DOKTER WAHYU

DOKTER WAHYU
RAHASIA IBU RATU


__ADS_3

Waktu berlalu dengan cepat, tak terasa tugas akademi para dokter telah usai. Jadi, hari ini merupakan bonus untuk mereka tinggal di London untuk sekedar liburan menikmati keindahan kota London, sebelum akhirnya nanti pulang ke Jakarta.


Aku, Ayah dan para dokter sedang berada di Illy kafe, kami semua sedang sarapan pagi sekaligus sebagai ucapan selamat pada para dokter yang telah selesai mengemban pendidikan di London.


"Iam sorry dokter !!" Entah kapan datangnya tiba tiba putri elisabeth sudah ada tepat di belakangku, raut wajahnya terlihat panik tak seperti biasanya.


"Silahkan duduk dulu Elle !!" Aku memberikan kursiku sementara aku mengambil kursi yang lain.


"Dokter, ini sangat mendesak !! ibu Ratu dokter...."Kata katanya terpatah, nafasnya tersengal.


"Ada apa dengan ibu Ratu Elle??"


"Ibu Ratu Sakit dan Dokter di seluruh London tak ada yang mampu...kalau dokter wahyu berkenan ikut saya ke istana kami sangat berterima kasih."


"Biar ayah yang menemani para dokter, kamu pergi saja ikut putri elisabeth ke Istana melihat kondisi ibu Ratu !!" Ayah seolah mengerti dengan tatapanku yang sedang mempertanyakan langkah terbaik apa yang harusnya ku lakukan.


"Kalau gitu saya pamit pergi bersama putri elisabeth ke istana !!"


"Baik dokter !!" Para dokter menjawab serentak setelah aku pamit pergi, sementara elle menganggukan kepalanya lalu membawaku pergi.


"Elle biar aku saja yang nyetir !!" Ujarku memberikan penawaran pada putri istana itu, aku pikir rasanya tak layak putri istana mengemudikan mobil untuk ku.


"Tidak dokter, biar aku saja, lagipula aku lebih hapal jalanan kota London daripadamu."


"Baiklah kalau begitu." Aku memasuki mobil putri elisabet dan dia membawaku pergi menuju Istana Buckingham.


Tak butuh waktu lama untuk sampai ke istana, aku mengikuti putri elisabeth memasuki ruangan demi ruangan istana buckingham sampai pada ruang utama keluarga kerajaan.


"Ibu Ratu ada di kamarnya, tunggu sebentar aku akan bicara dulu dengan ibu ratu, setelah dokter di persilahkan masuk baru dokter boleh masuk !!" Putri elisabeth memberikan intruksi dan ia masuk ke dalam sebuah ruangan yang di sebutnya sebagai kamar ibu ratu, sementara aku menunggu beberapa saat .

__ADS_1


"Dokter silahkan masuk !!" Putri Elisabeth muncul dari balik pintu dan mempersilahkanku masuk, akupun masuk mengikuti langkah kakinya.


"Selamat pagi Ratu !!"Aku menganggukan kepalaku sebagai suatu penghormatan.


"Duduklah!! aku sudah tau banyak tentangmu dari putriku, apakau sudah tau untuk apa tujuanmu di bawa kemari??"


"Garis besarnya saya sudah tau ratu !!"Aku duduk bersebelahan dengan putri elisabet di sebuah sofa mewah berdesain klasik eropa yang ada di kamar ratu Inggris, sementara ratu masih berbaring di tempat tidurnya membelakangi kami.


"Beberapa hari ini ibu ratu tak mau makan, badannya sangat lemas, tak ada yang bisa membujuknya, seluruh dokter yang ada di London sudah kami panggil untuk memeriksa ibu ratu tapi tak ada satupun yang mampu mendiagnosa penyakit ibu ratu, saya teringat akan dokter wahyu, semoga dokter bisa membantu." Tutur Putri Elisabeth


"Saya akan berusaha putri tapi saya juga tak bisa menjamin !!"


"Baiklah dokter, semoga anda berhasil...


Saya ada jadwal kuliah hari ini jadi saya tak bisa menemani anda lebih lama, hubungi saya jika ada suatu hal penting mengenai ibu ratu !"


"Baik Putri !!"


"Apa yang ibu Ratu risaukan sebenarnya??"Tanyaku setelah memastikan putri elisabeth keluar dari kamar.


