
"Siapa kalian??"
Nona Egga mengacungkan senjata pistol yang di milikinya ketika tau ada Empat orang Pria menyusup masuk ke dalam rumahnya.
Meskipun tubuhnya masih lemah tapi ia berusaha supaya terlihat kuat di mata empat pria tersebut.
"Tenang Nona Kami ada di pihak Nona,Ayah Nona yang mengutus kami kesini untuk membawa Nona pergi dari sini."
"Kalian bilang Ayahku??
Ayahku sudah lama meninggal !!"Nona Egga memalingkan mukanya berusaha mengenang tentang ayahnya namun nihil,tak ada sedikitpun kenangan dengan Ayahnya.
"Apa Nona yakin??Apa Nona pernah melihat dengan mata kepala Nona Sendiri bahwa Ayah Nona benar benar telah meninggal?"
Sesaat Nona Egga terdiam.
"Tak mungkin ibuku bohong??"Nona Egga merasa tak percaya.
"Mungkin ada alasan khusus kenapa ibu Nona merahasiakan identitas ayah Nona dan mengatakan bahwa ayah nona telah meninggal,sebaiknya Nona ikut kami jika Nona ingin tau yang sebenarnya."
Meskipun sempat ragu tapi dengan sifatnya yang serba ingin tau,Nona Egga akhirnya mau pergi mengikuti mereka.
"Kemana kita akan pergi??"Tanyanya setelah selesai menyiapkan pakaian di dalam sebuah tas koper.
"Kita akan pergi ke Istanbul Nona,saat ini ayah anda tinggal di Istanbul,tapi Nona jangan memberikan Informasi pada siapapun."
"Tapi Dokter Wahyu akan mencariku??"
"Siapa itu Dokter Wahyu??"
"Dia teman sekaligus dokter pribadiku,apa kalian tidak lihat kalau aku sedang sakit."Katanya mendengus kesal.
"Hahahaha kami tidak menyadarinya Nona,Nona terlalu kuat untuk kondisi orang yang sakit.
Perihal teman Nona itu,Nona Jangan khawatir suatu saat setelah kondisi aman Nona boleh kembali kesini dan bertemu dengan teman Nona lagi tapi tidak untuk sekarang Nona,situasinya sangat berbahaya."
Kenapa mereka datang datang menguasaiku seperti ini??huuh sangat menyebalkan.
Batin Nona Egga.
Meski menaruh rasa curiga tapi instingnya sangat kuat bahwa mereka berada di pihaknya.
__ADS_1
Maka dari itu Nona Egga memilih untuk mengikuti Empat orang pria tersebut.
Dengan sebuah jet pribadi mereka membawa Nona Egga pergi ke Istanbul Turki.Sebelum pergi mereka memanipulasi informasi bahwa Nona Egga di bawa pergi ke Inggris.
Sesampainya di salah satu rumah mewah di Istanbul.
"Welcome Honey !!!"
Seorang pria paruh baya menyambut Nona Egga dengan merentangkan kedua tangannya.
"Ayah??"Nona Egga masih merasa ragu.
"Thats Righ Honey aku ayahmu !!"Kali ini Nona Egga menghambur ke dalam pelukan pria itu yang adalah ayahnya.
Usianya sudah 55 Tahun namun masih terlihat muda karena kondisi badannya yang masih bugar.
"Maafkan Ayah Honey!!!"Nona Egga hanya terdiam melepas rindu pada pelukan ayahnya.
Ada rasa marah bercampur haru,bagaimana tidak sudah Sebesar ini ia baru tau kalau ayahnya masih hidup.
"Kenapa Ayah dan ibu membohongiku??"Tanyanya setelah merasa lebih baik.
"Semua itu demi keamananmu Honey."
"Aku yang berprofesi sebagai Internasional police,terlalu bahaya jika di ketahui mempunyai anak manis sepertimu,ibumu sengaja menyembunyikan identitas ayah agar kalian hidup dengan nyaman tanpa di Incar mafia."
"Beberapa hari terakhir ada teror yang menggangguku,bahkan yang terakhir berhasil melukaiku karena aku melawannya,apa itu juga mafia musuh ayah??"
"Untuk itulah aku membawamu kesini."jawab pria itu
"Tapi apa yang di Inginkan para mafia itu??apa hanya ingin menggertak ayah??apa mereka ingin menculikku??"
"Itu merupakan hal lain Honey.
