Dokter Cinta DiKampus Kesehatan

Dokter Cinta DiKampus Kesehatan
"Kak Rony"


__ADS_3

"Belajar yang rajin.


"Iya pa?"


"Nanti yang jemput Kikan siapa, pa?


"Mas Rifat, masih diluar kota!


"Naik taksi aja?


"Ini papa tambahin uangnya.


"Ngak usah, pa?


"Uang yang kemarin belum habis.


"Ah!


"Kamu ngak jajan sayang!


"Udah dibekalin macam-macam sama mama? "Dan Kikan juga ngak suka jajan disini.


"Terlalu ramai banget,pa?


"Namanya juga kampus.


"Kikan hanya duduk-duduk dikantin membuka bekalnya Kikan?


"Hihi, Kikan hebatkan,pa?


"Iya.


"Antriannya panjang banget,pa?


"Kikan ngak mau,sambil memajukan bibir bawahnya.


"Iya, terserah Kikan?


"Papa do'ain aja yang terbaik buat Kikan.


"Pa...!


"Udah sampai?


"Papa ngak masuk kedalam?"nanti aja, papa juga sibuk.


"Pa..!


"Cium pipi Kikan.


"Udah jadi mahasiswa!


"Ucap papa Mulya.


"Kikan itukan masih anak papa?


"Kalau Kikan udah nikah.


"Baru Kikan ngak minta cium pipi sama papa dan mas Rifat.


"Iya.


"Kemari papa ngak mau berdebat lagi.


"Cup..!


"Terima kasih,papa?


"Assalamualaikum, papa?


"Walaikumsalam.


Mulya hanya bisa geleng-geleng kepala melihat ulah putrinya.


"Dari jauh Rony memperhatikan tingkah laku Kikan.


"Hai..!


"Lihat tuh?


"Apa lo bisa mendekatinya, ucap Herman. "Lihat aja tuh bodyguardnya.


"Tiap hari diantarin.


"Mungkin takut anaknya diculik.


"Diam!


"Lihat dia datang?


"Kikan...!


"Hai...Kak?


"Maaf!

__ADS_1


"Kikan mau kekelas.


"Kikan....?


"Melihat kebelakang.


"Jihan baru nyampe?


"Iya,ucap Jihan.


"Hai...!


"Kikan...!


"Jihan! tungggu gue.


"Hai!


"Kak Rony!


"Hai!kak Herman?


"Kok,cuma berdua?


"Yang lainnya pada kemana?tanya Sisil. "Belum datang! ucap Herman


"Kak, kami pergi duluan?


"Iya.


"Yang satunya diam!


"Yang duanya centil.


"Itu Kikan hatinya terbuat dari apa, yah?


"Ngak bergeming melihat kegantengan kita. "Rony diam tidak menanggapi,clotehan Herman.


"Rony sudah hampir empat semester dikampus ini!


"Baru kali ini ada cewek yang cuek sama Rony.


"Kalau udah melihat dirinya?


"Perempuan dikampus ini.langsung menebarkan pesona mereka.


"Hanya Kikan yang cuek padanya.


*******


"Kikan...!


"Ada apa,sih?


"Sepertinya,kak Rony suka sama lo?


"Tapi,gue yang ngak suka sama dia.


"Ya, ampun Kikan?


"Semua cewek mau jadi pacarnya kak Rony?


"Salah satunya gue, ucap Sisil.


"Sisil....!


"Gue itu ngak mau pacaran!


"Gue tuh maunya nikah?


"Kalau gue,udah nikah?


"Mau macam-macam udah boleh?


"Malam mingguan berdua!


"Liburan berdua,


"Nonton bareng berdua.


"Itu baru hebat, ucap Kikan yang membuat mulut kedua temannya terbuka.


"Mingkem, nanti dimasukin kuman.


"Kikan....!


"Mana ada lelaki yang mau nikah dulu tampa proses pacaran?


"Ada dan pasti ada, ucap Kikan.


"Paling-paling duda?ucap Sisil!


"Ngak apa-apa!


"Yang penting gantengnya bisa menyamai papa dan mas Rifat, ucap Jihan?

__ADS_1


"Itu tahu jawabannya.


"Hihi....!


"Allahuakbar.


"Ayo, cepat kita masuk kelas.


********


"Rony masih berpikir apa kekurangannya, sampai-sampai Kikan tidak tertarik ngomong atau sekedar menyapanya saja.


"Bisakah aku membuat ia jatuh cinta padaku? atau akukah yang akan jatuh cinta padanya.


Baru kali ini,ada perempuan yang mampu membuatku tidak bisa tidur.


"Ahh!


Rony mengacak-acak rambutnya.


"Uuhh...!


"Anak mami mikirin apa, sih?


"Menurut mami sebagai perempuan!


"Rony ini ganteng ngak, sih?


"Haha...!


"Bintang kampus kok, ngak PD, sih?


"Bukan gitu, pi?


"Ada mahasiswa cewek di kampus Rony.


"Melengos aja ngak nyapa Rony.


"Kalau cewek-cewek yang lain selalu menyapa.


"Dia ngak tuh.


"Hai...!


"Kak Rony!


"Apa udah makan?


"Saya belikan yah.


Rony sampai bosan mendengarnya.


"Hahaaaa...!


"Yang satu duda?


"Belum kepengen nikah lagi.


"Yang satunya lagi bingung karena cintanya yang tidak bersambut.


"Mengapa saya dibawa-bawa dalam masalah ini?


"Udah pulang!


"Baru aja datang.


"Langsung kekamarnya Atika.


"Carilah, pasangan untukmu dan putrimu.


"Capek, pi?


"Setiap ada perempuan,yang ingin Alfian dekati.


"Atika sudah menunjukkan gejala tidak suka. 'Dari putri teman mami!


"Temannya papi dan yang lainnya,selalu tidak cocok untuk Atika.


"Kalau suatu saat,ada perempuan yang mampu membuat Atika bahagia!


"Aku akan langsung menikahinya.


"Karena Alfian tidak tega melihat Atika sakit-sakitan.


"Alfian akan menunggu perempuan pilihan Atika.


"Wah...!


"Kak Alfian puasa, dong.


"Ah!


"Brengsek, lo.


Alfian juga berpikir.Apakah dia akan menunda selamanya.

__ADS_1


__ADS_2