
Nona Egga Pov_
Aku terus terusan membolak balik kertas yang bertuliskan alamat salah satu mafia terkemuka yaitu klan Luciano, tekadku sudah bulat untuk menuju ke kediamannya di Inggris.
Tak ingin ayahku melarang kepergianku, aku pergi dengan cara diam diam.
Dengan di bantu oleh Nyonya George aku berhasil mendapatkan tiket pesawat ke London tanpa sepengetahuan ayahku, semoga Tuhan mengampuniku atas perbuatanku ini, dan semoga kelak ayahku memafkanku.
Aku berangkat dari Istanbul menuju London dengan menggunakan pesawat Turkish Airlines, untung saja pesawat yang aku tumpangi tidak di bajak seperti sesawat sebelumnya yang kini masih ramai di beritakan di media media di Istanbul.
Pesawat berangkat dari bandara Attaturk Istanbul menuju bandara Birmingham Britania Raya kemudian berangkat lagi ke London dengan menggunakan pesawat domestik.
Megah.
Itulah kesan pertama saat aku sampai di Inggris, tak mau buang buang waktu aku terus menelusuri alamat yang tertera pada secarik kertas yang di tulis Nyonya George.
Lucy Luciano.
Semua orang terperanjat dan bergidig ketika mendengarku menanyakan alamatnya, beruntung aku segera menemukan alamatnya jadi tak perlu bersusah payah terlalu lama.
Baru juga memasuki gerbang utama aku sudah di Introgasi oleh beberapa orang pria bertubuh kekar, kemudian mereka mempersilahkanku memasuki rumah mewah tersebut.
Mereka menyeretku dengan cara yang sangat kasar ke hadapan seorang pria tampan yang usianya lebih muda dari ayahku dan lebih tua dariku.
"Harusnya kalian Jangan terlalu kasar pada wanita." Ujarnya setelah aku berada di hadapannya.
Wajahnya terlihat santai, sama sekali tak terlihat kalau dia panjahat Internasional.
Dia melemparkan korek api ke arahku.
"Nyalakan itu !!"
Aku menerima korek api yang dia lemparkan dan menyalakannya, dia mendekatiku dan menyalakan rokok dari korek api yang aku nyalakan.
"Gadis cantik, ada perlu apa sampai berani menerobos ke kandang macan??"Ucapnya sambil menyedot rokok di mulutnya kemudian mengeluarkan asapnya.
"Aku ada perlu denganmu !!"
"Ahahahaha gadis kecil sepertimu ada perlu denganku??" Dia tertawa meledek ku, tubuhku memang kecil jika di bandingkan dengan pria Inggris yang tinggi besar.
"Apa kau mengenal Nyonya George??Maksudku Istri dari Pangeran George, aku datang kesini karenanya."
"Hahahahaha Nona, aku pikir badanmu saja yang kecil ternyata otakmu juga kecil." Aku tidak mengerti dengan ucapannya, mungkin dia hanya ingin mempermainkanku.
"Aku Ingin melakukan Negosiasi dengan anda Tuan Luciano !!" Aku tak mau mempedulikan ejekannya.
"Meskipun tubuh dan otak anda kecil tapi nyali anda cukup besar, berani menerobos masuk ke rumahku dan hendak bernegosiasi denganku, anda luar biasa Nona !!
taukah anda berapa orang di luar sana yang terkencing kencing jika mendengar namaku di sebut."
"Saya tau seberapa besar pengaruh anda di Negeri ini bahkan nama anda sangat di kenal oleh kalangan elit politik Internasional, tapi kedatangan saya kesini atas dasar kemanusiaan untuk menolong Nyonya George, dan saya yakin sejahat jahatnya anda, anda juga masih manusia."
__ADS_1
"Hahahahaha harusnya kau jadi penceramah di mesjid atau di gereja, hotbah anda mungkin sangat berguna bagi mereka tapi tidak bagiku.
Katakan saja apa yang kau inginkan dariku !!"
"Nyonya George sangat tertekan dia baru saja di tinggal pergi suaminya, saya yakin anda terlibat atas pembunuhan suaminya pangeran george, tapi anda malah memerasnya dengan dalih ganti rugi karena suaminya telah menjadi Informan agen rahasia CIA ."
"Hahahahaha terus, terus??" Lucy Luciano dari tadi tertawa lepas seperti baru dapat mainan baru, padahal untuk bisa berdiri tegap saja aku berusaha cukup keras, bukan tak mungkin tiba tiba saja ada peluru nyasar tepat di kepalaku.
