
"Akhirnya dua minggu yang dinantikan,datang juga."Gue Mengapa berdebar-debar,Alfian Lo jangan grogi."Ucapku menguatkan hati.
"Alfian cepat, waktunya sisa dua jam,panggil mami Laura.
"Iya, mami?"Alfian turun.
"Ada apa,nak?"tanya mami Laura.
"Alfian grogi,mi?
"Allahuakbar,nak?"ini pernikahan yang kedua, sayang.
"Daddy.....
"Mami...
"Iya, kita kerumah mami?"Atikah senang
"Ehng, disertai dengan anggukkan.
"Mas,kenapa belum datang?"tanya Kikan kesel karena tamu sudah berdatangan.
"Iya,ngak sabaran?"Mas sedikit grogi.
"Mas bingung papa atau penghulunya nikahkan kita.
"Ki, lo ngirim pesan sama Pak Alfian.
"Iya, Jihan?"gue khawatir.
"Sini ponsel,lo gue sita."Jihan mengambil ponsel Kikan.
"Jihan.. balikin ponsel gue."Gue mau balas pesan dari Mas Alfian.
"Ngak boleh,kalau udah selesai semua gue balikin ponsel,lo?
"Ini pernikahanku yang langsung menjadi seorang ibu dan istri.
"Gue harus berbuat apa nanti, kalau sudah satu kamar Sama mas Alfian.
*/*/*'/*/*/*/*/*/*/*/*
"Dihadapanku sekarang adalah rekan kerja sekaligus mertua.
"Sebentar lagi statusku berubah menjadi seorang suami.
"Semua sudah berkumpul, wali masing-masing mempelai dan para saksi?
__ADS_1
"Iya, sudah semua,pak?
"Jadi yang menikahkan putrinya adalah pak Mulya sendiri.
"Setelah akad nikah selesai dan para tamu udah pada pulang,tinggal keluarga besar kedua mempelai.
"Mas, Mandi duluan karena papi dan mami dan keluarga yang lain sedang, mmenunggu.
"OK.
:Alfian melepaskan kancing kemejanya Dan mengambil handuk dan langsung mandi Karena tubuhnya terasa lengket.
"Dari kaca rias Kikan melihat bentuk tubuh suaminya ,karena Allfian hanya mengunakan handuk yang melingkar dipinggangnya yang menutupinya sampai kelutut.
"Alfian sengaja, karena ia tahu saat ini Kikan sedang melihat kearahnya.
"Sayang kamu ngak mandi,mas turun kebawah duluan,saat ini Alfian sudah berpakaiannya dan siap turun kebawah.
"Saat Alfian turun Sendirian, mama Riani bertanya."Mengapa kamu keluar sendirian,Kikan kemana, nak?
"Sedang mandi, ma? sebentar lagi ia keluar.
"Alfian melihat putrinya yang tertidur nyenyak.
"Dia, menggelilingi ruangan ini, sampai ia kelelahan."Benarkah,sahut Kikan yang baru turun dan langsung bergabung.
"Iya, ma?
"Bawa ini kedepan,nak?
"Kikan membawa napan berisikan minuman teh hangat dan meletakannya diatas meja.
"Kikan duduk disamping Alfian dan bergabung bersama.
"Mi....
"Kikan tidak melihat Kak Rony?"kemana kak Rony?"tanya Kikan.
"Nak Kikan kenal sama Rony?
"Iya, kakak tingkat.
"Baru tahu juga, karena dikenalkan sama mas Alfian.
"Saat ini ia berada diluar negeri, menyelesaikan studynya.
"Oo... pantas saja Kikan tidak melihatnya.
__ADS_1
"Sebaik,kami pulang,pak Mulya.
"Titip putra nakal kami disini.
"Setelah keluarga besannya pulang mereka masuk kedalam rumah.
"Saat Kikan ingin mengambil gelas kotoran di meja tamu.
"Mama Riani melarangnya.
"Suamimu sudah dikamar, besok saja.
"Iya, ma?
"Kikan naik keatas,langsung masuk kekamarnya.
"Ia sangat terkejut, saat Alfian memeluknya dari belakang dan meraba-raba tubuhnya.
"Alfian menelusuri bagian-bagian tubuh Kikan dan meremas dua bukit sintal,milik Kikan.
"Ia, membalikan tubuh Kikan menghadap kearahnya.
"Alfian langsung melumat bibir Kikan dan memberikan tanda-tanda kepemilikannya ditubuh Kikan.
"Dilucutinya, pakaian Kikan dan meraba-raba perut Kikan yang bergerak-gerak,yang mengikuti tarikkan nafasnya yang turun naik.
"Dan jari tangannya menelusuri bukit kecil yang ditumbuhi rumput-rumput hitam.
"Jari-jarinya mencari gua kecil diantara rerumputan hitam dan merasakan adanya cairan hangat yang mulai keluar.
"Merasa sudah cukup, Alfian melepaskan seluruh pakainnya dan meleparkannya disembarang tempat.
"Ini agak sedikit sakit dan terasa nyeri saat semuanya selesai.
"Kikan hanya menggangguk, karena saat ini ia sudah dikuasai birahi.
"Karena Alfian tahu,ini akan membuat Kikan merintih saat selaput keperawananannya, terkoyak.
"Saat, jagoan kecilnya masuk kegua kecil, Kikan merintih hanya beberapa detik, setelah itu ia merasakan kenikmatannya luar biasa.
"Alfian mencium dahi Kikan,setelah mencapai klimaksnya.
"Thank you,honey."Ucap Alfian.
"Kikan tersenyum dan tidur kedalam dekapan suaminya.
"Alfian hanya tersenyum melihatnya.
__ADS_1