DOKTER WAHYU

DOKTER WAHYU
BERTEMU ANDHIKA STELLA


__ADS_3

Akhirnya misteri kematian Mr. Jhon terungkap juga dengan adanya bukti diary hitam milik Princess Elisabeth.


Kini dokter Wahyu dengan Nona Egga sudah memutuskan untuk kembali pulang. Adapun soal kaburnya Putri Elisabeth yang di bawa pergi oleh klan Luciano menjadi urusan otoritas pemerintah Inggris dengan Interpol.


Pesawat melaju dengan damai.


Penerbangan kali ini tak ada hambatan, tak ada pembajakan, dan cuaca pun cukup cerah.


Sesekali Nona Egga menatap dokter wahyu yang tertidur pulas.


Di di ambilnya selimut yg nyaris terjatuh lalu di selimutkan pada dokter wahyu.


"Kamu gak tidur Nona??" Dokter wahyu terbangun.


"Aku tidak ngantuk, maaf aku membuatmu terbangun."


"Iya gak masalah, aku rasa aku juga sudah tidur cukup lama."


"Dokter, apa kamu memberi kabar pada dokter Dirga bahwa kita akan pergi dulu ke Istanbul untuk menemui ayahku??"


"Sebelum naik pesawat aku sudah coba menghubunginya tapi nomornya tidak aktif gak masalah mungkin ayahku sibuk."


"Iya Dokter Dirga orang yang sangat sibuk."


"Lihat!! Sepertinya pesawat sudah memasuki wilayah Turki."


"Iya Dokter. Kita akan segera sampai."


Benar saja, dalam waktu 10 menit pesawat sudah landing di Bandara Attaturk Turki.


Kepulangan keduanya sengaja tak di beritaukan kepada ayah Nona Egga untuk memberikan surprise.


***


_ Dokter Wahyu Pov_


Aku bersama Nona Egga turun dari pesawat sekitar pukul 7 malam, cuaca di Istanbul cukup dingin malam itu.


Aku melanjutkan perjalanan menuju rumah tuan Andhika ayahnya Nona Egga dengan menggunakan Taxy.


Nona Egga tak banyak menceritakan ayahnya tapi aku sudah tau namanya juga profesinya.


Taxy di stop Nona Egga tepat di depan sebuah rumah.


Kami turun dari taxy, sepertinya tuan rumah ada di dalam karena pintu gerbangnya tak di kunci.


Tak ada security atau pelayan rumah.


Nona Egga masuk lebih dulu dan aku mengikutinya.


"Ayah aku pulang!!" Teriak Nona Egga setelah memasuki ruang tamu.


Di sana ada seorang pria yang sedang duduk dengan membaca koran.


"Dasar gadis nakal, kau kabur dari rumahku demi menyusul pria pujaanmu itu ya??" Ayah Nona Egga bangkit dari tempat duduknya menyambut putrinya dengan pelukan hangat.


Sementara aku hanya tersipu malu mendengar ledekan Ayahnya Nona Egga.


"Ayah, aku ke London untuk menemui klan Mafia, untuk membantu urusan nyonya george hanya kebetulan saja aku bertemu dokter wahyu, iya kan dok??" Nona Egga seolah gak terima di goda ayahnya.


"Hahaha iya iya, ayah tau.


Maaf ayah tadi hanya bercanda."


"Yaudah kenalin ini temanku dokter wahyu, kami teman satu tim sewaktu aku masih jadi polisi detectif di jakarta, kami kebetulan bertemu di London dan menyelidiki kasus kematian Mr. Jhon bersama sama."


"Dokter, perkenalkan ini ayahku, dulu aku pernah bilang ayahku sudah gak ada, ternyata masih ada aku juga belum lama tau." Nona Egga memperkenalkan teman dekatnya kepada ayahnya.


"Perkenalkan Saya Wahyu om." Aku mengulurkan tangan kananku.

__ADS_1


"Saya Andhika stella Ayahnya Nona Egga!!"


Tuan Andhika menyambut uluran tanganku, kami pun saling berjabat tangan.


"Oke Honey, kalian pasti laparkan??


Kalian mau makan apa biar ayah masakin?!"


"Gak usah yah, tadi kita udah makan di pesawat, gak perlu repot2!!"


"Tidak Honey, ayah tidak merasa repot, kalian duduk dulu di sini ayah masakin dulu sesuatu."


"Aduh om jadi ngerepotin!!"


"Tak perlu sungkan!!"


Tuan Andhika pergi ke dapur untuk memasak, kini di ruang tamu tinggal Aku dan Nona Egga.


"Nona, Tuan Andhika pintar masak juga??" Tanyaku penasaran.


