DOSEN ITU ADALAH ISTRIKU

DOSEN ITU ADALAH ISTRIKU
49


__ADS_3

Pagi yang begitu indah terutama di saat ia membuka mata terdapat suami yang begitu ia cintai sedang memeluknya. Dilihatnya wajah tersebut lekat-lekat dengan penuh rasa cinta dan sayang. Di elus wajah tampan sang suami. Sejenak iapun berfikir kenapa ia begitu mudah jatuh cinta sedangkan ia tidak mengenal sama sekali dengan suaminya itu sebelumnya. Tetapi belum sempat ia berfikir terlihatlah olehnya sebuah senyuman dari sang suami yang memperhatikan semua perlakuannya itu.


"Kamu ngapain sayang?" tanya Angga dengan suara menggoda di tambah dengan senyuman yang membuat dirinya merasa telah kepergok melakukan sesuatu yang membuatnya malu walaupun dia belum membuka mata


"Gak da ngapa-ngapain kok" ucap sang istri dengan wajah merona merah menahan malu yang begitu menggemaskan


"Yakin?" tanya Angga menggodanya


"Em ya yakin" jawab Sasmita mencoba menutupi saltingnya itu


CUP


Tanpa basa basi Angga pun langsung mencium bibir sang istri dengan lembut. Bukannya menolak, Sasmita pun menikmati perlakuan suaminya itu. Setelah mengabsen cukup puas merekapun melepas pagutan tersebut dengan nafas yang saling menyapa dan kening yang saling beradu kemudian Angga pun mengusap lembut bibir basah sang istri karena ulahnya itu.


"Sayang kamu itu tidak bisa bersembunyi dalam hal ini sama mas jadi jangan coba-coba menutupinya" ucap Angga hingga membuatnya semakin blushing


"Mas ih mana ada tau" ucap Sasmita dengan suara manjanya yang menjadi candu buat Angga lalu menenggelamkan wajahnya ke dada bidang sang suami


Melihat hal tersebut Anggapun hanya bisa tersenyum melihat tingkah salting sang istri.


"Kamu kalau salting begitu makin manis" bisik Angga dan respon yang ia dapat dari sang istri begitu tidak ia duga


Dengan memberanikan diri Sasmitapun menatap sang suami.


"Adek lapar mas" ucapnya dengan wajah datar


"Kamu mau makan apa sayang?" tanya Angga


"Mau mas masakin?" lanjut Angga


"Mau makan mas" ucap Sasmita kemudian berlalu pergi ke kamar mandi menghindari suaminya itu


"Wah awas kamu ya sayang kalau dapat gak mas kasih ampun" ucap Angga sembari berdiri di depan pintu kamar mandi


"Coba kalau bisa" ucap Sasmita menantang


Tak mendengar suara sang suami lagi ia pun bergegas membersihkan tubuhnya. Setelah selesai Mita pun perlahan keluar setelah tidak melihat sang suami. Ia pun bergegas menuju walkin closet. Setelah memakai pakaian Mitapun mencari keberadaan sang suami yang ternyata tengah asik dengan laptop dan handphonenya.


"Mas" ucap Mita sembari menatap sang suami


"Emmmm" jawab Angga mendeham


"Lagi ngapain?" tanya Mita


"Biasa sayang lagi lihat laporan perusahaan" ucap Angga sembari melihat sang istri yang berjalan kearahnya

__ADS_1


"Oh ya mas mau bersih-bersih dulu" ucap Angga lalu menuju ke kamar mandi


Mita pun bergegas mempersiapkan perlengkapan untuk mereka sholat. Tak lama Anggapun telah siap bersih-bersih dan langsung memakai pakaian yang sudah sang istri siapkan.


"Sudah siap?" tanya Angga sembari tersenyum lembut


"Sudah mas" jawab Sasmita sang istri


Merekapun melakukan sholat dengan khusyuk. Setelah melaksanakan sholat Anggapun duduk santai di sofa kamar tersebut. Dan Sasmita tidak lupa menyiapkan cemilan buat sang suami.


"Mas ini cemilan sama minumnya" ucap Sasmita lalu meletakkan di meja


"Taruk saja disitu sayang" ucap Angga masih fokus dengan laptopnya


"Makasih" ucap Angga sembari tersenyum


"Sama-sama mas" ucap Sasmita dengan tersenyum


"Sini gih duduk" ucap Angga


"Banyak kerjaan ya mas?" tanya Sasmita


"Gak juga" ucap Angga sembari melihat sang istri


"Oh ya mas 2 hari lagi kan acara kita apa sudah siap semua?" tanya Sasmita


***


Tibalah saat dimana pesta pernikahan mereka diadakan. Begitu riuh suasana di tempat acara pesta mereka. Tamu undanganpun mulai banyak berdatangan mulai dari kolega bisnis, keluarga besarnya dan tidak lupa juga dengan anak-anak panti. Acarapun di mulai dan tak lama Angga dan Mita pun keluar menuju tempat duduk di singgah sana mereka. Terlihatlah semua mata tertuju kepada mereka. Mulailah ada yang berbisik di antara mereka.


"Lihat deh mereka serasi banget ya" ketika mereka saling bercengkrama di acara tersebut


Dan satu persatu undangan pun mulai mereka salami dan tidak lupa dengan sepatah dua patah kata yang mereka sampaikan buat pernikahan mereka.


