
Selesai makan malam.
Kikan membantu mama Riani merapikan meja makan dan mencuci piring kotor.
"Ma... pa...!
"Kikan duluan, yah?
"Iya!
"Selamat mimpi yang indah sayang!
"Iya!
"Ucap Kikan.
"Ngak terasa, yah pa?
"Anak-anak sudah besar,ucap mama Riani.
"Apakah mama mau punya anak lagi?
"Ucap papa Mulya mengangkat kedua alisnya untuk menggoda istrinya.
"Maksud,papa?
"Jangan-jangan,pa?
"Ampun,pa?
"Ayo!
"Kita masuk kamar?
"Ngapain,pa!
"Istirahat,curiga amat!,sih?
Mama Riani memasuki kamar dengan begelayut dipundak suaminya.Papa Mulya tidak lupa mengecup kening istrinya.
******
"Tut.... Tut.... tut....!
"Assalamu'alaikum!
"Walaikumsalam.
"Ada sih Ki?
"Telpon gue Malam-malam?
"Mengapa ngak dari tadi, sih?
"Ya,Allah Jihan?
"Pertanyaan lo kayak kereta api?
"Satu-satu dong, pertanyanya?
"Iya!
"Cepatan gue ngantuk,nih?balas Jihan.
"Besok kita kekampus diminta bawa apa, yah? tanya Kikan.
"Besok kita ngak bawa apa?
"Kita hanya datang untuk mengambil jadwal (MOK).
"Ooo..!gitu.
"Besok jangan lupa pakai baju putih dan rok hitam.
"Paham?
"Jangan tanya lagi, ucap Jihan.
"Iya!
"Terima kasih Jihan?
"Asssalamualaikum!
"Sampai ketemu besok pagi.
"Walaikumsalam.
"Hauuum...!
"Mulut Kikan terbuka lebar? ngantuk.
"Tidur,ah!ucap Kikan dan ia pun tertidur.
******
"Kikan... !
"Shalat subuh sayang?
"Iya!
__ADS_1
"Bilangin sama papa?
"Tunggu,Kikan?
"Iya!
"Dasar anak papa.
"Kikan wudhu, lalu shalat bersama?
"Selesai shalat!
mereka tidak berajak dari duduknya,karena Kikan telah merebahkan kepalanya dipangkuan papa Mulya.
"Kikan.. !
"Jangan manja seperti ini, ah?
"Pa...!
"Besok Kikan udah jadi mahasiswa.
"Biarin kepala Kikan hari ini dipangkuan,papa?
"Oke!
"Dasar anak manja?
"Ma...!
"Nanti Kikan bisa ngak punya suami kayak papa?
"Haaah..... !
"Dengarin papa?
"Kikan anak yang baik!
"Insyallah semoga Allah menghendaki, Aamiin.
"Kalau, Kikan ingin dapat suami yang baik? "Sekarang bantu mama memasak.
"Baik, pa?
"Ma.. masak apa pagi ini?tanya Kikan.
"Nasi goreng?
"Papa lagi kepengen.
"Sebenarnya!
"Hari ini, mama mau masak udang balado. "Karena ada pesanan tuan besar...!
"Ma..!
"Masak udang baladonya nanti aja!
"Tunggu Kikan pulang dari kampus.
"Karena Kikan mau belajar masak.
"Sekarang Kikan mau mandi?
"Mau barengan pergi kuliah diantar papa.
*******
"Kikan......!
"Hai..!
"Jihan!
"Assalamualaikum.
"Om Mulya!
"Walaikumsalam?
"Apa kabar Jihan?
"Baik, om?
"Kikan.. !
"Papa pergi dulu?
"Kikan mencium tangan papanya,tidak lupa pula papa Mulya mencium pucuk rambut putrinya.
"Selamat belajar sayang.
"Terimakasih,pa?
"Jangan nakal.
"Assalamulaikum!
"Walaikumsalam.
"Dah?
__ADS_1
Kikan baru masuk halaman kampus, setelah mobil papanya tidak terlihat lagi.
Baru saja beberapa langkah masuk halaman kampus, Kikan disorakin mahasiswa dikampus. Kikan cuek, ia tetap berjalan untuk mengikuti kegiatan (MOK).
"Ayo!
"Jihan jangan takut.
"Percuma, lo punya kakak seorang perwira. "Berkata Kikan dalam hati.
"Baiklah!
"Kalian sudah berkumpul semua.
"Berdiri dan berbaris berdasarkan jenis kelamin.
"Baik!
"Kak!
"Nanti, salah satu teman kami akan membagikan kertas jadwal (MOK).
"Acara (MOK) berlangsung selama satu minggu.
"Setelah itu!
"Kalian resmi menjadi mahasiswa kesehatan Universitas Dharma Nusa Bangsa.
"Baik,kak?
"Terimakasih.
"Oke!
"Sekarang kalian boleh bubar?
"Sekarang pukul 10.00 wib."
"Kumpul kembali pukul 11.00 wib.
"Baik, kak?
"Resmi apanya?
"Orang dah jelas-jelas lulus.
"Ya. Allah?
"Mengapa harus ada kegiatan seperti ini.
"Kikan ngak suka.
"Hai!
"Anak TK?
"Ini cewek ngapain lagi,sih.
"Apa ngak tahu Kikan, lagi jengkel.
"Hari gini masih cium tangan, cium dahi?
"Lucu banget?
"Emangnya,kenapa?
"Kakak,iri?
"Wah!
"Anak baru berani nyolot, nih?
"Memangnya,kenapa?
"Emangnya hanya kakak yang boleh kuliah disini.
"Kalau kakak ngak senang sama saya?
"Ngak apa-apa?
"Tapi jangan pernah hina orang tua Kikan.
"Itukan papanya Kikan?
"Mau Kikan peluk, mau Kikan cium itu haknya Kikan.
"Kakak ngak berhak mengatur Kikan.
"Saya datang kesini bukan untuk berantem. "Tapi untuk belajar.
"Ayo!
"Jihan kita kekantin.
"Ingat!
"Gue akan balas.
"Ngak masalah, jawab Kikan.
"Jihan kita pergi.
__ADS_1
"Males ngelihat mereka.
Kikan dan Jihan berlalu meninggalkan mereka.