DOKTER WAHYU

DOKTER WAHYU
PESAN MISTERIUS


__ADS_3

"Wahyu,sejauh mana hubunganmu dengan Nona Egga??"


"Wahyu gak ngerti maksud ayah??


wahyu dan Nona Egga berteman baik yah."


"Wahyu,ayah senang kamu punya teman tapi


jangan sampai membahayakanmu."


"Ayah jangan khawatir,wahyu bisa jaga diri wahyu baik baik."


"Apa ayah mengajak wahyu buru buru pulang hanya untuk membicarakan ini??"


"Yeah,apa kamu tak suka??"


"Bukan begitu yah,kondisi Nona Egga di Rumah sakit sedang kritis....harusnya wahyu di sana."


"Bagi ayah keselamatanmu lebih penting wahyu,


lagipula di sana sudah ada beberapa dokter profesional,selain itu ayah sudah mengutus beberapa staf khusus untuk menjaga Nona Egga di Rumah sakit dan menyuruh mereka menghubungi kita kalau ada kabar apapun tentang Nona Egga.


Ayah juga sudah melaporkan kasus ini pada Inspektur Bambang katanya besok pagi Inspektur Bambang akan datang menemuimu membicarakan masalah ini,setelah itu kamu baru boleh pergi ke rumah sakit menengok Nona Egga.


Aku menghela nafas dalam dalam,


ayah memang terbaik dalam hal mengatur segala urusan sehingga siapapun tidak akan mudah untuk membantah aturannya.


"Kalau begitu wahyu ke kamar dulu yah,wahyu mau istirahat."


"Sebaiknya kamu makan dulu,ini sudah malam."


"Wahyu belum lapar yah,nanti kalau wahyu lapar wahyu turun makan,wahyu permisi yah."


"Baiklah terserah kamu aja."


Tidak biasanya aku begitu sulit tidur,sudah memejamkan mata,sudah mematikan lampu tapi tetap gak bisa.


Kini aku hanya gulang guling memikirkan nasib temanku Nona Egga.


Bukan karena dia sekarang sedang terbaring lemah di Rumah sakit,


tapi perihal teror teror itu,


ada apa sebenarnya??


Belum juga selesai kasus Mr Jhon,kini ada lagi teror pada Nona Egga.


Jam bekerku sudah menunjukan pukul 4 pagi,aku bangun dan ke kamar mandi,


tak biasanya aku bangun sepagi ini,


ini saja karena aku tak bisa tidur bukan karena bangun cepat hahaha aku menertawakan keanehanku sendiri.


***


"Dokter ganteng !!!"


"Eh Rayan !!"


"Dokter memangnya siapa yang sakit??"


"Rayan !!"


"Aku kan pengen tau ma,


gak apa apa kan dokter ganteng Rayan mau lihat pasien dokter ganteng yang semalam??"

__ADS_1


"Iya gak apa apa ko,


ayo kita lihat."


Selena cemberut mungkin merasa malu dengan tingkah anaknya,tapi bagiku Rayan anak yang menggemaskan.


Aku berjalan menapaki koridor rumah sakit menuju ruang rawat dimana Nona Egga di rawat,Rayan anak yang kritis sampai sampai ingin membuktikan kebenaran kejadian tadi malam.


"Selamat pagi Nona !!


apakah sudah merasa lebih baik??"


"Iya dokter,siapa mereka??"


"Aku Rayan Kakak cantik,tadi malam Dokter ganteng di undang makan ke Rumah Rayan tapi gak datang katanya harus urus kakak cantik yang lagi sakit jadi Rayan mau nengok kesini,kakak cantik istrinya Dokter ganteng ya??"


"Ish,Rayan !! Maafkan anak ku..."


"Gak apa apa Selen,namanya juga anak anak,oya kenalkan ini Nona Egga dia temanku dan Nona ini Selen mamanya Rayan."


"Senang berkenalan dengan anda !!"


Seru Selena dan Nona Egga berbaringan sambil bersalaman.


"Oya Dokter,aku harus pulang hari ini."


"Tapi Nona kamu jangan banyak gerak dulu nanti memperparah luka bekas tusukannya."


"Saya udah gak apa apa dokter,


saya harus pulang untuk memeriksa kondisi rumah tadi malam,apa ada kabar dari inspektur bambang??"


"Belum Nona."


"Rayan,Kakak cantiknya harus istirahat kita pulang aja ya !!"


"Rayan...Dokter gantengnya kan sibuk ngerawat pasien,Rayan pulang sama mamah ya biar kakak cantiknya bisa istirahat."


