Dokter Cinta DiKampus Kesehatan

Dokter Cinta DiKampus Kesehatan
"Mama Setujuh Menikah"


__ADS_3

"Riani..!


"Iya, tunggu.


"Ada apa sih?"Ayah panggil-panggil Riani?


"Riani, banyak tugas nih?


"Duduk sini, dekat ayah?


"Ayah, mau bertanya sama Riani!


"Heh!


"Mau bertanya apa, sih?


"Kalau menurut Riani sebagai anak perempuan?


"Apa pendapat Riani tentang menikah muda?


"Anton sengaja membuat pertanyaan seperti ini,agat putrinya tidak panik saat mendengar, kalau dirinya akan segera menikah muda.


"Menurut pendapat Riani, sih sah-sah saja.


"Demi untuk menjaga dirinya atau itu sudah menjadi keinginannya.


"Kalau Riani diajak nikah muda?


"Mau ngak?


"Hehm!


Riani membulatkan matanya.Lama Riani terdiam mencerna pembicaraan ia dan ayahnya.


"Apakah secepat itu, ayah?


"Cletuk Riani kepada ayahnya.


"Anton memeluk putrinya dan berkata..


"Ayah tidak meminta Riani menjawab sekarang?


"Kalau Riani belum siap?


"Ayah tidak memaksa.


"Sekarang pergilah kekamarmu dan belajar yang rajin.


"Riani memandang wajah ayahnya


"Ada raut kesedihan yang terlihat diwajah tuanya.


"Ada apa dengan ayah!


*********


"Pagi,ibu?


"Ibu...!


"Ibu marah sama Riani?


"Ngak!jawab ibu Ranti


"Tuh! masih marah.


"Ibu dan ayah?

__ADS_1


"Masih marah sama Riani?


"Ehm...


"Ibu Ranti menatap putrinya,karena heran!


"Bu!


"Jangan menatap Riani seperti itu, ah?


"Apakah ayah dan ibu?


"Ingin Riani cepat-cepat nikah?


"Riani tahu?


"Ibu dan ayah takut Riani ngak laku,yah?


"Karena melihat Riani yang ngak pernah berjalan sama teman laki-laki.


"Ranti hanya mendengar clotehan anaknya karena tidak mengerti apa yang dibicarakan.


"Sampai suaminya keluar dari kamar dengan memberi isyarat untuk diam.


"Dan lanjut mendengarkan clotehan Riani.


"Ibu dan ayah,jangan khawatir.


"Riani masih normal,kok?


"Ibu tahu?


"Tetapi ibu agak sedikit heran?


"Apa kekurangan putri sampai-sampai para lelaki tidak mau mendekatimu?


"Ibu..!


"Hanya saja, Riani takut dikecewakan.


"Riani, ingin seperti ayah dan ibu?sekali untuk seumur hidup.


"Riani, ngak minta aneh-aneh. Jika, ia baik untuk Riani! tentu saja Riani akan menerimanya.


"Apakah Riani punya pilihan?tanya ibu Ranti pada putrinya.


"Riani menggelengkan kepalanya.


"Mengapa?Ranti bertanya lagi pada putrinya. "Belum ada yang menyentuh hati, Riani?


"Kok, bisa?


"Ngak tahu, bu?


"Riani, masih juga bingung dengan perasaan Riani sendiri.


"Setiap ada pria yang mendekati Riani!


"Riani ngak ngerasain apa-apa?


"Semuanya terasa kosong.


"Apakah hati Riani sudah mati, bu?


"Apakah Riani turutin aja permintaan, ayah?


"Kemari, sayang?,dengarkan ibu,nak?

__ADS_1


"Yang bisa membolak balikkan hati manusia itu hanya Allah.


"Allah!masih sangat sayang sama Riani, ucap Ranti untuk menguatkan putrinya.


"Kalau,Allah tidak sayang sama Riani?


"Ibu akan pusing melihat berapa banyak pria yang akan datang kerumah ini.


"Mungkin,ibu tidak bisa berbicara sedekat ini sama Riani.


"Benarkah, bu?


"Ah, Riani jadi lega?


"Apakah Riani terima saja keinginan, ayah?


"Ibu..!


"Riani akan beritahu,ayah?


"Itu,terserah Riani? ibu hanya tinggal merestui.


"Ayah, pasti bahagia?


"Hehm...!


"Apa, bu?


"Riani membalikkan tubuhnya dan melihat ayahnya sudah berdiri dengan mata yang berkaca-kaca.


"Maafkan, ayah?telah membebanimu dengan permintaan,ayah yang agak sedikit aneh.


"Ayah tidak perlu meminta maaf pada Riani?


"Karena,ayah sudah tahu seperti apa orangnya?


"Karena setiap orangtua, ingin yang terbaik untuk anaknya.


"Dirimu,cepat sekali dewasa,nak?rasanya baru kemarin dirimu masih didalam pangkuan ayah dan tidak lama lagi akan bersama orang lain.


"Tidak lama lagi,kaki mungilmu ini akan melangkah berjalan membuka lembaran baru.


"Ayah! ceritakan seperti apa orangnya.


"Nanti saja! kalian akan ayah beri kesempatan untuk berbicara berdua.


"Dua bulan lagi.


"Ia sedang menyelesaikan studi akhirnya menjadi dokter bedah.


"Baiklah! sekarang ayah harus antarkan Riani kekampus.


"Aduh sifat manjanya keluar.


"Itu semua, gara-gara ayah dan ibu?


"Ayah...!


"Apakah ia bisa menerima,kalau tiba-tiba sifat manja Riani keluar.


"Au, ah?Riani jadi pusing mikirinnya.


"Cepet, yah?


"Oke?


"Assalamualaikum,ibu?

__ADS_1


"Walaikumsalam,hati-hati?


Ranti hanya bisa tersenyum sendiri melihat kelakukan putrinya.


__ADS_2