DOKTER WAHYU

DOKTER WAHYU
FAKTA BARU


__ADS_3

"Dokter !! tolong buka kan pintu sepertinya inspektur Bambang yang datang."


Nona Egga berteriak dari dapur,sementara aku sedang membaca koran pagi ini,ada aroma masakan yang mengalir menggiurkan,


sepertinya polisi wanita itu sedang memasak untuk makan siang kami.


Aku bangkit dan berjalan menuju pintu dimana suara dering bel berasal,benar saja,yang datang inspektur Bambang bagaimana bisa polisi wanita itu tau setiap orang yang datang ke rumahnya tanpa harus melihatnya.


"Dokter wahyu,bagaimana anda bisa ada di sini??apa Nona Egga ada di rumah??"


"Silahkan masuk inspektur,


Nona Egga sedang memasak di dapur dan saya di mintai tolong untuk membuka kan pintu".


Inspektur Bambang mengernyitkan dahi,mungkin penasaran bagaimana bisa kami tinggal serumah dan hubungan kami akrab.


"Hallo pak inspektur kebetulan sekali,mari kita makan bersama"


Nona Egga datang dan mengajak kami ke ruang makan.


"Wow hidangan istimewa."


Ujar Inspektur Bambang,


sambil menikmati makan siangnya bersama kami.


Tak bisa ku pungkiri masakan polisi wanita itu memang enak,di balik sisi maskulinnya sebagai polisi dia juga memiliki sisi feminim yaitu telaten jaga rumah dan pinter masak.


"Oya Nona Egga,semakin kesini kematian Mr,Jhon semakin misterius."


"Fakta baru apa yang Inspektur temukan?"


Tanya Nona Egga.


"Ternyata Mr,Jhon menggunakan paspor palsu,dia yang sebenarnya Mr,George anak tertua kerajaan inggris,


Aku hanya diam mendengarkan cerita inspektur Bambang yang ku rasa sudah basi,ku rasa Nona Egga juga berpikir sama denganku."


"Sejak kecil Mr,George di usir ayahnya dari kerajaan,karena terbukti menggunakan paspor palsu,


bukankah sangat memalukan seorang putra Mahkota melakukan tindak ilegal??


mungkin itu yang menyebabkan tahta kerajaan akhirnya jatuh ke tangan adik tirinya Pangeran William."


"Lalu hubungan dengan kematiannya??"


Tanyaku yg mulai penasaran dengan pemikiran inspektur Bambang.


"Mungkin dia terlibat skandal dengan wanita vietnam dan wanita Malaysia itu,bukan tidak mungkin Mr,Jhon kenal dengan wanita wanita dari luar negeri mengingat dia sangat suka jalan jalan ke luar negeri dengan menggunakan paspor palsunya."


Inspektur Bambang berapi api dia sangat yakin tebakannya benar.


"Jadi jelas kematian Mr,Jhon adalah pembunuhan berencana yang di lakukan kedua wanita dari Malaysia dan vietnam itu motivnya cinta dan dendam."Lanjut Inspektur Bambang sangat yakin.


"Tidak Mungkin !!"


Nona Egga setengah berteriak,

__ADS_1


"Kenapa tidak mungkin??"


Inspektur Bambang merasa heran menurutnya temuan soal kematian Mr,Jhon yang dia kemukakan barusan sudah sangat logis dan akurat,tapi kenapa Nona Egga menolaknya??


"Tadi pagi pak ferdi suaminya Aisyah datang membawa bukti baru,


bukti kalau Aisyah tidak merencanakan pembunuhan atas Mr,Jhon di Bandara."


"Apa buktinya??"


Tanya Inspektur Bambang penasaran.


"Buktinya Screnshoot postingan sosial media bahwa Aisyah mau di jadikan artis oleh beberapa pria dari luar negeri dan akan mengadakan syuting di Bandara Internasional Soeta dalam sebuah acara talkshow yang melibatkan seorang pria asing yang ternyata adalah korbannya."


Nona Egga menjelaskan temuannya.


"Jadi jelas,aisyah di jadikan tangan kanan sekaligus kambing hitam oleh pelaku yang sebenarnya."


"Apa itu berarti kedua wanita itu sudah tertipu oleh pelaku utama??"


"Tepat sekali,


Sepertinya pelaku utama memang merencanakan pembunuhan Mr,Jhon dengan sangat matang,tapi tidak ingin mengotori tangannya sendiri untuk melakukan hal tersebut untuk itu pelaku menipu kedua wanita muda itu untuk melakukannya tanpa mereka sadari."


