
"Atika tidak bernafas Alfian.
"Apa maksudmu Kikan?"Alfian mengambil ahli mengendong Atika.
"Ada kamar kosong,Kikan?
"Ada kamarku, cepat kita kesana?
"Jihan tolong panggil ambulance?
"Iya, pak Alfian.
"Princess daddy....
"Bicaralah,sayang...
"Kikan air mineral,tolong.
"Dalam waktu satu jam Kikan dan Alfian, berhasil membuat Atika sadar dan bernafas.
"Ya, Allah! Alhamdulillah.
"Princess daddy,jangan seperti ini lagi?
"Daddy janji tidak akan memarahi Atika lagi.
"Pak Alfian?"ambulancenya sudah datang.
"Terima kasih,Jihan.
"Tidak lama orangtua Alfian datang.
"Apa yang terjadi,nak?"tanya mami Laura.
"Nanti Alfian ceritakan,sekarang Atika harus dibawa kerumah sakit.
"Mami sama papi,pamitan dulu dengan tuan rumah yang punya acara.
"Ini kunci mobil,susul Alfian dirumah sakit.
*/*/*/*/*/*/*/*
"Alfian memperhatikan,wajah putrinya yang imut.
"Maafkan daddy,sayang?"daddy, janji tidak akan memarahi Atika.
"Alfian keluar dari kamar,karena perutnya terasa sangat lapar.
"Alfian melihat kedatangan orangtuanya. "Alfian bagaimana keadaan Atika,nak?
"Sudah ngak apa-apa,mi?
"Apa yang terjadi sebenarnya,nak?"tanya mami Laura kepada putranya.
"Atika hanya kaget saja?
"Mami,jaga Atika?
"Alfian mau mencari makanan,laper.
"Alfian duduk dicafe sambil menunggu pesanannya.
__ADS_1
"Alfian bertanya-tanya dalam hatinya.
"Aku masih mencintainya,sangat mencintainya.
"Aku memarahi Atika,karena shok melihat dirimu.
"Aku letih berbohong,Kikan?
"Berbohong bisa melupakanmu, berbohong tidak mencintaimu,berbohong kalau aku tidak merindukanmu.
"Ingatanku sudah kembali Kikan, aku ingat semuanya.
"Ini pak pesanannya?
"Terima kasih.
"Aku merasa sangat lapar,sehingga nasi goreng ku pesan habis tak tersisa.
"Alfian memanggil pelayan dan membayar pesanannya,lalu kembali kerumah sakit.
"Aku telusuri jalanan tertoar,menuju rumah sakit.
"Masih sakitkah, sampai kau tega menyakiti putrimu.
"Alfian menghentikan langkahnya,setelah mendengar seseorang berbicara padanya.
"Kau...
"Sejak kapan,kau berada disini?"tanya Alfian kepada Kikan.
"Sejak dirimu keluar dari rumah sakit.
"Aku tidak bisa melupakanmu,tidak bisa Alfian?"ucap Kikan dengan berurai airmata.
"Itu masalahmu Kikan, bukan masalahku.
"Aku tidak memintamu untuk mengingatku.
"Aku tidak perduli,apa yang kau pikirkan saat ini.
"Pulanglah, aku tidak membutuhkan dirimu.
"Alfian berlalu meninggalkan Kikan.
"Walau hatinya saat ini hancur."Kalau boleh ditanya, ingin rasanya ia memeluk Kikan dan menghapus airmatanya.
*/*/*/*/*/*/*/*/*/*
"Pa,hampir jam. 02.00,Kikan mengapa,Kikan belum pulang.
"Tenang dulu, ma?"ucap papa Mulya menenangkan istrinya.
"Itu,Kikan datang,pa?"mama Riani berlari kearah pintu dan membukanya.
"Assalamu'alaikum?
"Walaikumsalam.
"Mengapa kalian pulang, nak?
"Ma......
__ADS_1
"Kami mengkhawatirkan Kikan, apakah dia sudah pulang.
"Belum, nak?"mama dan papa sangat khawatir.
"Sebuah taksi berhenti didepan rumah.
"Mama, papa dan Rifat menunggu siapa yang keluar dari mobil taksi.
"Terima kasih,pak?
"Kikan agak sedikit kaget melihat mama, papa dan kak Rifat masih belum tidur.
"Kikan melangkah sangat pelan,karena kepalanya agak sedikit pusing.
"Assalamualaikum,semuanya?
"Belum tidur?"tanya Kikan.
"Walaikumsalam.
"Kami menunggu dirimu,nak?"ucap mama Riani.
"Kikan sudah pulang, mari kita masuk?
"Kikan, kamu dari mana?"tanya Rifat.
"Kita masuk dulu, kak?"kita bicarakan didalam.
"Kikan berusaha berdiri dan melangkah dengan tegak.
"Tapi pandangannya sudah gelap tidak bisa melihat apa-apa.
"Brukkk.....
"Kikan...
"Teriak mama Riani.
"Sadarlah, nak?
"Ma...
"Tubuh Kikan sangat panas, Pa?
"Bawa masuk?
"Tubuh Kikan diletakan diatas tempat tidur dan membiarkan Kikan beristirahat.
*/*/*/*/*/*
"Alfian,kamu dari mana,nak?
"Mengapa lama sekali, nak?
"Alfian,kamu kenapa, nak?
"Alfian merasa kepalanya sangat pusing, semua pengelihatannya berputar-putar.
"Dan Brukkk...
"Semua panik dan Alfian langsung masuk diruang perawatan.
__ADS_1