Dulu Ayah bersahabat dengan Raja Inggris dan kami bersepakat jika aku mempunyai seorang putri akan ku jodohkan dengan putranya yang sulung."Pria itu mulai menceritakan masa lalunya sambil mempersilahkan putrinya duduk.
"Ternyata ibumu melahirkan seorang putri yaitu kamu,jadi kami semua bersepakat untuk menjodohkanmu dengan putra sulung Raja Pangeran George jika kelak ia sudah di angkat jadi Putra Mahkota."Lanjutnya.
"Waktu itu Pangeran George berusia sepuluh tahun lebih tua darimu,dia menolak perjodohan itu,menurutnya kamu terlalu kecil,selain itu pangeran George menyukai kehidupan luar istana,ia sering sembunyi sembunyi keluar istana,sampai suatu hari sang Raja mengusirnya karena ia tertangkap menggunakan paspor palsu.
Di luar istana pangeran george menikah dengan gadis biasa ia sama sekali tidak menginginkan hal berbau istana."
__ADS_1
"Apakah pangeran George yang Ayah maksud itu Mr.Jhon yang kematiannya viral karena di bunuh di Bandara itu???"Nona Egga membungkam mulutnya dengan tangannya ketika ia mengatakan hal itu.
"Benar sekali,sampai sekarang kematian Mr.Jhon masih di anggap Misteri,pelaku yang sebenarnya belum tertangkap karena belum cukupnya bukti bukti."
"Lalu apa hubungannya keluarga kerajaan dengan teror padaku??bukankah pangeran George sudah memilih jalannya sendiri untuk hidup di luar sana dengan wanita pilihannya??"
"Setelah pangeran george hidup di luar istana sesuatu yang tak biasa terjadi di istana.
Raja meninggal secara mendadak,pihak istana hanya mengumumkan bahwa Raja mengalami serangan jantung,tapi tidak ada yang berani menyelidiki secara benar fakta kematian sang Raja."
"Terus yah??jadi siapa yang menerorku??"
"Yang menerormu itu agen mafia suruhan pihak istana.
Diam diam Pangeran William menginginkamu tuk jadi istrinya,namun ibumu memilih menyembunyikanmu,
Karena menurutnya ada yang tidak beres dengan kematian Raja,ibumu merasa wilayah istana tidak aman lagi bagimu."
"Ahahahaha ini seperti mimpi ayah.
Aku pikir aku hanya hidup sebatang kara,bahkan aku tak tau masa laluku seperti apa tapi ternyata aku masih memiliki sosok ayah yang hebat dan aku di sukai oleh pangeran Inggris benar benar seperti mimpi."
"Apa kamu mau di jadikan istri oleh pangeran William??
dengan begitu kamu tak perlu menghawatirkan teror teror itu lagi dan kamu bisa mendapatkan kemewahan istana jika mau di jadikan Permaisurinya."
"Aku tidak mengenalnya ayah,bagaimana aku bisa memberikan keputusan??
Dan lagi sebagian teori pembunuhan Mr.Jhon mengarah pada pangeran William.Jika itu benar terbukti bukankah mengerikan jika aku menikah dengan seorang pembunuh??lagi pula perjanjian Ayah dengan Raja sudah tidak berlaku sekarang karena pangeran Willian bukan anak sulung Raja."
Pria itu hanya bisa tersenyum mendengarkan keputusan putrinya yang kini telah tumbuh dewasa.
"Ayah aku menyukai pekerjaanku,kenapa ayah malah mengeluarkanku dari sana?"
"Sekali lagi,ini demi keamananmu kamu harus ikut tinggal bersama ayah di sini setidaknya sampai situasinya benar benar aman."Putrinya hanya menghela nafas dalam dalam.
"Kalau kamu merasa sepi,kamu boleh membantu pekerjaan ayah,kamu juga boleh jalan jalan di sekitaran Istanbul tapi usahakan jangan sampai ada orang yang mengetahui identitas aslimu.
Oya ayah juga melindungi anak dan istrinya Pangeran George,Mereka tidak tinggal di rumah ini tapi tinggal di sekitaran sini di rumah yang lain,kamu boleh berteman dengan mereka,anak mereka lucu lucu kamu akan senang bermain dengan mereka,dan mereka semua dalam pengawasan Interpol.
"Sepertinya ayah bekerja sangat keras."
__ADS_1
"Karena ini sudah menjadi tugas ayah sebagai Interpol,kamu dan ibumu selama ini juga telah bekerja sangat keras tanpa kehadiranku."