Dokter Cinta DiKampus Kesehatan

Dokter Cinta DiKampus Kesehatan
"Mungil"


__ADS_3

"Jihan marah padaku, Karena tidak menceritakan hubungan yang terjadi antara aku dan Alfian.


"Aku tidak tahu harus menceritakan dari mana padamu Jihan."Sepertinya pak Alfian tidak asing bagiku,seperti sudah kenal lama banget dan cepat mudah dekat.


"Apakah aku pernah mengenal pak Alfian sebelumnya,Jihan?"aku rasanya pernah melihat pak Alfian,tapi dimana,yah?


"Tok...... Jihan, mengapa lo ketok kepala gue?


"Iya, pernahlah?"ah, yang benar, gue ngak percaya."Hari pertama kita kuliah, lo menabrak pak Alfian karena tidak melihat jalan.


"Maksud,lo!"dosen ganteng dikampus ini?


"Benar sekali dan pak Alfian mempunyai adik laki-laki yang bernama Rony idola kampus.


"Tapi,gue ngak suka yang namany Rony, Karena suka melototin, gue."Jadi, lo pilih yang mana Kikan?"adik atau kakak.


"Kikan.. kapan lo jadi akbar dengan Pak Alfian?tanya Jihan


"Sejak menginap dirumah, aku kenal dengan pak Alfian karena teman kerjanya papa dan sahabat Mas Rifat semasa SMA.


"Aku juga kaget,saat melihat pak Alfian ada dikampus Ini,Jihan."Aku ingin bercerita banyak denganmu,tapi tidak ada waktu.


"Sekarang kita masuk kelas dulu,setelah itu aku meminta saran padamu.


*//**//**//*


"Mama...... apakah hari ini kita jadi, keMall?"Tumben nanyak, "terlanjur libur, mam?"kalau ngak ada waktu libur Kikan males banget mau pergi.


"Kikan mau belanja apa? Tanya Rianti kepada putrinya."Kikan ngak mau belanja apa-apa? hanya ingin menemani mama.


"Tidak lama!taksi yang ku pesan datang membawa kami menuju Mall yang terbesar dikota ini.

__ADS_1


"Setelah membayar taksi kami masuk kedalam Mall,menuju ketempat yang menjual kebutuhan rumah tangga.


"Mama sibuk memilih perabotan rumah tangga,aku hanya mengekori mama dari belakang.


"Karena kecapean membawa belanjaan, mama.Aku dan mama duduk dikursi,untuk istirahat."Kikan..? mama kekamar kecil, kebelet!


"Hiii.... mama kayak anak kecil,iya?"Kikan, nungguin belanjaan,ya?mama.


"Jangan ditinggal, iya?mama.


"Mama pergi, berlalu meninggalkan aku sendirian.


"Mami... mami...


"Aku mengangkat wajahku dan berdiri dihadapanku seorang gadis kecil yang tersenyum melihatku.


"Mami...?aku sangat terkejut tiba-tiba,ia merebahkan kepalanya dipangkuanku.


"Matanya indah,mulutnya yang kecil membuatku bahagia,ingin mempunyai anak seperti Ini. Anak ini memelukku dengan erat, seakan-akan takut kehilangan.


"Kikan.. anak siapa ini?"ngak tahu, ma?


"Tiba-tiba sudah berdiri dihadapan Kikan.


"Mami...?antuk.


"Kikan... anak ini memanggilmu dengan sebutan mami.


"Iya, ma?dari tadi anak ini, panggil Kikan dengan panggilan mami.


"Ya, Allah,Kikan anak ini lucu?mama suka matanya."Dulu,waktu mama mengandung pengen punya anak perempuan dengan mata hitam yang seperti ini.

__ADS_1


"Kita culik aja anak Ini, Kikan?


"Mama... ingin hidup diatas penderitaan orang lain."Mama hanya bercanda,ngak beneran?


"Tapikan ada bagusnya juga, kamu jadi maminya anak ini!"mama kan bisa langsung jadi "Oma".Dari pada tungguin kakakmu yang masih lama.


"Ma.....?oma, not!


"Kikan.... teriak mama Riani Karena senang dipanggil dengan panggilan oma.


"Sebaiknya Kikan cepat-cepat nikah aja dulu, sama bapaknya anak Ini.


"Mama... ngelantur deh, ah?"sebaiknya kita kebagian informasi,untuk mencari orang tua anak ini,ma?


"Nyonya,itu non Atika? "mana, sus?"


"Itu yang gendong sama seorang perempuan.


"Nona, tungggu?


"Ma,kayaknya ada yang memanggil kita.


"Benar, Kikan?ada seorang perempuan tua berlari mendekati kita.


"Ada apa, bu? tanyaku kepada ibu yang berlari mendekatiku.Terima kasih,nak?telah menemukan cucu ibu.


"Oma... mami?"mama Laura kaget mendengar cucunya memanggil Kikan dengan panggilan mami.


"Iya, bu?dari pertama bertemu sampai sekarang,cucu ibu memanggil anak saya dengan panggilan mami.


"Benerkah, bu?"ooh, sayangku cucu Oma.

__ADS_1


"Maaf, bu?kami pulang dulu,karena taksi yang kami pesan sudah datang, kami permisi. "Atika sudah tertidur dan tidak mengetahui Kepergian Kikan.


__ADS_2