Wow,pemikiran yang sangat luar biasa untuk ukuran seorang wanita,


kini inspektur Bambang hanya diam sambil terus mengunyah makanannya.


"Oya,sejak kapan Dokter wahyu ada di sini??"


Tanya Inspektur Bambang mengalihkan pembicaraan.


"Uhuk..."


Inspektur Bambang tersedak saking kagetnya.


"Ini minum pak".Aku menyodorkan air minum kepada Inspektur Bambang.


"Kemaren waktu saya memeriksa Nona Egga karena sakit tiba tiba ada peluru nyasar untungnya hanya segelas coklat yang kena".


Aku segera menjelaskan agar tak ada salah paham.


"Benar Inspektur,jadi tadi malam saya minta dokter wahyu nginep di sini untuk menemani saya."


Padahal yang sebenarnya akulah yang menawarkan diri untuk menjaganya tadi malam tapi entah kenapa Nona Egga memilih berbohong dan mengakui dirinya yang memintaku di sini.


"Kenapa Nona tidak memintaku yang berjaga saja tadi malam??


aku kan lebih lihai dalam menggunakan senjata,yang namanya ******* kan sangat berbahaya."


"Benar pak Inspektur,


Tapi saya pikir akan merepotkan bapa,sementara Dokter wahyu hari ini libur makanya saya memintanya."


"Hahahaha Jangan sungkan,demi keselamatan Nona saya bisa melakukan apapun."


Menyebalkan ternyata pak tua ini genit juga,pantes saja Nona Egga sedikit berbohong mungkin agar Inspektur Bambang tidak marah padaku.

__ADS_1


"Kapan Dokter akan pulang??"


Tanya Inspektur padaku.


"Setelah ini saya akan pulang,mungkin akan kembali nanti malam jika Nona Egga membutuhkan".Jawabku sambil mengahiri makan siang dan mengambil segelas air putih untuk aku minum.


"Tentu saja Dokter,saya masih membutuhkan anda nanti malam jika anda tidak keberatan"


Tak di sangka Nona Egga mengeluarkan kalimat itu,


hampir jantungku copot mendengarnya.


"Untuk siang ini Biar Nona saya yang jagain".


Kata Inspektur Bambang seolah tak mau kalah,


ku lihat Nona Egga hanya memutar matanya pertanda malas,dan aku hanya tersenyum menahan tawa.


"Baiklah Nona kalau begitu saya permisi dulu,terima kasih atas makan siangnya."


Aku beranjak dari tempat duduk dan meninggalkan ruang makan untuk pulang.


Nona Egga mengantarku sampai pintu gerbang sementara Inspektur Bambang masih tetap menikmati makan siangnya gak begitu peduli dengan kepulanganku.


"Terima kasih Dokter !!"


Katanya setelah aku duduk di kursi kemudi.


"Sama sama Nona,saya permisi."


Kemudian aku melajukan mobil dengan pelan.


Aku mengemudi dengan santai sambil aku nyalakan musik,


aku memilih lagu Metallica Nothing Else Matter,bagiku lagu itu sangat spiritualis.


Terlintas wajah kakak ku,


kakak ku penyemangat hidupku,masa kecilku yang tidak normal dan terasa berat bisa terasa lebih ringan dengan kehadiran kakak ku.


Kini di saat aku sudah mengecap manisnya hidup,kakak ku malah tiada,bahkan aku belum sempat berterima kasih padanya.


Aku mengambil arah ke kiri,aku urungkan pulang ke rumah,


aku memutuskan untuk bernostalgia dulu dengan tempat yang menemani masa kecilku yaitu kampung halamanku.


Setelah puas bernostalgia di kampung halamanku,aku pergi ke pemakaman umum untuk jiarah kubur ke makam orang tua dan kakak ku,baru setelah itu aku pulang ke rumah.


"Siang yah,ayah sudah makan siang??"


"Sudah yu,inikan udah sore udah jam 4,betah ya kamu di rumah Nona Egga?"


Sepertinya ayah menyindirku.


"Sebenarnya aku pulang setelah makan siang yah tapi mampir dulu ke pemakaman jadi nyampe rumahnya sore."


"Oh oke deh,kalo gitu kamu mandi dulu sana pasti gerah banget kan."

__ADS_1


"Iya yah siap".Aku bergegas pergi meninggalkan ayah untuk mandi,


bener yang ayah bilang cuaca hari ini begitu panas aku kegerahan.


__ADS_2