"Tapi Nanti kalau kakak cantik udah sembuh,Dokter ganteng sama kakak cantik maen ya ke Rumah Rayan !!"


Pintanya sambil menatapku.


"Iya Nanti Dokter sama Kakak cantik main ke Rumah Rayan kalo kakak cantik udah sembuh".Kataku.


"Kata cantik Janjinya?!"Kini matanya berpindah menatap Nona Egga.


"Iya Rayan,Anak manis !!"


Setelah melakukan kesepakatan,akhirnya Rayan mau pulang bersama mamahnya,


tinggalah kini aku sama Nona Egga.


"Dokter,aku harus pulang sekarang please !!"


"Baiklah Nona,sebentar aku urus dulu administrasinya."


Akhirnya aku mengijinkan Nona Egga pulang.


Setelah administrasinya aku urus aku pergi mengantarkan Nona Egga pulang ke Rumahnya,


baru saja aku duduk dan bersiap mengemudi tiba tiba Hp ku berdering,ternyata Inspektur Bambang.


"Kita bicarakan di rumah Nona Egga saja sekalian menyelidiki TKP,


saya sudah di jalan menuju kesana !"


Kataku mengahiri telpon saat dari sebrang sana menanyakan kondisi Nona Egga dan berencana memeriksa TKP.

__ADS_1


Mobil aku lajukan secara perlahan karena masih takut dengan kondisi Nona Egga yang belum stabil,


sehingga begitu sampai di depan gerbang,mobil inspektur Bambang sudah berada di sana dengan beberapa orang anak buahnya.


"Bagaimana kondisi anda Nona??


maafkan saya karena gak bisa menjenguk ke Rumah sakit,tugas di lapangan makin banyak."


"Iya pak inspektur,gak masalah."


"Baiklah,kita akan mulai penyelidikannya."


Aku memapah Nona Egga masuk ke rumahnya memeriksa barang barangnya,begitupun inspektur Bambang beserta beberapa anak buahnya mulai menyelidiki rumah Nona Egga.


"Tidak ada satupun barangku yang hilang."


Ujar Nona Egga setelah beberapa kali memeriksa barang barangnya.


"Lapor Inpekstur !! di temukan sebuah surat tergeletak di meja makan !!"


Anak buah inspektur Bambang membawa secarik kertas yang bertuliskan.


Membunuh bukan tentang melukai tapi hasrat ingin memiliki


Apa??apa aku tak salah baca??aku benar benar kaget membacanya.


"Berarti ini bukan perampokan,tapi pembunuhan."


"Benar sekali Dokter,tapi anda datang tepat waktu."


"Pesannya sangat aneh,mungkin pelakunya orang gila."


"Menurut saya tidak begitu Inspektur,


Orang gila tidak akan melayangkan surat seperti itu,


tapi bisa jadi orang yang punya kelainan sexual,mungkin dia bermaksud membunuh saya karena ingin memiliki jasad saya untuk di setubuhi??".


"Masuk akal Nona,tapi siapa yang mungkin melakukan hal seperti itu??"


"Aku gak tau Dokter,setauku tak ada orang yang punya kelainan di dekat dekat rumah saya ini".


"Mungkinkah orang tersebut sengaja di kirimkan seseorang untuk mengalihkan isu??"


"Great idea dokter,tapi kita tak punya cukup bukti."


"Sebaiknya Nona harus lebih berhati hati,kalau Nona mau Nona bisa tinggal di rumahku,ada anak bungsuku dia baik dan lucu."


"Terima kasih Inspektur,tawaran anda akan saya pikirkan kembali,apakah penyelidikannya telah selesai??


Sudah bolehkah saya beristirahat??"


"Sudah selesai Nona,silahkan anda beristirahat,saya akan menyiapkan anak buah untuk menjaga rumah Nona Egga."


"Tidak perlu Inspektur,masih banyak tugas yang lebih penting,apalagi saya belum bisa masuk kerja sekarang."


"Jangan khawatir Inspektur,biar saya saja yang menjaga Nona Egga."


"Awas kecolongan lagi Dokter !!"


Kalau gitu saya permisi.


Inspektur bambang jika di depan anak buahnya memang jaim gak neko neko,beda lagi kalau cuma ada aku dan Nona Egga pasti sudah menyindirku.


***


Terima kasih untuk yang udah dukung Novel ini,baik like,komen dan votenya...

__ADS_1


ikuti terus kisahnya ya......


__ADS_2