"Ahahaha iya dokter, kata ayah dia sebelum masuk kerja sebagai interpol pernah bekerja dulu di Resto, lagipula ayah terpaksa tinggal sendiri jauh dariku dg ibuku semua itu demi kebaikanku, dengan begitu ayah terbiasa mengurus diri sendiri termasuk memasak sendiri."


"Keren!!"


"Kamu juga."


"Aku??"


"Yeaahh."


Waduh, gak nyangka ternyata Nona Egga menyukaiku.


"Honey!! ayo cepat kesini!! ayah sudah selesai masak." Tereak Tuan Andhika dari dapur.


"Dokter!! ayo kita ke ruang makan!!"


"Wow keren!!


anda benar benar hebat Tuan Andhika." Aku bersorak takjub.


Hanya durasi 5 menit 3 piring kwetiaw sudah di sajikan dengan beef steak.


"Ayo kita makan!!" Tuan Andhika mengambil kursi dan mempersilahkanku duduk.


"Minumnya mau apa??" Tanya Tuan Andhika lagi.


"Minumnya aku saja yang buat!!" Nona Egga beranjak mengambil gelas.


"Bagaimana kalau minumnya Jasmin tea saja??"


"Saya setuju!!" Jawabku.


"Oke, ayah juga suka Jasmin tea!!"


Nona Egga menuangkan air panas pada tiga buah gelas yang sebelumnya sudah di beri teh celup.


"Makan yah!!" Seru Nona Egga.


"Ayo semua kita makan!" Ujar Tuan Andhika.


Kami pun makan malam bersama.


Luar biasa hidangannya simple tapi lezatnya melebihi rata rata, sepertinya Nona Egga pintar masak karena mewarisi ayahnya Tuan Andhika Stella yang juga pintar masak.


"Jadi kapan kalian akan menikah??"


"Apa yah??"


Seketika aku tersedak mendengar pertanyaan Tuan Andhika Stella.

__ADS_1


"Dokter kamu gak apa apa??" Tanya Nona Egga seraya menyodorkan gelas air minumku.


"Aku gak apa apa Nona!!"


"Ayah ini gimana sih kok nanyanya gitu??"


"Ayah salah ya?? ayah pikir kamu sudah memperkenalkan dokter wahyu karena kalian ada hubungan special?!"


Aku dan Nona Egga saling pandang namun tak berbicara sepatah kata pun.


Kami merasa bingung, gimana gak bingung tiba tiba di tanya kapan akan menikah padahal aku dan Nona Egga belum saling menyatakan perasaan.


Aku belum tau perasaan kami yang sebenarnya.


"Oke Honey, mungkin ini terlalu cepat, kalian butuh proses aku tau itu."


Aku sama Nona Egga sama sama mengangguk, aku tak menyangka Tuan Andhika stella akan menanyakan hal itu pada pertemuan pertamaku.


"Oya bagaimana rencana kalian selanjutnya??"


"Maksud ayah??"


"Apa kamu dengan Dokter Wahyu akan tinggal di sini atau akan kembali ke Jakarta??"


"Emm, aku juga gak tau."


"Tinggalah bersama ayah disini, lagipula kamu sudah keluar dari pekerjaanmu sebagai polwan karena sudah absen selama 2 Tahun."


"Aku tau itu tapi aku rindu Jakarta."


"Kamu bisa pulang dulu ke Jakarta nanti kembali lagi di sini, di sini kamu bisa membuka jasa detectif konsultan."


"Iya yah."


"Dokter kalau anda suka, anda juga bisa tinggal di sini, ada banyak Rumah sakit modern di sini."


"Terima kasih Om, tapi aku punya kewajiban membantu ayahku mengurus rumah sakit miliknya."


"Oya siapa Nama ayahmu barangkali aku kenal??"


"Sebenarnya ayah angkat."


"Iya Siapa Namanya??"


"Dokter Dirga"


"Haa Dokter Dirga??


Apa ibumu mengenalnya Honey??"


"Iya yah, dulu ibu mengenalnya."


"Wah bearti Dirga kawanku!!


Luar biasa sekali, aku rasa aku akan ikut ke Jakarta bersama kalian aku ingin bertemu dengan Dokter Dirga."


"Apa Dokter Dirga sekarang punya istri??"


"Tidak Om, aku juga gak tau kenapa ayah memilih hidup membujang dan membesarkanku sebagai anak angkat."


" Dirga, dirga..." Tuan Andhika stella menggeleng gelengkan kepalanya.


Aku pun jadi makin penasaran ada apa dengan ayah Dirga??


***


Up segitu dulu karena ada beberapa kesibukan.


Komen dan Votenya di tunggu ya. 😇

__ADS_1


__ADS_2