Dokter Cinta DiKampus Kesehatan

Dokter Cinta DiKampus Kesehatan
"Kisah Mama dan Papa"


__ADS_3

*****Flashkback*****


"Riani!


"Lo,dipanggil keruang dekan!


"Ah, yang benar lo, Kris?


"Cepet, nanti lo dimarahin?


"Udah tahu dosen killer, lo tantang!.


"Biarin!


"Lo,resek semua?


"Cepet lo kesana!


"Iya!


"Selamat,yah?


"Aku melangkah pergi meninggalkan teman-temanku.


"Ini dekan maunya apa, yah.


"Sampai juga diruangannya.


"Tok... tok.. tok...


"Assalamu'alaikum,pak?


"Walaikumsalam, masuk?


"Kemari, Riani!


"Bapak hari in ngak bisa masuk kekelas.


"Tunggu disini sebentar,bapak ngak lama.


"Tas saya tertinggal diruang rapat.


"Iya, pak!


"Ini,cowok sombong amat sih!


"ngak lihat, kalau diruangan ini ada orang lain.


"Cowok ini kalau dilihat,ganteng juga.


"Iya, sih!


"Selama ini gue emang cuek ama cowok


"Habis mereka banyak maunya.


"Kalau cowok yang ini banyak maunya,ngak yah.


"Riani memutar-mutar kursinya.


"Ia tersenyum sendiri tanpa menyadari,kalau orang yang dikhayalkannya sudah berdiri tegak dihadapannya.


"Hai, lo lihat apa?


"Ngak! jawab Riani gugup!


"Ini cowok wangi amat sih


"Berapa banyak parfum yang dihabiskannya dalam satu hari.


"Karena melihat cewek ini ngak bergeming.


"Mulya mengambil buku diatas meja dan memukulnya dikepala Riani.


"Apa-apaan, sih?


"Sakit!


"Tahu ngak!


"Itu karena lo udah melihat gue, tanpa izin.


"Ngerti!


"Ini cowok jahat banget sih?


"Siapa suruh lo! jadi cowok ganteng!


"Saya hanya menikmati keindahan ciptaan Allah.


"Baiklah!


"Sekarang aku akan merengut keindahan ciptaan Allah paling seksi.


"Riani kaget!

__ADS_1


Ia lansung berdiri untuk menjauhkan dirinya dari Mulya.


"Ini cowok otaknya mesum.


"Mengapa menghindar.


"Mulya ingin melangkah maju mendekati Riani.


"Tapi,ia mengurukan niatnya karena mendengar langkah kaki,cepat-cepat ia duduk kembali disofa.


"Ngak lama pak Winoto masuk.


"Ada apa!


"Untuk pak Winoto datang cepat datang.


"Ngak ada apa-apa,pak?


"Ini tugasnya, bagikan kepada teman-temanmu.


"Mulya mengangkat kedua alisnya kepada Riani.


"Cepat-cepat Riani keluar dari ruang dekan.


"Ia mengelus dadanya.


"Alhamdulillah,syukurlah.


"Dia sungguh menakutkan.


"Riani belalu pergi.


********


Didalam mobil pak Winoto mencoba bertanya kepada putranya tentang Riani, karena hari ini ia sengaja mempertemukan Riani dengan Mulya.Tanpa sepengetahuan mereka berdua. Karena ia dan pak Anton sudah merencanakan Perjodohan ini sejak lama.


"Beberapa hari yang lalu ia sudah membicarakan Perjodohan ini dengan sahabat masa kuliah dulu.


"Assalamu'alaikum!


"Haaa...


"Walaikumsalam.


"Sudah lama kita tidak bertemu,terakhir kali kita bertemu saat dirimu akan pindah ke Medan.


"Iya, benar.


"Lo, ngak kayak tahu aja.


"Dalam tiga tahun,aku bisa pindah diempat propinsi.


"Ngak, kayak lo.


"Dosen sekaligus dekan dikampus, ucap Anton.


"Tapi, lo juga enak, sih!


"Enak, apanya! jawab Anton.


"Setidak-tidaknya,lo udah ngelilingi Indonesia.


"Iya! benar juga,Win!


"Eh..


"Ngomong-ngomong,anak perempuan semata wayang,lo! apa kabarnya?


"Ada apa, nih?


"Alah! kayak lo ngak tahu aja..!


"Riani.Maksud lo!


"Iyalah.


"Emangnya, lo punya anak berapa?


"Haha...


"Gue senang lihat lo kayak gini


"Aduh-aduh?


"Ibu, ngak dikasih tahu kalau ada tamu datang.


"Apa kabar, Al?


"Alhamdulillah,sehat.


"Pantas aja lo dari dulu mati-matian ngejar Aliyah.


"Karena,sampai sekarang masih awet muda.


"Hah..!

__ADS_1


"Mau minum apa, nih?


"Apa aja yang ada didapur, lo keluarin.


"Kalian berdua dari masa kuliah sama sekarang masih resek.


"Ingat umur.


"Hahaaa..


"Apa kabarnya dengan Ranty!


"Alhamdulillah,Ranty sehat


"Kalian cerita apa, sih?


"Sampai gue shalatnya,ngak tenang.


"Bagaimana kalau kita besanan sama Anton dan Ranty.


"Aku setuju.


"Lo, tega Anton!


"Ranty ngak diajak kesini.


"Ranty sebenarnya mau ikut.


"Tapi ngak mungkin ninggalin putrinya sama pembantu.


"Apa lagi tahun ini Riani ujian Nasional.


"Gue kemarin cari-cari kampus yang membuat putriku merasa nyaman.


"Makanya gue ketemu sama suami, lo.


"Tahun ini,anakku Riani kuliah,ujar Anton.


"Ngomong-ngomong.


"Anak lo, mana?


"Anak gue kuliah dikedokteran.


"Sekarang lagi diJerman.


"Melanjutkan kuliah,mengambil jurusan ahli bedah.


"Waw, hebat.


"Gue ngak mau dia tua dibangku kuliah.


"Setidaknya,ngasih gue cucu dululah.


"Kapan putra lo pulang!


"Belum tahu,jawab Winoto.


"Bagaimana kalau lo minta ia pulang?


"Tapi dengan syarat.


"Mereka tidak boleh tahu!


"Kalau mereka kita jodohkan.


"Bagaimana kalau kita membuat mereka sering bertemu.


"Caranya!


"Lo,daftarkan Riani kuliah dikampus,gue!


"Gimana, lo setuju ngak.


"Iya, betul.


"Jadi pertemuan mereka.


"Gue yang merencanakan.


"Setuju!


"Tos..


"Anak kita bukan untuk taruhan.


"Sampai kalian bilang tos.


"Maaf!


"Karena terlalu bahagia.


"Hahahhh...


"Semoga ini berhasil.

__ADS_1


"Aamiin


__ADS_2