Dokter Cinta DiKampus Kesehatan

Dokter Cinta DiKampus Kesehatan
"Ada Rasa Cemburu"


__ADS_3

"Alfian tersenyum-senyum mengingat kejadian hari ini.Ia tak menyangka,kalau bisa bertemu Kikan lagi."Lucu banget,tuh anak.


"Rony memperhatikan perubahan sikap kakaknya,dari tersenyum sampai mengelengkan kepala.


"Kak Alfian bicara sama Rony?


"Iya, dirimu membutuhkan uang berapa banyak?tanya Alfian untuk mengurangi rasa gugupnya.


Rony tahu kalau kakaknya berbohong.Baru kali ini ia melihat wajah ceria kakaknya saat bertemu Kikan.Sudah lama ia tidak melihat kakaknya bisa tertawa lepas seperti tadi.


"Aku juga melihat,perubahan pada Kikan lebih bisa tersenyum manis saat bertemu kakak.


Kikan memperlihatkan sikap manjanya saat bicara bersama kakak,sama seperti aku melihat saat ia bersama kakak atau ayahnya, gumam Rony dalam hati.


"Tapi saat melihatku,Kikan akan memperlihatkan sikap cuek ngak perduli. Sungguh menyakitkan,apakah ini yang dirasakan oleh semua wanita yangku sakiti hatinya.


Aku merasakan sakit,setiap Kikan menolak berbicara denganku.Jangankan melihat, mendengarkan namaku saja ia sudah jengkel.


"Tumben, lo diam?biasanya ngerocos sepanjang jalan sampai gue bosan mendengarnya,tanya Alfian pada adiknya.


"Kakak juga beda?


"Apanya yang beda?tanya Alfian pada Rony.


"Ada aja, rahasia.


"Bagaimana kalau kita masuk Mall terdekat biar ngak mutar jauh?


"Rony ikut aja deh.


"Bagaimana kalau sekalian belanja untuk kebutuhanmu disana.


"Nanti aja deh, kak?masih satu minggu.


"Kalau sudah siap kasih tahu kakak.


"Kakak harus kembali lagi.

__ADS_1


**//**//**//**//**


""Rasa cemburuku belum hilang dari kemarin, tapi hari ini hatiku terasa mendidih melihat Kikan bersama kakak diatap kampus.


Kikan bisa tertawa lepas saat bersama kakak.


Cewek yang gue incar dari hari pertama,di tikung kakak sendiri."Apa yang sedang mereka bicarakan disana?


"Atika sangat lucu dan mengemaskan,pasti menyenangkan punya putri seperti dirinya, ucap Kikan sambil melihat foto Atika diponsel Alfian.


"Tentu saja! aku juga mengagumi pak Mulya, karena mempunyai seorang putri yang sangat pengertian,ujar Alfian dengan tersenyum kearah Kikan.


"Pak Alfian bisa saja.


"Kalau aku boleh bertanya,apakah Kikan sudah punya pacar!tanya Alfian untuk memberanikan diri.


"Belum?


"Mengapa, tanyaku pada Kikan.


"Agak sedikit takut.


Aku hanya bisa tersenyum melihat kearah Alfian.


"Dulu Kikan pernah kecewa.Orang yang Kikan sayangi ternyata menyukai sahabat Kikan sendiri.


"Semenjak peristiwa itu, Kikan trauma untuk mempunyai seorang pacar."Kikan mencari pria yang siap menikahi Kikan.


"Itulah mengapa Kikan tidak bisa lepas dari papa dan kak Rifat.


"Itu Kikan lakukan untuk tidak diganggu.


"Terus,mengapa dirimu selalu bersembunyi disini,tanya Alfian karena melihat kelucuan Kikan.


"Ini! Kikan menunjukkan bekal makanan yang dibawanya setiap hari.


"Mahasiswa disini,selalu mengatai Kikan.

__ADS_1


"Hiii... ada anak TK.


"Sebenarnya Kikan malas, untuk antri dan Kikan takut akan menyusahkan ibu.


"Masalahnya,Kikan pernah jajan sembarangan dan diopname selama satu minggu karena alergi pada makanan.


"Jadi dari TK sampai kuliah,Kikan tetap bawa bekal."Baguskan?


"Iya, aku menganggu setuju.


Aku mempertahankan cara Kikan bicara. Bibirnya bergerak keatas dan kebawah,sangat menarik,sangat berbeda dengan wanita-wanita yang biasa ku kenal.


"Pak Alfian..! teriak Kikan.


"Iya!


"Pak Alfian juga tidak suka padaku, yah!


"Tidak, aku hanya ingin tahu bagaimana rasanya makanan rumah.


"Kalau enak kita berdua makan bersama lagi ditempat ini dan setiap hari kau harus membawanya.


"Setuju?


"Oke, Kikan terima.


"Bawa kemari aku mau lihat,duduk disini.


"Wah..! ini enak Kikan.


"Pak Alfian ngak Alergi dengan makanan?


"Tidak karena aku seorang dokter.


"Jangan dihabisi, Kikan juga mau makan.


"Ingat, setiap hari harus membawa bekal ini untukku juga.

__ADS_1


"Kita akan makan bersama-sama.


"Hehm, baiklah.


__ADS_2