
Waktu pun terus berlalu dan Angga saat ini sudah berada di rumah.
***
Di lain tempat terlihat Sasmita tengah mengawasi mahasiswa yang sedang UAS. Dengan seksama ia menatap semua mahasiswa agar tidak ada yang namanya kecurangan. Setelah selesai mengawasi UAS Sasmita langsung menuju ke ruangannya namun baru beberapa langkah Sasmita berjalan handphonenya pun berbunyi. Ia pun segera melihat handphonenya untuk mengetahui siapa yang menghubunginya dan nama Yudis lah yang tertera di handphonenya itu. Segera ia angkat telpon dari Yudis tersebut.
"Halo sayang" ucap Sasmita manja
"Halo cintaku" jawab Yudis di buat manja
"Lagi apa tu" tanya Yudis
"Ni baru selesai ngawasin UAS anak-anak" jawab Sasmita
"Kamu lagi apa sayang?" lanjut Sasmita bertanya
"Aku lagi di depan kampus kamu ini" jawab Yudis
"Di depan kampus aku?" tanya Sasmita sedikit kaget
"Ia di depan kampus kamu" jawab Yudis lagi
"Kamu masih ada jam gak?" tanya Yudis
"Gak ada sih, kenapa?" tanya Sasmita balik
"Kalau gak ada jalan yuk kita lunch gimana?" Yudis balik bertanya
"Boleh bentar ya ku ke ruangan ambil tas dulu" jawab Sasmita
"Baiklah ku tunggu kamu di depan kampus ya" ucap Yudis
"Ok by" ucap Sasmita singkat
__ADS_1
Sasmita segera melangkahkan kakinya untuk menuju kantornya. Setelah sampai kantor ia pun segera membereskan semuanya dan mengambil tas tidak lupa dompet dan hpnya ia masukkan ke dalam tasnya. Ia pun bergegas menuju tempat Yudis berada.
"Hai" ucap Yudis
"Hai" jawab Sasmita
"Sudah siap?" tanya Yudis
"Sudah" jawab Sasmita singkat
"Ayo kita berangkat" ucap Yudis
Akhirnya mereka pun berangkat menuju tempat yang Yudis sudah reservasi sebelumnya karena ia ingin memberikan kejutan untuk Sasmita. Sebelum sampai Yudis pun berkata
"Sayang nanti sebelum turun kamu tutup mata dulu ya" ucap Yudis tersenyum
"Buat apa tutup mata?" tanya Sasmita penasaran
"Baiklah" jawab Sasmita tersenyum
Tidak lama setelah itu mereka pun akhirnya sampai di mana Yudis akan memberikan kejutan. Yudis pun turun terlebih dahulu lalu Yudis pun membukakan pintu di mana Sasmita akan turun juga. Setelah Yudis membukakan pintu ia pun meraih tangan Sasmita untuk menuntunnya menuju restaurant bintang 5 yang ia pesan untuk memberikan kejutan itu. Setelah mereka masuk mereka pun di arahkan pelayan untuk menuju ruangan VIP di restoran tersebut.
"Sayang sudah belum?" tanya Sasmita
"Sudah sekarang kamu bisa buka penutup mata kamu" suruh Yudis
Dan alangkah terkejutnya Sasmita setelah melihat meja yang sudah di rias sedemikian rupa sehingga terlihat sangat sweet itu. Karena kesenangan Sasmita pun hanya bisa menutup mulutnya yang sudah menganga.
"Sayang ini kamu yang siapkan?" tanya Sasmita tersenyum senang
"Ia dong memangnya siapa lagi" jawab Yudis
"Ini sweet banget sayang" ucap Sasmita sembari tersenyum melihat Yudis dan di balas senyum juga oleh Yudis
__ADS_1
"Terima kasih ya sudah susah payah bikin kejutan ini" lanjut Sasmita sembari memegang tangan Yudis
"Sayang aku mau bicara serius sama kamu" ungkap Yudis
"Kamu mau bicara apa sayang?" tanya Sasmita penasaran
"Hem" Yudis mendeham lalu mengeluarkan sebuah kotak merah yang terdapat sebuah cincin berlian di dalamnya
Yudis pun meletakkan kotak cincin tersebut dalam keadaan terbuka di meja. Dan . . .
"Will you marry me?" tanya Yudis penuh harap agar Sasmita mau menerimanya
Untuk kedua kalinya Sasmita terkejut dengan kejutan yang Yudis berikan untuknya hari ini. Dan ia sangat senang akan hal itu. Dan . . .
"Ia aku mau" jawab Sasmita tersenyum dengan pipi merah merona nya
"Setelah ini ku akan membawa orang tuaku untuk melamar mu secara resmi" ucap Yudis yang hanya mendapat anggukan dari Sasmita
"Secepatnya ya karena aku mau bulan depan kita menikah" ucap Sasmita mengutarakan keinginannya
"Apa tidak sebaiknya kita menikah 3 bulan lagi kan sekalian bertepatan hari jadian kita" jawab Yudis mencoba mengulur waktu
"Tidak perlu aku maunya bulan depan sayang kita menikah ya" rayu Sasmita dengan manjanya
"Ba-baiklah bulan depan kita menikah" jawab Yudis dengan keraguannya
Dan mereka pun menuntaskan acara makan siang tersebut.
***
Beralih ke Angga
Setelah semua barang masuk ke dalam truk Angga dan keluarga pun masuk ke dalam mobil yang mereka sewa untuk menuju rumah kontrakan yang sudah ayahnya siapkan.
__ADS_1