DOKTER WAHYU

DOKTER WAHYU
KESAKSIAN PUTRI ELISABETH


__ADS_3

Dr.Wahyu Pov_


Entah kesan apa yang di rasakan Putri Elisabeth padaku saat pertama kali melihatku di St.Thomas Hospital hingga membuatnya tertarik mendekatiku.


Pertama di London Eye, berlanjut di illy kafe dan sekarang dia bahkan berani berkunjung ke hotel tempatku tinggal tentunya di jam jam ayah tak ada di hotel.


Andai saja aku pria nakal entah apa yang sudah ku lakukan dengan putri inggris itu tapi aku cukup tau diri, aku yang hanya anak angkat seorang dokter tak ingin berharap lebih pada kehadiran putri kerajaan di sisiku.


"Elle, sebaiknya kamu jangan terlalu sering datang padaku." Aku memberi ultimatum saat putri elisabeth kembali menemuiku di hotel.


"Whay???"


"Kakakmu William bisa membunuhku kalau dia tau !!"


"Ahahahaha apa kau takut dengannya??"Aku hanya mengangkat bahu.


"Dengarkan aku dokter, William kakak ku dia memang bukan seorang yang ramah, dia sangat kaku karena sedari kecil sudah harus menangani persoalan persoalan yang sangat rumit di istana, kehidupannya sangat keras, ia tak seberuntung yang orang lain lihat tapi sungguh dia kakak yang baik dia takan berani membunuhmu !!"


"Oya??" Aku sangat terkesan dengan pembicaraan sang putri istana itu.


"Yeah...Sejak kak William umur 20 tahunan di saat kuliah saja belum tamat tiba tiba ayah kami meninggal kena serangan jantung, waktu itu semua orang panik mencari siapa pengganti raja, sedang kak george entah dimana ia tinggal tak mudah untuk mencarinya akhirnya berdasarkan rapat para petinggi istana di putuskan kak William yang memegang jabatan sementara sambil menunggu kak george kembali ke istana tapi sayangnya ia tak pernah kembali."


"Dan dia di kabarkan meninggal di Bandara Internasional Indonesia."


"Aku harap yang meninggal dua tahun lalu di Bandara Internasional Indonesia itu bukan Kak George kakak ku, aku harap dia memang Mr.Jhon yang gak ada hubungan darah denganku, tapi sepertinya harapanku sia sia,


apalagi sebagian orang di luar negeri mencurigai kakak ku William sebagai pelakunya itu sangat menyakitkan bagiku."


"Maaf Elle aku gak bermaksud membuatmu sedih !!"


"Gak masalah dokter, aku tidak sedih karenamu, justru aku senang kamu mau berteman denganku."


"Benarkah??"


"Ya tentu saja !!"


"Elle apa kamu pernah mendengar soal perjodohan pangeran William dengan seorang wanita??"


"Ibu Ratu pernah bilang bahwa Ayah pernah berniat menjodohkan putra mahkotanya dengan putri temannya, mungkin maksud ayah yang mau di jodohkan itu kakak george tapi karena kak george tidak peduli dengan urusan istana jadi kak william merasa harus melaksanakan janji ayah soal perjodohan itu, tapi kenapa kau menanyakan soal itu??


maksudku bagaimana kau bisa tau soal perjodohan kakak ku??"


"Pangeran william pernah datang padaku memberitau hal tersebut??"

__ADS_1


"Apa???itu sangat mengejutkanku dokter !!"


"Aku juga sangat terkejut, Pangeran William datang menemuiku dengan sebuah photo di tangannya."


"Photo??photo siapa??"


"Photoku bersama seorang wanita yang ia dapatkan dari Informannya."


"Apa kak William mengatakan bahwa wanita yang dalam photo bersamamu itu adalah calon Istrinya??maksudku putri teman ayah kami??"


"Iya dia mengatakan itu padaku."


"Dan kau juga menyukai wanita itu??" Putri Elisabeth mendekatkan wajahnya sepertinya dia teramat penasaran dengan perasaanku.