"Selamat ya semoga pernikahan kalian samawa" begitulah ucapan para undangan yang hadir


Tak lama acarapun hampir selesai dan tampak tamu undangan mulai meninggalkan tempat acara tersebut. Tinggallah orang-orang terdekat mereka dan anak-anak panti yang sengaja ia auruh datang terakhir.


Setelah acara usai Anggapun mengumpulkan mereka semua buat duduk di tempat acara tersebut.


"Kita duduk di sini dulu ya sayang mas kangen sama anak-anak" ucap Angga sembari menatap sang istri dengan wajah penuh dengan kerinduan


Dengan tersenyum Mita pun menjawab "Ayo mas kita duduk adek juga udah pegel banget" dengan wajah yang begitu kelelahan


Kerena ia melihat sang istri begitu kelelahan akhirnya iapun menggendong sang istri ala brydle style. Betapa terkejutnya Mita mendapat perlakuan seperti itu dari sang suami. Bukan apa-apa melainkan karena itu terjadi ketika banyak pasang mata melihat mereka. Setelah ia dekat di meja yang sengaja ia siapkan buat hal tersebut Anggapun mendudukkan sang istri di kursi yang telah di siapkan.

__ADS_1


"Kamu duduk sini ya sayang mas mau menyapa anak-anak dulu" ucap Angga tersenyum tulus dan tidak lupa kecupan cinta yang selalu ia lakukan dan dengan wajah yang sudah memerah Mita pun menjawab "Sana gih anak-anak menunggu kamu dari tadi mas" dengan tersenyum dan Anggapun menghampiri anak-anak panti untuk menyapa. Sedangkan anggota keluarga yang lain hanya memperhatikan mereka.


"Assalamu'alaikum anak-anak ayah" ucap Angga yang sudah merentangkan tangannya untuk memeluk mereka


"Ayah kangen sama kalian sayang" ucap Angga yang sudah berkaca-kaca menahan tangis


Ya Angga begitu cengeng apabila dalam suasana seperti ini di tambah dengan kerinduannya dengan mereka


"Kami juga kangen sama ayah, kenapa sekarang ayah jarang ke panti?" tanya salah satu dari mereka yang sudah begitu merindukannya


"Maaf ya sayang, ayah masih sibuk makanya jarang bisa jumpa sama anak-anak ayah yang hebat ini" ucap Angga sembari mengelus lembut pipi anak-anak itu


Ada kehangatan yang tidak bisa ia jelaskan setiap bertemu anak-anak itu. Dan di sana masih terdapat ramai orang yang melihat hal tersebut terutama keluarga nya dan keluarga sang istri. Melihat pemandangan itu papa Rafa pun bertanya pada Mita.


"Nak si Angga kenal sama anak-anak itu?" tanya papa Rafa penasaran sekaligus heran kok bisa Angga


"Ia pa" jawab Mita singkat


"Memang sedekat itu ya Angga sama anak-anak itu?" tanya ayah Barra yang sedikit terkejut karena selama ini ia tidak tahu apa yang anak-anaknya buat di luaran sana kecuali anak itu sendiri yang bercerita


"Seperti yang ayah lihat, mas Angga bisa seharian di panti kalau lagi gak banyak kerjaan" ucap Mita


"Selama nikah sama kamu Angga sering keluar gak sayang untuk melihat anak-anak itu?" tanya bunda Anggia juga penasaran


Tak ayal mereka penasaran karena Angga bukan tipe orang yang terbuka untuk hal-hal yang menurutnya penting.


"Mas Angga semenjak nikah jarang bertemu dengan anak-anak itu bun karena sibuk di kerjaannya apalagi bentar lagi kuliah jadi butuh beberapa persiapan" jelas Mita tersenyum sesekali melihat kearah sang suami begitu bahagia bercengkrama dengan anak-anak panti


"Yang penting Angga selalu memperhatikan kamu nak" ucap ayah Bara tersenyum dan ia mengingat semenjak menikah Angga begitu memperhatikannya walau ia pernah marah karena di nikahkan dalam keadaan yang tidak pas pada saat itu


Dengan tersenyum Mita pun menjawab ucapan ayah mertuanya itu "Kalau soal itu Mita gak bisa komen yah"


"Ia jelas gak bisa komen wong dapat lelaki yang begitu mencintainya" sela mama Sela membuat semua tertawa


Mendengar ucapan mama Sela iapun tidak bisa menahan rasa malu dan tentu saja bahagia karena ia mengerti makna dari kalimat tersebut. Ya walaupun ia belum sepenuhnya mencintai suaminya itu tetapi ia selalu berusaha untuk belajar mencintainya setiap hari yang mereka lewati bersama.


Tak lama Anggapun duduk sedangkan anak-anak duduk di tempat yang sudah di sediakan. Merekapun melanjutkan makan malam. Tak lama merekapun kembali ke kamar hotel yang sudah Angga siapkan untuk mereka beristirahat sedangkan yang lain kembali ke kediaman masing-masing.


"Sayang udah selesai?" tanya Angga pada sang istri yang sedari tadi membersihkan riasan


"Sudah mas" jawab Mita singkat


"Sini gih" ucap Angga


Ia pun duduk di samping Angga setelah merapikan meja rias tersebut.

__ADS_1


"Ada apa mas" tanya Mita


Tanpa menjawab Angga langsung memijit kakinya. Mendapat perlakuan manis seperti itu membuat hatinya menghangat. Tak lama mereka pun tertidur melewati malam yang begitu indah.


__ADS_2