Ibu ratu bangkit dari tempat tidurnya dan duduk di tepi ranjang, wajahnya terlihat pucat.


"Bagaimana anda tau dokter??seluruh dokter di London tak ada yang mengerti dengan kondisiku."


"Silahkan di ceritakan maka itu akan membuat ibu ratu lebih baik !!" Aku tak mau berbasa basi.


"Apa kau bisa di percaya dokter??"


"Bisa !!" Jawabku singkat.

__ADS_1


"Aku menyimpan sebuah rahasia besar, aku tidak ingin ada orang yang tau bahkan putra dan putriku sendiri."


"Baik Ibu Ratu, aku akan mendengarkan dan tak akan membocorkan pada siapapun."


"Baiklah kalau begitu aku akan mulai bercerita."Ibu Ratu turun dari ranjangnya ia kemudian menghampiriku dan duduk di sebuah kursi yang berhadapan denganku.


"Dulu aku sangat mencintai suamiku, aku pikir dia juga akan tulus mencintaiku sebagaimana aku mencintainya dengan tulus."Ibu Ratu mulai bercerita tatapan matanya kosong seolah sedang mengingat kejadian masa lampau.


"Hingga suatu hari dia membawa seorang anak laki laki yang masih balita sementara aku sedang hamil muda.Ternyata suamiku sudah memiliki istri simpanan sebelum resmi menikah denganku, dia bilang dia sangat mencintai wanita itu, wanita itu bukan keturunan bangsawan, wanita itu hanya seorang artis asia jadi keluarga kerajaan tak bisa menerimanya sebagai istri sah dari suamiku."Lanjutnya lagi sementara aku hanya mendengarkan.


"Aku mengutuk perbuatan suamiku aku membenci anak itu, aku berusaha dengan sangat keras menjaga kehormatan keluargaku, aku menyuruh suamiku untuk memisahkan wanita dan balita itu dari istana, bersyukur dia mau mendengarku dan membelikan rumah untuk wanita dan anak balita itu jauh di luar istana, kehidupanku kembali normal dan suamiku menyambut hangat kehadiran putraku pangeran William, sampai saat itu aku berhasil menjaga nama baik kerajaan, gosip skandal cinta suamiku tak terdengar keluar."


"Namun di saat pangeran william berusia 4 Tahun, suamiku membawa anak itu ke istana dan menggadangkan akan di jadikan sebagai putra mahkota karena merupakan anak sulung Raja."


"Apa yang di maksud anak sulung itu pangeran William??"


"Tepat sekali dokter, rupanya anda banyak tau soal kerajaan."


"Aku tau sedikit dari putri elisabeth dan pangeran william." Aku tak ingin mengatakan bahwa aku pernah ikut menyelidiki kasus kematian pangeran george yang misterius.


"Aku frustasi, aku berusaha menyingkirkan anak itu dari istana, sikapku yang tak bersahabat berhasil membuat anak itu tak betah di istana, meskipun berkali kali Raja membujuknya tapi anak itu diam diam suka keluar istana sampai melanggar kode etik istana dengan melakukan hal ilegal yaitu menggunakan paspor palsu untuk diam diam bertualang ke luar negeri, dan Raja pun menyerah."


"Lalu apa yang membuat ibu Ratu khawatir sekarang?? Apa ibu ratu yang merencanakan pembunuhan pangeran george??"


"Aku...aku menggunakan jasa klan Luciano untuk memastikan pangeran george tidak mengganggu jabatan putraku william tapi aku tidak menyuruh mereka untuk membunuhnya.


Aku takut mereka membunuhnya untuk ku dan sekarang kecurigaan publik sudah mengarah ke istana, dan putraku di curigai."Tangisnya pecah seketika membayangkan kesulitan putranya pangeran william.


"Jadi apa ibu ratu akan mengakui perbuatan ibu Ratu demi pangeran William??"

__ADS_1


"Aku mohon dokter, tetap jadikan hal itu sebagai rahasia, aku tak ingin putra putriku kecewa, lagipula aku tak pernah merencanakan pembunuhan, aku membayar klan Luciano hanya untuk menjaga jabatan putraku."


Untuk beberapa saat aku terdiam, tak tau apa yang harus ku lakukan.


__ADS_2