"Oya lanjutkan tentang kakakmu !!" Aku memilih menghindari pertanyaannya tentang perasaanku pada Nona Egga, jujur saja aku belum mengerti bagaimana perasaanku yang sebenarnya.


"Ibu bilang dulu ayah pernah membawa kak George datang ke Istana tapi kak george sering pergi tanpa pamit, kak george seperti tak betah tinggal di Istana.Sampai suatu hari ayah sudah putus asa dengan sikap ka george dan membiarkannya pergi."


"Aneh sekali, bukankah hidup di istana itu enak semuanya telah tersedia tapi kenapa pangeran george tak betah tinggal di istana??"


"Siapa bilang??Kami semua harus belajar kode etik istana dan tidak boleh melanggarnya, apabila kami melanggar kode etik istana hukuman terberat bagi kami hidup di luar istana tanpa mendapat fasilitas apapun."


"Apa kamu takut untuk itu??"


"Apa kamu takut tinggal di luar istana??"


"Iya aku takut, setauku di luar banyak sekali penjahat, dari mulai gengster dan mafia, jika kau rajin membaca koran kau akan lihat betapa tindak kriminal ada setiap harinya."


"Lalu kenapa sekarang kau ada bersama orang asing di luar istana?? pernahkah kau berpikir bahwa aku ini salah satu klan mafia yang mungkin menjahatimu??"


"Itu gak mungkin, ahahaha kau jelas jelas seorang dokter dan kau sangat baik."


"Tau darimana??"


"Kak William akan mencegahku bermain denganmu jika memang kau orang jahat, tak ada satupun orang jahat di negeri ini yang luput dari perhatian kak William."


"Apa Pangeran William sangat menyayangimu??"


"Iya tentu saja, meskipun caranya kaku dan kasar tapi kak William sangat menyayangi kami semua, bukan hanya kami tapi juga keseluruhan rakyat Inggris."


"Benarkah??"


"Apa kau masih meragukan kepribadian kak William??"Elle menatapku tajam.

__ADS_1


"Oh Engga, bukan begitu maksudku."


"Aku tau kau sangat khawatir dengan pribadi kak William yang akan menikahi wanita yang mungkin saja wanita itu merupakan wanita yang kamu sukai, tapi percaya padaku kak William sosok pria yang bisa di percaya, Kak William sosok pria yang bertanggung jawab."Putri Elisabeth terlihat bersungguh sunghuh atas ucapannya, mungkin memang benar Pangeran William tak sejahat yang orang lain pikir.


"Baiklah Elle aku cukup mengerti atas penjelasanmu."


"Kalau kau kurang puas aku akan mengajakmu ke Istana !!"


"Apa??"


"Dengan begitu kau bisa berbincang dengan ibuku mengenai keluarga kami."


"Berbincang tentang apa??"


"Tentang apa saja yang ingin kau tau."


"Apakah tidak terlalu lancang??"


"Bagiku tidak jika kau mau berbicara dengan baik baik, kau bisa bicara pada ibu kalau memang wanita yang akan di nikahi kak William itu sebenarnya kekasihmu."


"Ahahahaha terima kasih Elle kau baik sekali."


"Aku senang jika bisa membantumu."


"Elle bukan maksudku mau mengusirmu tapi jika kau masih ada hal lain yang lebih penting lebih baik kamu prioritaskan itu."


"Aku tau dokter, sebentar lagi ada jam kuliah aku akan pergi."


"Apa aku perlu mengantarmu??"


"Tidak perlu dokter, aku membawa mobil sendiri, aku sudah terbiasa pergi sendiri, kak William bilang aku harus jadi gadis yang mandiri meskipun aku seorang Putri Raja."


"Baiklah Elle kalau gitu selamat belajar !!"


"Terima kasih atas waktumu dokter,


See you !!"


"Oke Elle, see you !!" Tak lama Putri Istana itu keluar dari Hotel tempat tinggalku, aku mengikutinya sampai tempat parkir.


Setelah itu aku kembali ke kamar hotel membuka laptop untuk melanjutkan novelku yang sempat tertunda beberapa hari.


Kesaksian Elle tentang Pangeran William dan Pangeran George menjadi part khusus dalam Novelku.

__ADS_1


__ADS_2