
"Rony memperhatikan wajah sang istri. "Mengapa kau memilihku Samantha,bukan sedikit yang menyukaimu, kau mempunyai segalanya Mengapa kau pilih diriku,lelaki playboy sepertiku.
"Rony menyingkirkan rambut yang menutup wajah Samantha,yang masih tertidur.
"Rony menutupi tubuh Samantha dengan selimut, pendiam tetapi Menantang, apa lagi yang kau sembunyikan dariku.
"Sepertinya kau sudah lama mengenalku, wanita bermata coklat,apakah aku mempunyai teman bermata coklat dimasa laluku,tapi siapa dia?
"Senyum Rony mengembang saat istrinya mencari posisi yang enak didada bidangnya Seperti anak kecil.
"Akhirnya Rony ikut tertidur,dengan merengkuh tubuh sang istri.
*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*
"Kikan terbangun dari tidurnya,karena tidak tahan rasa mual,isi perutnya terasa bagai diaduk-aduk.
"Hueeek....Hueeek...
"Kikan berlari menuju kamar mandi, memuntahkan cairan yang berwarna kuning.
"Alfian memijat tengkuk Kikan untuk mengurangi rasa mual dan pusing.
"Sayang ada apa?
"Ngak tahu sayang,dari kemarin mual-mual terus.
"Apakah kamu hamil sayang?"tanya Alfian.
"Kemarin sudah dites,tapi masih satu garis?
"Hiksss.....hiksss.....,Kikan menangis.
"Jangan menangis,sayang?"Mas tidak marah.
"Janji..,ngak bohong tanya Kikan.
"Hehmmm....!!!
"Peluk,ucap Kikan manja dengan memanyunkan mulutnya.
"Hehmm...., Mas harum..!!baunya enak?
"Orang bangun dari tidur baunyakan asem, mengapa Kikan bilang enak,kayak tanda-tanda orang ngidam.
"Bagaimana kalau kita kerumah sakit,mas takut ada penyakit yang lain.
"Kikan ikut saja,yang penting mas yang nemenin.
__ADS_1
"Iya....,mulai manja.
"Biarin.
"Tok.. tok... tok...
"Mami...daddy....!!Atikah mau masuk?
"Iya...,masuk saja sayang.
"Mami...!!!Atikah mau dedek bayi?
"Teman Atikah disekolahan sebentar lagi akan punya adek.
"Kata Syila,kalau mau punya dedek bayi Atikah harus tidur sendirian.
"Gara-gara Syila tidur sendiri,perutnya tante Rana mamanya Syila membesar, mami.
"Mami dan daddy kapan punya dedeknya?
"Hah...!!Alfian dan Kikan akhirnya tepuk jidadnya.
"Nanti...,mami dan daddy pikirkan?
"Janji, ngak pakai lama?"ucap Atikah.
"Atikah ngak mau sendiri, mami?
"Apakah Atikah menginginkan seorang adik?
"Iya, mami?"ucap Atikah dengan polosnya.
"Jika, suatu saat mami tidak bisa memberikan seorang adik bayi,apakah Atikah akan membenci dan melupakan mami.
"Alfian sangat bahagia melihat kedekatan yang terjalin antara Atikah dan Kikan,mereka seperti anak dan ibu kandung,gumam batin Alfian.
"Ya, Allah lindungilah keluargaku.
"Tidak..,mami...!!!Atikah tidak akan melupakan mami."Atikah mempererat pelukannya kepada Kikan.
"Mami...!!mami sakit..,tanya Atikah karena merasa tubuh maminya hangat.
"Memangnya kenapa sayang?"tanya Kikan.
"Tubuh mami terasa hangat.
"Benarkah sayang?
__ADS_1
"Iya, mami..!!
"Mami..,jangan pernah tinggalkan Atikah.
"Teriak Atikah setelah melihat wajah Kikan yang pucat.
"Ada apa,nak..!!kenapa kamu berteriak tanya Atikah dan Alfian berbarengan.
"Wajahnya mami daddy....?"Coba daddy lihat.
"Alfian menangkup kedua pipi Kikan dan Alfian kaget melihat wajah Kikan yang pucat.
"Kita harus kerumah sakit,wajahmu sangat pucat,sayang.
"Pantas saja Atikah,berteriak.
"Alfian mengeluarkan peralatan Kedokterannya,dan mulai memeriksa kondisi tubuh Kikan.
"Ada sedikit keanehan dengan perutmu, sebaiknya kita kedokter kandungan saja, untuk memastikannya.
"Sebaiknya kita siap-siap,kerumah sakit.
"Atikah ikut daddy..!
"Oke, sayang..!"kamu boleh ikut.
"Setelah mandi Alfian dan Kikan serta Atikah siap-siap pergi kerumah sakit untuk memeriksa kesehatan Kikan.
"Saat sedang menggendarai mobil,Alfian melihat penjual asinan buah.
"Tiba-tiba Alfian menghentikan mobilnya untuk membeli asinan buah.
"Yank,mengapa berhenti mendadak seperti ini?"tanya Kikan.
"Mas mau membeli asinan buah, kalian tunggu dimobil.
"Baiklah, daddy.
"Mengapa mas Alfian tiba-tiba mau beli asinan buah,tumben banget.
"Ngak lama Alfian membawa sekantong kecil asinan buah.
"Ini asinannya,sangat enak?"ucap Alfian dengan memasukkan asinan mangga kedalam mulutnya.
"Kikan membulatkan matanya saat melihat isi kantong yang semuanya asinan mangga.
"Kenapa mangga semuanya,mas?"tanya Kikan sedikit bingung.
__ADS_1
"Hehm.. semuanya ngak enak yangk,selain mangga.
"Hiii..,inikan ngak enak?"mas Alfian aneh,deh.