DOSEN ITU ADALAH ISTRIKU

DOSEN ITU ADALAH ISTRIKU
Kebersamaan


__ADS_3

Setelah mendengar penuturan bu Sarmi ia pun menjadi sangat kagum kepada sang suami. Setelah beberapa lama makanan yang mereka masak pun selesai dan siap di hidangkan. Sedangkan Angga sedang asik bermain badminton dengan anak-anak laki setelah bermain congklak dengan anak perempuan. Sasmita pun menghampiri sang suami. Karena sang suami tengah asik bermain ia pun hanya bisa memanggilnya untuk bergantian dengan anak-anak yang lain.


"Mas sudah mainnya gantian sama anak-anak yang lain biar mereka bisa bermain juga" pinta sang istri yang langsung di responnya


"Baiklah anak-anak ayah istirahat duluan ya kalian lanjutin sampai ayah suruh berhenti nanti ya" suruh Angga pada anak-anak


"Ia yah" jawab anak-anak serentak


"Hati-hati mainnya" lanjut Angga yang kemudian duduk di samping sang istri


"Sudah selesai masaknya sayang?" tanya Angga


"Alhamdulillah sudah mas bentar lagi suruh anak anak-anak mandi sebelum makan ya mas" pinta sang istri dan hanya di balas senyum dan anggukan olehnya

__ADS_1


Mereka pun hening tanpa obrolan menikmati pemandangan indah di hadapan mereka dengan melihat anak-anak yang begitu riang dengan permainannya sedangkan di satu sisi mereka sudah tidak memiliki orang tua dan Sasmita pun melihat ekspresi bahagia dari sang suami akan tingkah mereka.


"Mas indah ya melihat mereka dengan riang gembira seperti itu" ucap sang istri sembari menyenderkan kepala di bahu sang suami


"Ia sayang ini adalah salah satu obat untuk kita menghilangkan kesedihan" ucapan Angga dan Sasmita pun faham kemana arah bicara sang suami


"Mas kita suruh anak-anak mandi yuk habis itu kita makan bareng" ajak sang istri karena melihat jam sudah pukul 16.45 sore


Mereka pun menyuruh anak-anak untuk mandi terlebih dahulu baru makan malam. Setelah semuanya mandi dan mereka pun berkumpul di ruang makan yang sederhana tersebut. Bagaimana tidak sederhana ruang makan tersebut tidak terdapat meja makan jadi makanan di hidangkan di bawah. Dan sebagai donatur Angga pun di tawarin untuk memimpin do'a sebelum makan sore itu oleh pak Suparman.


"Baik pak" jawab Angga


"Nah anak-anak sebelum kita makan ada beberapa hal yang ingin ayah sampaikan" ucap Angga

__ADS_1


"Kalian lihat makanan yang akan kita makan?" tanya Angga pada anak-anak tersebut


"Lihat yah" jawab mereka serentak


"Nah yang kalian lihat itu adalah sebagian kecil rezeki yang di berikan oleh Allah subhanahu wata'ala kepada kita dan banyak lagi rezeki yang tidak kita sadari salah satunya adalah mata yang kita gunakan untuk melihat makanan itu itu adalah salah satu rezeki yang tidak kita sadari jadi rezeki itu tidak sebatas makanan, uang ataupun rumah melainkan semua yang ada di dunia ini adalah rezeki yang Allah subhanahu wata'ala titipkan kepada kita makhluk ciptaannya dan di akhirat nanti itu semua akan di mintai pertanggung jawabannya" lanjut Angga


"Jadi di manapun kapanpun dalam keadaan apapun kita harus bersyukur kepada Allah atas semua itu ya anak-anak" sambung Angga lagi


"Jadi sebelum kita makan kita berdo'a terlebih dahulu agar apa yang kita makan tidak membuat kita di berkahi" sambung Angga kemudian derdo'a


Dan merekapun makan malam dengan penuh kehangatan yang mereka cipatakan. Setelah makan merekapun bersiap untuk sholat maghrib bersama dan Angga pun di tunjuk sebagai imam sholatnya. Setelah sholat Angga dan Sasmitapun pamit pulang dan dengar berat hati anak-anak tersebut merelakan mereka untuk pulang.


Bagaimanakan kisah selanjutnya

__ADS_1


Nantikan di episode selanjutnya ya


Terima kasih


__ADS_2