"Saya berniat mengganti kerugiannya, berharap anda tidak lagi mengusik kehidupannya, membiarkannya hidup damai bersama anak anaknya."
"Apa??ganti rugi padaku??Hahahahaha."Lagi lagi dia hanya menertawakanku.
Terlalu lama berada dalam ketakutan, di tambah aku belum sempat makan tiba tiba saja tubuhku terkulai lemas.
"Shiittt !! apa yang dia lakukan?? wanita selalu saja menyusahkan !! Angkat dia ke kamarku !!" Itu kata kata terakhir yang aku ingat selanjutnya aku tak ingat apa yang terjadi antara aku dan Lucy Luciano.
Di saat aku tersadar, aku sudah berada di kamarnya, kesan dingin aku rasakan ketika aku berada di kamarnya mungkin karena ada beberapa Poster film Thiller yang ia pasang di dinding kamarnya.
"Makan dulu !! Jangan datang datang menyusahkanku !!"
"Maaf !!" Mulutku yang sedikit terbuka tiba tiba di jejali sesendok kue tart.
Aku sangat terkesan, bagaimana seorang pria berdarah dingin bisa juga peduli dengan wanita asing yang baru saja menemuinya.
"Hahahaha badanmu kecil tapi makanmu banyak juga."
"Aku hanya makan di pesawat."
Tok! tok! tok!
Seseorang telah mengetuk pintu kamarnya.
"Ada apa??"Tanyanya sambil membuka pintu kamar.
"Sorry mister, utusan Pangeran William datang kemari...."
"Ada perlu apa mereka datang kemari??"
"Mereka di utus Pangeran William untuk menjemput Nona Egga !!"
"Nona Egga??"Dia mengernyitkan alisnya,
"Wanita ini??"Dia menunjuk ke arahku.
"Siapa lagi??hari ini tak ada orang lain yang datang kecuali dia."
"Temui mereka!! katakan aku akan segera datang membawa wanita ini !!"
Setelah mendengar intruksi dari Bossnya, anak buah Lucy Luciano pun segera pergi meninggalkanku dan bossnya di dalam.
"Tunggu apalagi??"Tanyanya padaku..
__ADS_1
"Aku??"Aku belum paham maksudnya.
"Iya cepat keluar dari kamarku !! apa kau menunggu aku apa apakan??"Aku bergidig mendengar pertanyaannya, aku cepat cepat keluar dari kamarnya, tapi tanganku di tahannya.
"Apa kau sengaja mau cari masalah denganku??kau datang dengan mengabarkan kedatanganmu pada pangeran william??"Pegangannya erat sekali, aku meringis kesakitan.
"Aow, lepaskan!! aku tak pernah mengabarkan kedatanganku pada siapapun!!"
"Apa kamu yakin??"
"Aku sangat yakin!!"
"Lalu bagaimana dia bisa cepat mengetahui keberadaanmu di sini??"
"Aku tidak tau !! mungkin karena sejak lama dia mencariku??"
"Ada hubungan apa kau dengan pangeran William??"
"Kami belum saling kenal tapi dia yakin aku calon istrinya karena orangtuanya dengan orangtuaku dulu pernah berbicara perjodohan."
"Kalau begitu aku akan menjualmu pada Pangeran William!!"
"Hey apa maksudmu??"
"Kau sendiri yang mengajak ku membuat kesepakatan, aku tidak akan mengganggu nyonya george seperti yang kau inginkan dan aku akan menjualmu pada pangeran william !!"
"Kau pikir aku barang apa bisa seenaknya di jual??"
"Dan itu kesepakatannya !!" Dia hampir pergi kali ini aku yang menarik lengannya.
"Tunggu !!"
"Apalagi?"
"Siapa yang merencanakan pembunuhan Mr.Jhon??maksudku pangeran george??"
"Apa pedulimu??"
"Di Jakarta aku detectiv konsultan, kasus pembunuhan Mr,Jhon ini mengalami kebuntuan, aku harap kau mau membantuku !!"
"Hahahaha bagaimana kau begitu percaya diri bahwa aku akan mengatakannya padamu??"
_Nona Egga Pov End_
🐙🐙🐙🐙🐙
Ulala......
Tak terasa kisah ini ampir selesai.
Author tantang kalian untuk menebak siapakah otak di balik pembunuhan Mr.Jhon??kalau tak sanggup menebak silahkan lanjutkan baca pada BAB selanjut !!
__ADS_1
Thank you !!!