"mengapa Alfian yang dulu tergila-gila dengan Mariska,bisa tidak mengenalinya.
"Aneh,bukan?"sebaiknya kita mendengarkan cerita mbak Marisaka,mengapa ia tidak jadi menikah dengan Alfian.
*/*/*/*/*/*/*/*/
"Mas,hpnya bunyi?
"Angkatin dong, mas lagi nyetir,nih?"
"Dari siapa?tanya Rifat.
"Marisaka?"jawab,dong tapi dispeker.
"Kamu ada dimana?
"Masih dijalan, sekitar dua jam baru nyampe.
"Itu terlalu lama, Rifat?"ucap Marisaka.
"Baiklah ngak apa-apa?aku akan menunggumu.
"Ini, perempuan ngak sabaran banget,sih?
"Dulu mas pernah memberi nasehat pada Alfian,untuk tidak dekat dengan Mariska.
"Karena mas pernah melihat ia berjalan-jalan dengan om-om.
"Tetapi, ngak pernah didengarin sama Alfian.
"Selama ngekos bersama Alfian,Mariska selalu datang.
"Mas pernah melarang Mariska untuk tidak sering-sering datang kekosan,anak cowok.
"Tetap aja dia datang."Setelah Itu, mas ngak mau tahu apa yang mereka lakukan berdua.
"Sampai kita lulus,baru kali ini,mas ketemu lagi.
*/*/*/*/*/*/*/
__ADS_1
"Rifat mengapa belum juga datang,lama banget,sih.
"Tidak akan aku biarkan orang lain mengambil posisiku didalam hatimu Alfian, siapa pun orangnya.
"Dirimu milikku dan juga sumber keruanganku."Perempuan mana yang membuat dirimu berubah.
Aku telah kembali dan aku bukan Mariska yang dulu,yang selalu dihina mamimu.
**Flahsback**
"Mami, ngak setuju kamu pacaran dengan wanita murahan ini,apa lagi menikah,Alfian.
"Mami tidak akan pernah merestuinya.
"Mami lebih baik kehilangan anak dari pada mempunyai menantu yang tidak sepadan dengan Keluarga kita.
"Putuskan hubunganmu dengannya atau angkat kaki dari rumah ini?
"Bawa perempuan ini pergi dari hadapan mami,jika dirimu tidak kembali kerumah ini?
"Mami ambil semua fasilitas yang pernah mami dan papi berikan Kepadamu.
"Ingat itu,nak?"suatu saat matamu akan terbuka,setelah melihat siapa perempuan ini sebenarnya.
"Mami Laura pergi berlalu meninggalkan mereka berdua.
"Apa yang harus kita lakukan Alfian,untuk meyakinkannya mamimu?
"Sebaiknya aku mengantarkanmu pulang,kita akan membicarakan ini didalam perjalanan.
"Mami akan menerimamu,jika dirimu mempunyai pendidikan tinggi dan aku akan membiayai pendidikanmu tanpa sepengetahuan mami dan papi,jadi bersabarlah.
"Tunggulah beberapa tahun lagi, kita berdua harus membuktikannya kepada papi dan mami."Jangan, marah dengan ucapan mami?
"Bukankah cinta butuh perjuangan dan keikhlasan,aku mohon bersabarlah?
"Aku mencintaimu.
"Kamu kuliah jurusan apa, Alfian?
"Kedokteran spesialis penyakit dalam, setelah itu melanjutkan keahli bedah penyakit dalam.
"Itu terlalu lama,jadi kapan kita nikahnya?
__ADS_1
"Buktikan,kepada mami kalau dirimu layak menjadi bagian keluarga Pramuja Surya.