Dokter Cinta DiKampus Kesehatan

Dokter Cinta DiKampus Kesehatan
"Bertemu Lagi"


__ADS_3

"Lagu sleeping child milik Michael Learn terdengar dari nada dering diponsel,Alfian.


Ia, melihat panggil masuk dari diponselnya.


Ada apa, sih mami?nelpon pagi-pagi begini,tinggal ngetok pintu kamar aja.


"Assalamualaikum,mi?ada apa sih telpon Alfian pagi-pagi,masih ngantuk nih?.


"Walaikumsalam,sayang?mami sudah dikamar kamu, tapi kosong.Teriak dari seberang sana.


"Astagfirullah,Alfian lupa menghubungi mami? kalau Alfian nginap dirumah dokter Mulya.


"Mengapa harus nginap dirumah orang asing, sayang."Maaf, mi! mobil Alfian mogok, jadi numpang sama pak Mulya.


Karena,kemalaman Alfian akhirnya nginep.


Atika rewel ngak, mi?tanya Alfian.


"Tidak.


"Cepatlah pulang.


"Iya, mi. Alfian mengambil handuk yang sudah diberikan Kikan kepadanya tadi malam.


Setelah keluar dari kamar mandi,ia hendak berpakaian tetapi terdengar suara memanggil namanya.


"Tok... tok... Dokter Alfian!


"Iya! tunggu.


"Alfian membuka pintu kamar.


"Aaa... teriak Kikan?karena kaget melihat Alfian hanya menggunakan handuk yang melingkar dipinggangnya,dari dulu sampai sekarang Kikan hanya melihat papa atau Rifat bertelanjang dada.Saat melihat Alfian,yang ia rasakan adalah debaran.


"Sorry!Alfian reflek dengan membanting pintu dan memegang dadanya yang masih berdebar.


Alfian sudah terbiasa bertelanjang dada saat keluar dari kamarnya.Karena lupa kalau sekarang ia tidak berada dirumahnya,tetapi berada dirumah pak Mulya.


"Astagfirullah!gue kok bisa lupa, sih?


"Ada apa Kikan pagi-pagi udah teriak,malu ada tamu!ujar Rifat."Maaf!sahabat kak Rifat buat Kikan kaget.


"Ah,kok bisa?tanya Rifat agak sedikit kaget.


"Tanya aja sama sahabat kakak?


"Terus ada apa dengan pipimu,tanya Rifat dengan mengangkat kedua alisnya keatas.

__ADS_1


"Ada apa dengan pipiku,kakak?tanya Kikan dengan menyentuh kedua pipinya.


"Bersemu merah!suka,yah sama sahabat kakak.


**//**//**//**//**


Pagi ini gue ngantuk,banget.Entah mengapa tadi malam Atika sangat rewel membuat aku tidak bisa tidur.Alfian mencoba merebahkan tubuhnya disofa,untuk memejakan matanya sebelum masuk kekelas kembali.


"Tok... tok... tok...!


"Kak... saya masuk, nih?


"Ssst...? lo ngape sih,kakak ngantuk banget nih. Dengan terpaksa Alfian membuka pintu.


"Rony! ngapa, lo kesini!kakak mau tidur.


"Ngantuk yah,kakak?


"Udah tahu nanyak lagi!perlu apa kemari?tanya Alfian kepada adiknya.


"Bagi uang kakak!Rony udah kehabisan uang.


"Apakah untuk keperluanmu diluar kota?


"Iya, sesuai Jadwal yang diberikan!satu bulan Rony meninggalkan keluarga,huh.


"Sama,kakak juga pernah mengalami apa yang kamu jalani sekarang,jadi harus sabar.


"Ngak usah, cukup kakak kasih uang tunai saja.Karena disana agak jauh dari kota, jadi percuma aja bawa kartu ATM,ujar Rony kepada Alfian sang kakak.


"Sebaiknya Kita keluar?"untuk apa,kakak?tanya Rony."Katanya lo butuh uang,gimana sih?


"Tapi,kakak kekelas dulu untuk memberikan tugas sampai menunggu kakak pulang.


"Cepat, ikut kakak!


"Rony, tunggu disini aja, kak?


"Ngak bisa karena kelasnya tidak jauh dari area parkir khusus dosen.


Alfian dan Rony sampai diruang kelas D1.


"Karena asyik ngobrol,Alfian tidak sengaja bertabrakan dengan seseorang saat didepan pintu kelas.


"Ssst, siapa sih?Alfian mengusap dahinya yang terasa sakit.


"Maaf, pak? saya ngak sengaja,karena mau kebelakang kebelet banget,pak?

__ADS_1


Alfian memijit-mijit dahinya untuk mengurangi rasa sakit dan ingin melihat siapa orang yang telah berani membuat ia sakit.


"Kikan...! dokter Alfian.Mereka saling bertatapan karena kaget bisa bertemu lagi.


"Dokter Alfian, maaf? ucap Kikan dengan memegang kedua telinganya.


"Haha...kamu lucu Kikan seperti anak kecil aja,ucap Alfian.Kikan meraba dahi Alfian dan bertanya"apakah masih sakit?


"Ngak, karena gue dokter dan lo calon perawat.


"Dokter Alfian mengapa ada disini dan kok tahu Kikan calon perawat ?tanya Kikan penasaran.


"Hari ini jadwal saya masuk kekelas ini dan kebetulan gue dosen disini.


"Jadi..... dokter Alfian dosen.... Kikan mengantungkan jawabannya.


"Jadi ini pertemuan kita yang ketiga kalinya, ujar Kikan."Benarkah..?ucap Alfian.


"Iya, yang pertama saat Kikan mengikuti MOK, kedua saat dirumah dan ketiga disini.


"Oh...!saya ingat.


"Jadi, dokter Alfian dosen yang di idolakan Jihan dan mahasiswi disini,ucap Kikan dengan mentautkan kedua alisnya.


"Maafkan,Kikan!dengan melebarkan senyumannya.


"Kikan harus panggil apa nanti sama dokter Alfian? tanya Kikan dengan sikap manjanya.


"Hmm,gini aja kalau dikampus panggil saya pak Alfian, tapi kalau diluar cukup panggil Alfian saja. Gimana, tanya Alfian kepada Kikan?


"Baiklah Kikan setuju dengan menjabat tangan Alfian.


"Mengapa pak Alfian kekelas, inikan belum jam masuk?


"Iya,saya tahu?sebenarnya saya mau menitipkan tugas kepada ketua kelas,tapi kebetulan ada kamu saya titip ini,ucap Alfian dengan menunjukkan buku yang dibawanya.


"Empangnya pak Alfian mau kemana?tanya Kikan.


"Mau keluar sama adik gue?"Ini saya perkenalkan adalah mahasiswa yang di idolakan mahasiswi dikampus ini.


"Rony, panggil Alfian.


"Hai, Kikan!sapa Rony dengan mengangkat kedua alisnya.


"Jadi, kak Rony adiknya pak Alfian.


"Kikan ngak suka sama adiknya pak Alfian.

__ADS_1


"Mana bukunya,halaman berapa?ucap Kikan dengan wajah cemberut.


Alfian agak sedikit kaget dan dengan perubahan sikap Kikan saat melihat Rony. Alfian menunjukkan tugas yang harus dikerjakan kepada Kikan untuk disampaikan kepada ketua kelas.


__ADS_2